Rabu, 2 Sep 2026
Trending Tags
Beranda » News » Resmi Dilegalkan, Odong-Odong di Singkawang Wajib Beralih ke Roda Empat

Resmi Dilegalkan, Odong-Odong di Singkawang Wajib Beralih ke Roda Empat

  • account_circle Tim
  • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com – Pemerintah Kota Singkawang mengambil langkah progresif dengan meresmikan legalitas operasional angkutan wisata atau yang akrab disapa odong-odong. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Wali Kota Singkawang Nomor 514 Tahun 2025 yang mulai disosialisasikan secara intensif.

Lahirnya payung hukum ini membawa angin segar bagi kepastian usaha di sektor pariwisata, namun dibarengi dengan syarat ketat mengenai standar keselamatan. Salah satu poin utamanya adalah instruksi bagi seluruh pengusaha untuk segera meninggalkan unit kendaraan roda tiga dan beralih ke armada roda empat.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Singkawang, Eko Susanto, menegaskan bahwa aspek keamanan penumpang menjadi prioritas tertinggi dalam kebijakan baru ini. Pengusaha diberikan tenggat waktu hingga 31 Maret 2026 untuk melakukan penyesuaian armada dan administrasi.

“SK ini menetapkan bahwa angkutan wisata kota telah dilegalkan. Namun pengusaha odong-odong wajib memenuhi standar teknis kendaraan yang layak jalan dan terutama aspek keamanan penumpang,” tegas Eko Susanto pada Jumat (23/1/2026).

Eko memperingatkan bahwa tindakan tegas berupa pengandangan kendaraan akan diberlakukan mulai 1 April 2026 bagi pengusaha yang masih membandel menggunakan kendaraan roda tiga atau tidak memenuhi syarat teknis yang ditetapkan.

Untuk mendukung kelancaran kebijakan ini, Dishub Singkawang menjalin sinergi erat dengan TNI dan Polri. Lokasi operasional pun telah diatur secara rapi agar tidak mengganggu ketertiban lalu lintas di jantung kota.

Pasi Intel Kodim 1202/Singkawang, Kapten Inf Taufik Wiramansyah, menjelaskan bahwa Lapangan Tarakan telah ditetapkan sebagai satu-satunya titik kumpul atau terminal resmi untuk menaikkan dan menurunkan penumpang kendaraan wisata.

“Masyarakat yang ingin berkeliling Singkawang menggunakan kendaraan wisata agar berkumpul di sana. Terminal odong-odong hanya ada di Lapangan Tarakan, kecuali untuk layanan carter,” ujar Kapten Inf Taufik.

Dari sisi penegakan aturan jalan raya, Satlantas Polres Singkawang melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) akan menggencarkan edukasi kepada publik. Tujuannya agar warga memahami risiko bahaya penggunaan odong-odong modifikasi roda tiga.

KBO Satlantas Polres Singkawang, IPDA John Robby Sulu, menyatakan dukungan penuhnya dalam pengawasan lalu lintas kendaraan wisata ini. Polisi akan memastikan setiap unit yang beroperasi di jalanan Singkawang benar-benar aman bagi wisatawan.

Langkah legalisasi ini diharapkan mampu menata wajah pariwisata Kota Singkawang menjadi lebih profesional dan tertib. Dengan adanya terminal resmi dan standar kendaraan yang jelas, angkutan wisata diharapkan tidak lagi menjadi pemicu kemacetan melainkan menjadi daya tarik yang aman bagi pengunjung.

