Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » News » Banjir Landak: Air di Serimbu Nyaris Seatap Rumah, Ngabang Siaga Satu

Banjir Landak: Air di Serimbu Nyaris Seatap Rumah, Ngabang Siaga Satu

  • account_circle Hendri M
  • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com – Sebuah video amatir warga merekam momen mengerikan saat banjir bandang menerjang Desa Serimbu, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak pada Sabtu (10/1/2026). Dalam rekaman tersebut, ketinggian air bah terlihat sangat ekstrem, bahkan dilaporkan hampir mencapai selevel atap rumah warga setempat.

Meski kondisi di wilayah hulu kini mulai berangsur surut pada Senin siang (12/1/2026), ancaman besar justru kini mengintai wilayah pusat kota akibat pergerakan air yang sangat cepat.

Banjir yang melanda wilayah hulu seperti Air Besar, Banyuke Hulu, Meranti, dan Menyuke menjadi yang terparah dalam beberapa waktu terakhir. Di Desa Serimbu, luapan air sungai yang datang mendadak memaksa warga hanya bisa menyelamatkan diri saat air merangkak naik hingga mendekati bagian atap bangunan.

Kepala BPBD Kabupaten Landak, Stefanus Suseno Caroko Hadi, memastikan bahwa setelah pengecekan langsung, debit air di wilayah hulu kini sudah tidak lagi mengalami peningkatan signifikan.

“Daerah hulu saat ini sudah aman, tidak ada perkembangan penambahan tinggi air. Namun, tantangan kita sekarang adalah pergerakan air menuju wilayah Ngabang yang terpantau cukup cepat,” ungkap Stefanus Suseno.

Dampak kiriman air dari hulu mulai dirasakan warga Dusun Raiy, Desa Raja, Kecamatan Ngabang sejak Minggu dini hari. Di lokasi ini, air mulai memasuki permukiman dan memaksa warga mengevakuasi barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.

Asong Iskandar, salah satu warga terdampak di Desa Raja, mengaku sudah satu hari satu malam berjaga. “Air sudah masuk rumah, jadi langsung berkemas menyelamatkan barang, kayu, dan peralatan. Sekarang ketinggian di dalam rumah sekitar 30 sentimeter, tapi biasanya kalau kiriman sampai, bisa setinggi leher,” ujarnya waswas.

BPBD Landak kini menetapkan status waspada penuh untuk wilayah Kota Ngabang. Mengingat akumulasi air dari berbagai kecamatan hulu akan bertemu di jalur sungai Ngabang, risiko genangan baru yang lebih tinggi sangat besar.

“Kami belum bisa memastikan ketinggian maksimalnya di Ngabang, sehingga pemantauan terus kami lakukan setiap satu hingga dua jam,” tegas Stefanus.

Pemerintah Kabupaten Landak mengimbau warga, khususnya yang bermukim di bantaran sungai, untuk tetap siaga dan segera melapor kepada petugas jika debit air kembali menunjukkan tren kenaikan yang tidak wajar.

  • Penulis: Hendri M
  • Editor: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Klasik! Truk Mogok Jembatan Kapuas 2 Berujung Lumpuh Total Akibat Pemotor ‘Makan Jalan Lawan’

    Klasik! Truk Mogok Jembatan Kapuas 2 Berujung Lumpuh Total Akibat Pemotor ‘Makan Jalan Lawan’

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Arus lalu lintas di Jembatan Kapuas 2 kembali menjadi mimpi buruk bagi pengendara pada Senin (12/1/2026). Kemacetan panjang hingga titik lumpuh total terjadi bukan hanya karena kendala teknis sebuah truk bermuatan, melainkan diperparah oleh rendahnya kedisiplinan para pengendara roda dua yang nekat melawan arus. Aksi saling serobot ini sempat menciptakan gridlock atau penguncian […]

  • Nekat Tanam Sawit di Luar Izin, Lahan PT CUT Disegel Sekda Sanggau: Terancam Denda Rp10 Miliar!

    Nekat Tanam Sawit di Luar Izin, Lahan PT CUT Disegel Sekda Sanggau: Terancam Denda Rp10 Miliar!

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Pemerintah Kabupaten Sanggau menunjukkan taringnya terhadap korporasi yang nekat menabrak aturan tata ruang. Dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sanggau, Aswin Khatib, tim gabungan menyegel 60 hektare lahan sawit milik PT Cipta Usaha Tani (CUT) di Desa Sei Muntik, Kecamatan Kapuas, Kamis (15/1/2026). Penyegelan ini dilakukan karena perusahaan kedapatan menanam sawit di atas […]

  • Kisah Bidan Dini Terima SK P3K Pontianak Setelah Tiga Tahun Mengabdi: Alhamdulillah, Rezeki Saya di Sini

    Kisah Bidan Dini Terima SK P3K Pontianak Setelah Tiga Tahun Mengabdi: Alhamdulillah, Rezeki Saya di Sini

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Gurat kebahagiaan terpancar dari wajah Dini Alfianita. Bidan yang telah tiga tahun mendedikasikan dirinya di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak ini akhirnya resmi menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan sebagai P3K Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak, Jumat (2/1/2026). Bagi Dini, momen ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan jawaban […]

  • Kawal PSN Smelter Alumina Kalbar, Norsan Tekankan Pentingnya Hilirisasi dan Tenaga Kerja Lokal

    Kawal PSN Smelter Alumina Kalbar, Norsan Tekankan Pentingnya Hilirisasi dan Tenaga Kerja Lokal

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menghadiri kegiatan Konsultasi Publik Rancangan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian terkait perubahan daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) di Hotel Novotel Pontianak, Rabu (18/2/2026). Forum strategis ini membahas sinkronisasi pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian alumina–aluminium terpadu di wilayah Kabupaten Mempawah dan Kabupaten Landak agar selaras dengan target pertumbuhan ekonomi […]

  • Industri Game Global Menuju 2026 Paling Panas, Gimana Nasib GTA 6 dan Pesaingnya?

    Industri Game Global Menuju 2026 Paling Panas, Gimana Nasib GTA 6 dan Pesaingnya?

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Industri video game global bersiap menghadapi tahun paling bergolak dalam satu dekade terakhir. Jika 2025 sudah diwarnai kejutan—mulai dari studio indie Prancis yang menyabet Game of the Year hingga runtuhnya dominasi Call of Duty—maka 2026 diprediksi jauh lebih liar, panas, dan penuh drama. Mulai dari nasib Grand Theft Auto 6, potensi kenaikan harga […]

  • Dobrak Sekat! Satarudin Gandeng Band Indie dan UMKM di Final Open Turnamen Mini Soccer Pontianak

    Dobrak Sekat! Satarudin Gandeng Band Indie dan UMKM di Final Open Turnamen Mini Soccer Pontianak

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Sebuah terobosan baru dalam penyelenggaraan acara publik diperkenalkan oleh Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin. Ia menegaskan bahwa setiap kegiatan olahraga (sport) kini idealnya harus digandeng dengan unsur hiburan (entertainment) dan pemberdayaan UMKM. Langkah kolaboratif ini diyakini mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus wadah pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui jalur prestasi olahraga […]

expand_less