Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » Bersinar » Densus 88 Gelar Lentera Kapuas di SMAN 6 Pontianak, Perkuat Daya Tangkal Pelajar dari Radikalisme

Densus 88 Gelar Lentera Kapuas di SMAN 6 Pontianak, Perkuat Daya Tangkal Pelajar dari Radikalisme

  • account_circle Pontianak Metro
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.com – Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menggelar program Lentera Kapuas di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 6 Pontianak, Kalimantan Barat, pada Senin, 2 Februari 2026. Program ini menyasar pelajar sebagai langkah pencegahan dini terhadap penyebaran paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme.

Lentera Kapuas merupakan akronim dari Literasi, Edukasi, dan Toleransi Lawan Radikalisme dan Terorisme. Melalui program ini, Densus 88 berupaya memperkuat daya tangkal generasi muda terhadap narasi ekstrem yang kerap menyasar kalangan pelajar, terutama melalui media sosial dan ruang digital.

Dalam kegiatan tersebut, personel Densus 88 AT Polri Ipda Yulius Sugiyanto menyampaikan materi tentang bahaya paham IRET serta pentingnya menanamkan nilai kebangsaan dan toleransi sejak usia sekolah. Ia menegaskan bahwa pelajar memiliki peran strategis dalam menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman.

“Kami ingin generasi muda memahami bahaya paham radikal dan memiliki daya tangkal sejak dini. Pelajar harus menjadi agen perubahan positif di lingkungan masing-masing,” kata Yulius.

Sebanyak 875 siswa dan siswi mengikuti kegiatan ini, yang turut dihadiri oleh kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, serta dewan guru SMAN 6 Pontianak. Dalam pemaparannya, Yulius menjelaskan berbagai bentuk radikalisme, dampak sosial yang ditimbulkannya, serta cara mengenali dan mencegah penyebaran paham ekstrem.

Para pelajar juga diajak untuk berpikir kritis dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi intoleran yang sering dibungkus dengan isu keagamaan atau ideologi tertentu. Diskusi interaktif digelar untuk memberi ruang bagi siswa menyampaikan pertanyaan dan pandangan mereka.

Sejumlah siswa mengaku mendapatkan pemahaman baru setelah mengikuti kegiatan tersebut. “Sekarang saya lebih mengerti bahaya radikalisme dan bagaimana cara menghindarinya,” ujar salah seorang siswa seusai acara.

Densus 88 AT Polri memastikan program Lentera Kapuas akan terus digelar di sekolah maupun komunitas lain sebagai bagian dari strategi pencegahan nonpenal. “Upaya edukasi akan terus kami lakukan untuk menciptakan masyarakat yang aman, toleran, dan damai,” kata Yulius. (*/)

  • Penulis: Pontianak Metro

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Canggih! Pontianak Punya Mobil Penyapu Trotoar, Jalan-Jalan Makin Kinclong dan Humanis

    Canggih! Pontianak Punya Mobil Penyapu Trotoar, Jalan-Jalan Makin Kinclong dan Humanis

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan kota yang bersih, hijau, dan ramah bagi pejalan kaki. Inovasi terbaru ditunjukkan dengan pengoperasian kendaraan khusus penyapu trotoar dan jalan yang dilengkapi teknologi penyiraman serta penyedot debu otomatis. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, melakukan uji coba langsung kendaraan berukuran kecil tersebut di area […]

  • Satu Langit Dua Perayaan: Gempita Pawai Obor Ramadan dan Kembang Api Imlek di Pontianak

    Satu Langit Dua Perayaan: Gempita Pawai Obor Ramadan dan Kembang Api Imlek di Pontianak

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Malam di Kota Pontianak pada Senin (16/2/2026) menyuguhkan pemandangan yang magis dan langka. Langit Khatulistiwa tidak hanya diterangi oleh lampu jalan, melainkan perpaduan dua cahaya tradisi yang berbeda: api obor yang menyala untuk menyambut Ramadan dan lampion merah yang anggun menyambut Tahun Baru Imlek. Di sepanjang Jalan A. Yani dan Jalan Karet, ribuan […]

  • Edisi ke-20 Borneo Jazz Festival Resmi Digelar di Pusat Kota Miri Desember 2026

    Edisi ke-20 Borneo Jazz Festival Resmi Digelar di Pusat Kota Miri Desember 2026

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle hnllg
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Gelaran musik tahunan bergengsi, Borneo Jazz Festival, resmi mengumumkan perhelatan edisi ke-20 yang akan berlangsung pada 4 dan 5 Desember 2026 mendatang. Untuk pertama kalinya dalam sejarah penyelenggaraannya, festival musik ini dipusatkan di jantung pusat kota Miri, Sarawak, dengan Pullman Miri Waterfront sebagai lokasi resmi. Mengusung tema “Beyond Jazz”, perhelatan tahun 2026 ini […]

  • Resmi! PSSI Tunjuk John Herdman sebagai Pelatih Timnas Indonesia

    Resmi! PSSI Tunjuk John Herdman sebagai Pelatih Timnas Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi mengumumkan John Herdman sebagai pelatih baru Tim Nasional Indonesia. Pengumuman tersebut disampaikan melalui kanal resmi dan akun Instagram PSSI pada Sabtu, 3 Januari 2026, sekaligus menandai dimulainya babak baru dalam perjalanan sepak bola nasional. PSSI menyatakan optimisme tinggi atas penunjukan pelatih asal Inggris berusia 50 tahun […]

  • Lomba Mancing Amal di Jalan Ampera Pontianak, Krisantus: Sangat Positif

    Lomba Mancing Amal di Jalan Ampera Pontianak, Krisantus: Sangat Positif

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Suasana Jalan Ampera Pontianak mendadak ramai dan meriah pada Minggu (15/2/2026). Ribuan warga berkumpul untuk mengikuti Lomba Mancing Amal Ikan Lele dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Wagub Kalbar), Krisantus Kurniawan, yang ditandai dengan penebaran ikan lele ke parit yang menjadi […]

  • Bumi Pernah Punya Durasi 19 Jam per Hari, Ilmuwan Ungkap Dampaknya bagi Kehidupan

    Bumi Pernah Punya Durasi 19 Jam per Hari, Ilmuwan Ungkap Dampaknya bagi Kehidupan

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Selama ini, manusia mengenal satu hari di Bumi berlangsung selama 24 jam. Namun, penelitian ilmiah terbaru mengungkap fakta mengejutkan: Bumi pernah memiliki durasi hari hanya sekitar 19 jam, dan kondisi ini bertahan sangat lama, yakni hingga satu miliar tahun. Temuan tersebut berasal dari studi yang dipimpin Ross Mitchell, geofisikawan dari Institute of Geology […]

expand_less