Komunitas Independent Exotic Pets Edukasi Satwa di Mal Gaia Kubu Raya
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Senin, 19 Jan 2026
- print Cetak

Independent Exotic Pets ramaikan Mal Gaia Kubu Raya. Edukasi satwa eksotik jadi cara ampuh alihkan perhatian anak-anak dari ketergantungan gawai. (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PontianakMetro.Com — Kehadiran berbagai jenis satwa eksotik mencuri perhatian pengunjung Mal Gaia Kubu Raya pada Minggu (18/1/2026) sore.
Halaman D’Clony Mal Gaia mendadak ramai oleh berbagai koleksi hewan unik mulai dari ular, iguana, sugar glider, hingga burung hantu dalam event Pets Gathering Special Mile5tone.
Keseruan berinteraksi dengan satwa ini diungkapkan oleh Saiful, salah seorang pengunjung yang sengaja datang setelah melihat informasi di media sosial.
Menurut Saiful, kegiatan ini menjadi hiburan edukatif yang menarik bagi keluarganya karena satwa yang ditampilkan terlihat sangat terawat.
“Anak-anak senang melihat langsung. Hewan-hewannya terlihat sehat dan tidak stres meskipun berinteraksi dengan banyak orang,” ujarnya.
Hal senada dirasakan Dwi, pengunjung lainnya yang mengaku baru pertama kali berani berinteraksi sedekat itu dengan burung eksotik.
“Seru sekali, bahkan tadi sampai berani diletakkan di kepala. Ini pengalaman pertama saya berinteraksi langsung seseru ini,” tutur Dwi antusias.
Ketua Komunitas Independent Exotic Pets, Zulfani, menjelaskan bahwa kehadiran mereka merupakan bentuk edukasi langsung kepada masyarakat luas.
Zulfani menekankan bahwa fokus utama mereka adalah menumbuhkan kepedulian terhadap hewan, terutama bagi generasi muda yang kini mulai jauh dari alam.
“Harapan kami, anak-anak bisa lebih menyayangi hewan. Saat ini banyak anak yang terlalu fokus pada gawai, sehingga kurang edukasi tentang alam,” ungkap Zulfani.
Melalui kegiatan ini, komunitas ingin mengenalkan bahwa hewan eksotik bukanlah makhluk yang harus ditakuti atau disakiti jika dipahami dengan benar.
Koleksi satwa yang dibawa sangat beragam, mulai dari jenis ular retic, ball python, hingga kadal seperti savannah monitor dan bearded dragon.
Seluruh hewan yang dipamerkan merupakan koleksi pribadi para anggota komunitas yang telah terbiasa bersosialisasi dengan manusia.
Selain di Mal Gaia, komunitas ini juga aktif hadir di kawasan Car Free Day (CFD) setiap Minggu pagi serta rutin memenuhi undangan edukasi ke sekolah-sekolah.
“Pada dasarnya, hewan juga merupakan ciptaan Tuhan yang hidup berdampingan dengan kita. Kami ingin masyarakat lebih melestarikan mereka,” tutup Zulfani.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Tim Redaksi

Saat ini belum ada komentar