Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » News » Banjir di 28 Desa Kabupaten Landak Surut, Pengungsi Mulai Tinggalkan Posko Kembali ke Rumah

Banjir di 28 Desa Kabupaten Landak Surut, Pengungsi Mulai Tinggalkan Posko Kembali ke Rumah

  • account_circle Hendri M
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com – Kabar melegakan datang dari Bumi Khatulistiwa. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak mengonfirmasi bahwa banjir yang sempat mengepung pemukiman warga kini telah surut sepenuhnya. Berdasarkan data rekapan hingga Selasa (13/1/2026) siang, tercatat 28 desa yang sebelumnya terendam air kini telah kembali ke kondisi normal.

Desa-desa tersebut tersebar di sembilan kecamatan, mulai dari wilayah hulu di Air Besar dan Menyuke, hingga wilayah hilir di pusat Kota Ngabang.

Pantauan di lapangan menunjukkan perubahan signifikan dibandingkan kondisi akhir pekan lalu. Di Desa Hilir Tengah (Dusun Sri Bernian) dan Desa Raja (Dusun Raiy) yang sebelumnya terendam cukup dalam, kini sudah tidak tampak lagi genangan air.

Warga terlihat mulai sibuk membersihkan sisa-sisa lumpur di lingkungan rumah dan jalan desa. Akses transportasi yang sempat lumpuh kini sudah bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat dengan lancar.

Surutnya Sungai Landak menjadi penanda bagi para warga yang sempat mengungsi untuk kembali ke kediaman mereka. Kepala BPBD Kabupaten Landak, Stefanus Suseno Caroko Hadi, menyatakan bahwa posko-posko pengungsian mandiri kini sudah mulai kosong.

“Air sudah mulai surut, dan pengungsi mandiri yang kemarin berada di surau dekat steher sudah mulai kembali ke rumah masing-masing. Hingga pagi ini, kami pantau Sungai Landak sudah surut dan tidak ada laporan banjir baru,” ujar Stefanus saat ditemui di GOR Indoor Bujakng Nyangko, Ngabang.

Walaupun status banjir sudah surut di 22 desa, BPBD Landak tidak lantas menurunkan kewaspadaan. Mengingat cuaca yang masih dinamis, tim reaksi cepat tetap disiagakan untuk memantau titik-titik rawan di sepanjang bantaran sungai.

“Sekarang tidak ada laporan darurat lagi. Kami juga tidak menerima laporan curah hujan lebat dari kecamatan wilayah hulu. Namun, kami imbau masyarakat tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak,” tambah Stefanus.

Dengan kembalinya aktivitas normal di 28 desa ini, diharapkan roda perekonomian masyarakat yang sempat tersendat selama beberapa hari akibat banjir dapat segera pulih sepenuhnya.

  • Penulis: Hendri M
  • Editor: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Kalbar Masuk Daftar, Kapolri Resmikan Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres

    Polda Kalbar Masuk Daftar, Kapolri Resmikan Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com — Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menjadi salah satu dari 11 Polda yang resmi memiliki Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO). Peresmian itu dilakukan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 21 Januari 2026. Pembentukan Direktorat PPA-PPO di tingkat Polda dan Polres, menurut Sigit, […]

  • Kedok Petani Kuala Dua Terbongkar! Nyambi Jualan Sabu Paket Ekonomis, Raup Cuan dari Kampung Beting

    Kedok Petani Kuala Dua Terbongkar! Nyambi Jualan Sabu Paket Ekonomis, Raup Cuan dari Kampung Beting

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga. Pepatah ini tepat menggambarkan nasib RJ (43), seorang pria asal Desa Kuala Dua, Kabupaten Kubu Raya. Meski sehari-hari mengaku bekerja sebagai petani, RJ ternyata memiliki sampingan gelap sebagai pengedar narkotika jenis sabu paket ekonomis seharga Rp50 ribu. Aksi residivis ini resmi terhenti setelah Tim Labubu Satresnarkoba Polres […]

  • Mahasiswa Peternakan Untan Gali Ilmu Praktis di Difya Farm

    Mahasiswa Peternakan Untan Gali Ilmu Praktis di Difya Farm

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Puluhan mahasiswa Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura (Untan) menggelar kuliah lapangan (field trip) di Difya Farm. Fokus utama kunjungan kali ini adalah mempelajari manajemen pemeliharaan Ayam Kuntara 4, galur ayam lokal unggul yang menjadi ikon di farm tersebut. Kami ingin mahasiswa melihat langsung bagaimana manajemen peternakan dijalankan secara profesional. Di Difya […]

  • Kunjungi PPG Landak, Karolin Margret Natasa Temukan Kasus Gizi Buruk Akibat Pernikahan Dini

    Kunjungi PPG Landak, Karolin Margret Natasa Temukan Kasus Gizi Buruk Akibat Pernikahan Dini

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Masalah gizi buruk pada anak di Kabupaten Landak dinilai tidak bisa dilepaskan dari persoalan sosial dan ekonomi keluarga yang masih rapuh. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, saat meninjau langsung Rumah Pusat Pemulihan Gizi (PPG) Kabupaten Landak pada Senin (26/1/2026). Dalam kunjungannya, Karolin berdialog langsung dengan keluarga pasien dan menemukan […]

  • Sesosok Mayat Pemuda Ditemukan Dekat Dermaga PT GLG Ketapang, Polisi: Identitas Korban Berinisial AEP

    Sesosok Mayat Pemuda Ditemukan Dekat Dermaga PT GLG Ketapang, Polisi: Identitas Korban Berinisial AEP

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Warga Dusun Nipah Malang, Desa Sungai Awan Kanan, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengapung di aliran sungai, tepatnya di dekat jeti dermaga PT Garyber Link Group (GLG), pada Sabtu (24/01/2026). Menerima laporan tersebut, personel Polsek Muara Pawan segera meluncur ke lokasi kejadian di RT 001 RW […]

  • Dari Kulit Kapuak Hingga Singapura, Natalia Desca Rina Bawa Brand Koyuko Go Global

    Dari Kulit Kapuak Hingga Singapura, Natalia Desca Rina Bawa Brand Koyuko Go Global

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pameran The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026 menjadi titik balik gemilang bagi Natalia Desca Rina, seorang perajin sepatu kulit muda berbakat asal Pontianak. Dengan produk yang unik dan kualitas premium, Natalia berhasil menarik perhatian pengunjung, bahkan mendapatkan pesanan dari kancah internasional. Natalia, pemilik akun Instagram @Koyuko_Official, mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan […]

expand_less