Minggu, 3 Mei 2026
Trending Tags
Beranda » News » Banjir di 28 Desa Kabupaten Landak Surut, Pengungsi Mulai Tinggalkan Posko Kembali ke Rumah

Banjir di 28 Desa Kabupaten Landak Surut, Pengungsi Mulai Tinggalkan Posko Kembali ke Rumah

  • account_circle Hendri M
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com – Kabar melegakan datang dari Bumi Khatulistiwa. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak mengonfirmasi bahwa banjir yang sempat mengepung pemukiman warga kini telah surut sepenuhnya. Berdasarkan data rekapan hingga Selasa (13/1/2026) siang, tercatat 28 desa yang sebelumnya terendam air kini telah kembali ke kondisi normal.

Desa-desa tersebut tersebar di sembilan kecamatan, mulai dari wilayah hulu di Air Besar dan Menyuke, hingga wilayah hilir di pusat Kota Ngabang.

Pantauan di lapangan menunjukkan perubahan signifikan dibandingkan kondisi akhir pekan lalu. Di Desa Hilir Tengah (Dusun Sri Bernian) dan Desa Raja (Dusun Raiy) yang sebelumnya terendam cukup dalam, kini sudah tidak tampak lagi genangan air.

Warga terlihat mulai sibuk membersihkan sisa-sisa lumpur di lingkungan rumah dan jalan desa. Akses transportasi yang sempat lumpuh kini sudah bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat dengan lancar.

Surutnya Sungai Landak menjadi penanda bagi para warga yang sempat mengungsi untuk kembali ke kediaman mereka. Kepala BPBD Kabupaten Landak, Stefanus Suseno Caroko Hadi, menyatakan bahwa posko-posko pengungsian mandiri kini sudah mulai kosong.

“Air sudah mulai surut, dan pengungsi mandiri yang kemarin berada di surau dekat steher sudah mulai kembali ke rumah masing-masing. Hingga pagi ini, kami pantau Sungai Landak sudah surut dan tidak ada laporan banjir baru,” ujar Stefanus saat ditemui di GOR Indoor Bujakng Nyangko, Ngabang.

Walaupun status banjir sudah surut di 22 desa, BPBD Landak tidak lantas menurunkan kewaspadaan. Mengingat cuaca yang masih dinamis, tim reaksi cepat tetap disiagakan untuk memantau titik-titik rawan di sepanjang bantaran sungai.

“Sekarang tidak ada laporan darurat lagi. Kami juga tidak menerima laporan curah hujan lebat dari kecamatan wilayah hulu. Namun, kami imbau masyarakat tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak,” tambah Stefanus.

Dengan kembalinya aktivitas normal di 28 desa ini, diharapkan roda perekonomian masyarakat yang sempat tersendat selama beberapa hari akibat banjir dapat segera pulih sepenuhnya.

  • Penulis: Hendri M
  • Editor: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Transformasi Pontianak Timur: Edi Kamtono Targetkan Trotoar Sultan Hamid II dan Rusunawa Gang Semut

    Transformasi Pontianak Timur: Edi Kamtono Targetkan Trotoar Sultan Hamid II dan Rusunawa Gang Semut

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terus memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan penataan kawasan di Kecamatan Pontianak Timur. Pesatnya pertumbuhan permukiman dan jumlah penduduk di wilayah ini menjadi dasar bagi Pemkot untuk mempercepat pemerataan pembangunan. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengungkapkan berbagai rencana strategis tersebut usai Salat Subuh dalam rangkaian Safari Ramadan di Masjid Al […]

  • Amru Chanwari Ajukan Proposal Sekolah Rakyat Kayong Utara ke Provinsi

    Amru Chanwari Ajukan Proposal Sekolah Rakyat Kayong Utara ke Provinsi

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kabupaten Kayong Utara serius memperkuat strategi pengentasan kemiskinan ekstrem melalui sektor pendidikan informal. Langkah nyata ini ditunjukkan dengan komitmen penuh mendukung pembangunan Sekolah Rakyat sebagai wadah pemberdayaan masyarakat miskin dan kelompok rentan. Wakil Bupati Kayong Utara, Amru Chanwari, didampingi Kepala Dinas SP3APMD, Andri Candra, melakukan koordinasi langsung ke Dinas Sosial Provinsi Kalimantan […]

  • Pelaku Pembakar Lahan di Parit H. Husein II Kabur, BPBD Temukan Barang Bukti Botol Berisi Bensin

    Pelaku Pembakar Lahan di Parit H. Husein II Kabur, BPBD Temukan Barang Bukti Botol Berisi Bensin

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak mensinyalir sejumlah insiden kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah kota dalam sepekan terakhir bukan dipicu oleh faktor alam. Dugaan kuat adanya unsur kesengajaan ini muncul setelah petugas menemukan bukti-bukti aktivitas pembakaran di lapangan, salah satunya di kawasan rawan kebakaran di Jalan Parit H. Husein […]

  • Baru Seumur Jagung Sudah Hancur, Albertus Pinus Soroti Pengelolaan Aset Air Mancur Simpang Tiga Sekadau

    Baru Seumur Jagung Sudah Hancur, Albertus Pinus Soroti Pengelolaan Aset Air Mancur Simpang Tiga Sekadau

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Mus Mussin
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kondisi memprihatinkan melanda ikon Simpang Tiga Sekadau. Fasilitas air mancur yang dibangun menggunakan anggaran Pemerintah Provinsi pada tahun 2023 kini terlihat rusak parah dan terbengkalai. Kondisi fasilitas yang belum genap berusia tiga tahun ini menuai kritik tajam dari Eks Ketua DPRD Sekadau, Albertus Pinus. Ia menegaskan perlunya dilakukan audit menyeluruh terhadap proyek tersebut […]

  • Ekspor 103 Ton Pekawai via PLBN Entikong: Primadona Baru Pengganti Durian

    Ekspor 103 Ton Pekawai via PLBN Entikong: Primadona Baru Pengganti Durian

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Berakhirnya musim durian ternyata tidak menyurutkan geliat ekonomi di beranda depan negara, khususnya di wilayah perbatasan Entikong. Seiring meredanya pengiriman “Si Raja Buah”, kini giliran buah pekawai yang mengambil alih panggung sebagai komoditas unggulan baru. Buah eksotis khas Kalimantan ini mencatatkan lonjakan ekspor yang sangat signifikan sepanjang Januari 2026 melalui Pos Lintas Batas […]

  • Banjir Bandang Terjang Kepulauan Sitaro Sulut, 7 Orang Tewas dan Puluhan Luka

    Banjir Bandang Terjang Kepulauan Sitaro Sulut, 7 Orang Tewas dan Puluhan Luka

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Bencana banjir bandang melanda Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, pada Senin (5/1/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia, puluhan warga luka-luka, serta kerusakan pada permukiman dan fasilitas publik. Banjir bandang menerjang Kecamatan Siau Barat dan Siau Timur setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama berjam-jam. Luapan sungai membawa material […]

expand_less