  • Penulis: Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesan Menyentuh Wagub Kalbar di Keuskupan Agung: Daripada Pesta Kembang Api, Lebih Baik Donasi

    Pesan Menyentuh Wagub Kalbar di Keuskupan Agung: Daripada Pesta Kembang Api, Lebih Baik Donasi

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Adpim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus, menghadiri undangan Open House Syukuran Natal 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026 yang digelar di Keuskupan Agung Pontianak, Selasa (30/12/2025). Dalam suasana penuh kekeluargaan tersebut, orang nomor dua di Kalimantan Barat ini membawa pesan kuat tentang pentingnya empati dan kesederhanaan di tengah situasi nasional yang sedang berduka akibat […]

  • Wagub Kalbar Krisantus Rayu Investor Tiongkok di Jakarta: Wajib Hormati Kearifan Lokal

    Wagub Kalbar Krisantus Rayu Investor Tiongkok di Jakarta: Wajib Hormati Kearifan Lokal

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melakukan manuver strategis untuk menarik modal asing di awal tahun. Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menghadiri forum bisnis “Your Gateway to Investing in Indonesia” yang mempertemukan para pemodal asal Tiongkok (China) di Centennial Tower, Jakarta, Selasa (13/1/2026). Dalam pertemuan yang turut dihadiri Advisor vOffice Group, Sandiaga Uno, Wagub […]

  • Waspada! Pasang Laut Januari 2026 Diprediksi 2 Meter, Pemkot Pontianak Siagakan Posko Rob

    Waspada! Pasang Laut Januari 2026 Diprediksi 2 Meter, Pemkot Pontianak Siagakan Posko Rob

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak meningkatkan status kewaspadaan menghadapi potensi banjir rob yang diprediksi mencapai puncaknya pada Januari 2026. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengungkapkan bahwa berdasarkan data BMKG, ketinggian pasang air laut bulan ini diperkirakan menembus angka dua meter. Level pasang ini tercatat lebih tinggi dibandingkan bulan Desember lalu yang berada di […]

  • Jangan Dipaksakan! Edukator RSUD SSMA Ungkap Tanda Diabetesi Harus Segera Batalkan Puasa

    Jangan Dipaksakan! Edukator RSUD SSMA Ungkap Tanda Diabetesi Harus Segera Batalkan Puasa

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Menjalankan ibadah puasa bagi penyandang diabetes (diabetesi) memerlukan kewaspadaan tinggi karena adanya perubahan drastis pada pola makan dan jadwal pengobatan. Menanggapi hal tersebut, RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak memberikan edukasi khusus mengenai tanda bahaya komplikasi serius saat berpuasa pada Jumat (9/1/2026). Edukator Kesehatan RSUD SSMA, Mardiana, S.Tr.Kep, menekankan bahwa mengenali […]

  • Bumi Pernah Punya Durasi 19 Jam per Hari, Ilmuwan Ungkap Dampaknya bagi Kehidupan

    Bumi Pernah Punya Durasi 19 Jam per Hari, Ilmuwan Ungkap Dampaknya bagi Kehidupan

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Selama ini, manusia mengenal satu hari di Bumi berlangsung selama 24 jam. Namun, penelitian ilmiah terbaru mengungkap fakta mengejutkan: Bumi pernah memiliki durasi hari hanya sekitar 19 jam, dan kondisi ini bertahan sangat lama, yakni hingga satu miliar tahun. Temuan tersebut berasal dari studi yang dipimpin Ross Mitchell, geofisikawan dari Institute of Geology […]

  • Pengabdian Sunyi PPSU Pontianak: Dari Sapu Jalan Hingga Panggilan ke Tanah Suci

    Pengabdian Sunyi PPSU Pontianak: Dari Sapu Jalan Hingga Panggilan ke Tanah Suci

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Kom/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Di balik predikat Pontianak sebagai kota yang bersih dan nyaman, ada tangan-tangan dingin yang bekerja dalam sunyi sebelum fajar menyingsing. Salah satunya adalah Satiman (54), seorang petugas penyapuan jalan yang telah mengabdikan dirinya selama 33 tahun untuk menjaga wajah ibu kota Provinsi Kalimantan Barat ini tetap asri. Bagi Satiman, setiap ayunan sapu di […]

expand_less