Rabu, 2 Sep 2026
Trending Tags
Beranda » News » Kalbar Butuh 1.590 Dokter Spesialis! Sekda Harisson Dorong PPDS Anestesi FK Untan Prioritaskan Putra Daerah

Kalbar Butuh 1.590 Dokter Spesialis! Sekda Harisson Dorong PPDS Anestesi FK Untan Prioritaskan Putra Daerah

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com – Kesenjangan layanan kesehatan di wilayah perbatasan Kalimantan Barat akibat krisis dokter spesialis terus menjadi perhatian serius. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, secara tegas menyatakan dukungan penuh Pemerintah Provinsi terhadap pembukaan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi dan Terapi Intensif di Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura (FK Untan).

Langkah strategis ini dilakukan melalui sinergi dengan RSUD dr. Soedarso Pontianak sebagai rumah sakit pendidikan utama, demi memangkas angka rujukan pasien dari daerah terpencil.

Harisson memaparkan data yang cukup memprihatinkan mengenai rasio dokter spesialis di Kalbar. Dengan luas wilayah 1,1 kali Pulau Jawa, Kalimantan Barat saat ini baru memiliki 548 dokter spesialis dari kebutuhan ideal sebanyak 1.590 orang.

“Khusus dokter anestesi, seharusnya kita memiliki 113 orang, tetapi saat ini baru tersedia 42 orang. Tanpa terobosan seperti pembukaan PPDS di daerah, kebutuhan ini tidak akan pernah terkejar,” tegas Harisson saat memberikan arahan di Aula Amphiteater FK Untan, Jumat (9/1/2026).

Ia mencontohkan kondisi di Kabupaten Kapuas Hulu, di mana rumah sakit memiliki dokter bedah namun lumpuh karena tidak adanya dokter anestesi. Akibatnya, pasien harus menempuh perjalanan rujukan selama berjam-jam.

Selain jumlah, persoalan utama lainnya adalah distribusi dokter yang tidak merata. Harisson menekankan agar seleksi mahasiswa PPDS Anestesi di FK Untan nantinya memberikan prioritas bagi putra-putri asli daerah.

“Dari sisi retensi, dokter putra daerah terbukti lebih bertahan lama bertugas di wilayahnya. Saya berharap putra-putra daerah Kalbar diprioritaskan dalam pendidikan ini agar setelah lulus, mereka kembali membangun layanan kesehatan di daerah asal,” tuturnya.

Gayung bersambut, Satgas Akselerasi PPDS Kemendiktisaintek, dr. Haryo Bismantara, mengungkapkan bahwa kebijakan pusat kini telah mewajibkan calon mahasiswa PPDS untuk menetapkan lokasi penempatan tugas sejak awal pendaftaran.

“Dalam pedoman baru, mahasiswa harus ditetapkan akan ditempatkan di mana setelah lulus. Kami sepakat dengan Pak Sekda, retensi paling kuat adalah putra daerah. Hal ini sudah diakomodasi dalam pedoman seleksi kami,” jelas dr. Haryo.

Melalui evaluasi lapangan ini, diharapkan FK Untan dapat segera mencetak dokter spesialis anestesi mandiri yang siap diterjunkan ke seluruh pelosok Kalimantan Barat, sehingga hak mendapatkan pelayanan kesehatan yang setara dapat dirasakan oleh seluruh warga hingga ke garis perbatasan.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Adpim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Ada Toleransi Lagi, Satpol PP Landak Angkut Sisa Lapak Pedagang di Zona Terlarang Pasar Tungkul

    Tak Ada Toleransi Lagi, Satpol PP Landak Angkut Sisa Lapak Pedagang di Zona Terlarang Pasar Tungkul

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Tim gabungan Pemerintah Kabupaten Landak melakukan tindakan tegas dengan menertibkan lapak-lapak pedagang yang nekat melanggar zona larangan berjualan di kawasan Pasar Rakyat, Dusun Tungkul, Desa Hilir Kantor, Kecamatan Ngabang. Operasi pembersihan yang berlangsung pada Senin (19/1/2026) siang ini melibatkan personel dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Diskumindag, hingga Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Landak. Meski […]

  • Stok Pangan Pontianak Aman, Wali Kota Edi Kamtono Imbau Warga Tak Borong Belanjaan (Panic Buying)

    Stok Pangan Pontianak Aman, Wali Kota Edi Kamtono Imbau Warga Tak Borong Belanjaan (Panic Buying)

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong belanjaan atau panic buying terhadap kebutuhan pokok. Ia menegaskan bahwa ketersediaan bahan pangan di Kota Pontianak saat ini masih dalam kondisi aman dan mencukupi. Guna menjaga ketenangan warga, Pemerintah Kota Pontianak melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) […]

  • Waterfront Pontianak Berlanjut: Gang Kamboja-H Mursyid Jadi Destinasi Wisata Baru

    Waterfront Pontianak Berlanjut: Gang Kamboja-H Mursyid Jadi Destinasi Wisata Baru

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle GFM
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Pemerintah Kota Pontianak resmi melanjutkan proyek pembangunan kawasan waterfront di tepian Sungai Kapuas pada tahun 2026. Langkah ini diambil untuk memperkuat identitas kota sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi baru masyarakat. Proyek strategis ini direncanakan menyisir kawasan dari Gang Kamboja hingga Gang H Mursyid. Pengerjaannya menggunakan sistem tahun jamak (multiyears) selama tiga tahun dengan dukungan […]

  • Baru Seumur Jagung Sudah Hancur, Albertus Pinus Soroti Pengelolaan Aset Air Mancur Simpang Tiga Sekadau

    Baru Seumur Jagung Sudah Hancur, Albertus Pinus Soroti Pengelolaan Aset Air Mancur Simpang Tiga Sekadau

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Mus Mussin
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kondisi memprihatinkan melanda ikon Simpang Tiga Sekadau. Fasilitas air mancur yang dibangun menggunakan anggaran Pemerintah Provinsi pada tahun 2023 kini terlihat rusak parah dan terbengkalai. Kondisi fasilitas yang belum genap berusia tiga tahun ini menuai kritik tajam dari Eks Ketua DPRD Sekadau, Albertus Pinus. Ia menegaskan perlunya dilakukan audit menyeluruh terhadap proyek tersebut […]

  • Inflasi Terendah se-Kalbar, Pemkot Pontianak Perkuat Strategi 4K Jelang Imlek dan Ramadan

    Inflasi Terendah se-Kalbar, Pemkot Pontianak Perkuat Strategi 4K Jelang Imlek dan Ramadan

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalimantan Barat menggelar High Level Meeting (HLM) untuk memperkuat koordinasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Pertemuan strategis ini dipimpin langsung oleh Gubernur Kalbar, Ria Norsan, di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalbar pada Kamis (5/2/2026). Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, yang hadir dalam pertemuan tersebut menyatakan […]

  • Hilang Kendali di KM 32 Trans Kalimantan, Pengemudi Dump Truk Tewas Usai Adu Banteng dengan Truk CPO

    Hilang Kendali di KM 32 Trans Kalimantan, Pengemudi Dump Truk Tewas Usai Adu Banteng dengan Truk CPO

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kecelakaan lalu lintas maut kembali terjadi di Jalan Trans Kalimantan KM 32, Desa Pancaroba, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Insiden yang melibatkan sebuah truk tangki Crude Palm Oil (CPO) dengan dump truk tersebut menewaskan pengemudi dump truk di lokasi kejadian. Peristiwa nahas itu terjadi pada Selasa (10/2/2026) pagi. Berdasarkan hasil […]

expand_less