Gedung Perpustakaan Pontianak Tembus 490 Pengunjung Per Hari, Magnet Literasi Baru
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
- print Cetak

Gedung Perpustakaan Pontianak Tembus 490 Pengunjung Per Hari, Magnet Literasi Baru. (Foto: Diskominfo)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PontianakMetro.Com – Kehadiran Gedung Layanan Perpustakaan Kota Pontianak yang baru di Jalan Ampera (samping SMAN 8 Pontianak) terbukti sukses memantik gairah literasi warga. Sejak resmi beroperasi penuh pada akhir 2025, gedung modern ini mengalami lonjakan kunjungan yang drastis, mencapai hampir dua kali lipat dari angka rata-rata harian sebelumnya.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pontianak, Rendrayani, mengungkapkan tren positif ini terlihat jelas setelah masa libur sekolah berakhir.
Data mencatat pertumbuhan yang signifikan setiap pekannya. Jika pada masa libur sekolah rata-rata kunjungan berada di angka 230 orang, kini setelah aktivitas belajar mengajar normal, jumlah pemustaka meroket tajam.
“Sekarang setelah sekolah masuk, justru meningkat menjadi 470 sampai 490 pengunjung per hari,” ujar Rendrayani yang akrab disapa Ririn, Rabu (14/1/2026).
Meningkatnya minat ini dinilai karena konsep gedung yang lebih representatif, inklusif, dan nyaman bagi semua kalangan, mulai dari pelajar hingga masyarakat umum.
Gedung ini tidak hanya menawarkan deretan rak buku konvensional. Sebagai ruang literasi modern, gedung perpustakaan ini dilengkapi fasilitas yang dapat digunakan masyarakat secara gratis selama bertujuan edukatif dan sosial. Fasiltas tersebu diantaranya:
• Studio & Ruang Serbaguna: Dapat dimanfaatkan komunitas untuk kegiatan kreatif.
• Ruang Rapat: Tersedia untuk diskusi publik tanpa dipungut biaya.
• Layanan Digital: Akses 4.000 judul buku digital melalui aplikasi perpustakaan elektronik dan laman web resmi.
Saat ini, perpustakaan melayani pengunjung pada hari kerja pukul 07.30–17.00 WIB dan akhir pekan pukul 08.00–17.00 WIB. Ririn menambahkan, jam operasional ini berpotensi diperpanjang jika sarana prasarana luar gedung telah siap.
“Ke depan, setelah lampu penerangan jalan di sekitar kawasan sudah memadai, kami menargetkan layanan dapat dibuka hingga malam hari, sampai pukul 20.00 WIB,” jelasnya.
Pembangunan gedung megah ini merupakan buah manis dari perjuangan sejak 2023. Kota Pontianak berhasil menyisihkan ratusan daerah lain untuk mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun 2025 dari Perpustakaan Nasional dan Kementerian Keuangan RI.
Dengan persyaratan lahan yang ketat—minimal 3.500 meter persegi—gedung yang rampung tepat waktu ini kini menjadi simbol kemajuan literasi di Kota Khatulistiwa, sekaligus ruang interaksi sosial yang mendorong tumbuhnya budaya baca dan kreativitas masyarakat.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: Diskominfo

Saat ini belum ada komentar