Kalbar Pecahkan Rekor MURI Panen Jagung, Siapkan Pakan untuk Investasi Rp1,7 Triliun
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
- print Cetak

Kalbar Pecahkan Rekor MURI Panen Jagung, Siapkan Pakan untuk Investasi Rp1,7 Triliun. (Foto: Adpim)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PontianakMetro.Com – Provinsi Kalimantan Barat menorehkan prestasi gemilang di awal tahun 2026. Dalam gelaran Panen Raya Jagung Serentak Nasional, Kalbar berhasil memecahkan Rekor MURI untuk kategori pemanenan dan pemipilan jagung serentak dengan jumlah peserta terbanyak yang dipusatkan di Kabupaten Bengkayang, Selasa (6/1/2026).
Meskipun pusat massa berada di Bengkayang, Gubernur Kalbar Ria Norsan bersama Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto mengikuti prosesi secara daring dari Desa Jawa Tengah, Kabupaten Kubu Raya, guna menyesuaikan dengan agenda pembukaan Proliga 2026.
Kapolda Kalbar, Irjen Pol Pipit Rismanto, mengungkapkan bahwa antusiasme petani di Bengkayang sangat luar biasa hingga berhasil melampaui catatan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Kabupaten Grobogan.
“Rekor sebelumnya di Grobogan diikuti sekitar 1.200 petani, sementara di Bengkayang mencapai 1.750 petani. Pencatatan Rekor MURI meliputi panen sekaligus pemipilan jagung serentak oleh petani bersama anggota Polres Bengkayang,” ungkap Kapolda Pipit.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memanfaatkan lahan produktif guna menanam jagung, mengingat komoditas ini menjadi kunci stabilitas harga pangan, terutama sebagai bahan baku pakan ternak.
Gubernur Ria Norsan menjelaskan bahwa masifnya penanaman jagung di Kalbar merupakan langkah strategis untuk mendukung hilirisasi peternakan di kawasan ekonomi Mandor, Kabupaten Landak. Proyek peternakan ayam pedaging dan petelur terintegrasi tersebut memiliki nilai investasi fantastis mencapai Rp1,7 triliun.
“Pakan ternak dari investasi besar ini nantinya akan membutuhkan jagung dalam jumlah besar. Jadi, para petani tidak perlu khawatir menanam jagung karena hasilnya pasti akan dibeli untuk kebutuhan pakan tersebut,” tegas Gubernur Norsan.
Lebih lanjut, Gubernur menambahkan bahwa produksi dari peternakan ini nantinya akan didistribusikan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak di Kalimantan Barat.
Melalui interaksi daring, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi atas kolaborasi solid antara Polri dan petani di Kalimantan Barat hingga berbuah Rekor MURI. Kapolri menargetkan pada tahun 2026, luas tanam jagung nasional bisa mencapai 1 juta hektare.
“Kami berharap seluruh masyarakat dan produsen memanfaatkan sisa lahan yang ada agar Indonesia ke depan mampu memperkuat ekspor komoditas jagung,” pungkas Jenderal Sigit.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara ketahanan pangan, penguatan ekonomi daerah melalui investasi, serta pemanfaatan teknologi untuk efisiensi produksi pertanian di Kalimantan Barat.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: Adpim

Saat ini belum ada komentar