Rabu, 4 Mar 2026
Trending Tags
Beranda » Bersinar » Berapa Kerugian Akibat Banjir di Pontianak? Pemkot dan Universitas Waterloo Kanada Hitung Risiko Ekonomi

Berapa Kerugian Akibat Banjir di Pontianak? Pemkot dan Universitas Waterloo Kanada Hitung Risiko Ekonomi

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com – Menghadapi ancaman banjir rob yang semakin sering melanda, Pemerintah Kota Pontianak mulai beralih ke strategi mitigasi berbasis data ilmiah. Bekerja sama dengan Universitas Waterloo Kanada dan Universitas Gadjah Mada (UGM), Pemkot resmi meluncurkan kajian aktuaria untuk menghitung kerugian dan kerusakan finansial akibat banjir, Kamis (15/1/2026).

Langkah ini diambil di tengah fenomena pasang air laut yang mencapai rekor tertinggi hingga dua meter pada awal Januari 2026, yang melumpuhkan sebagian aktivitas kota.

Selama ini, kerugian banjir seringkali hanya dilihat dari kerusakan fisik infrastruktur. Namun, melalui kajian aktuaria—ilmu yang biasa digunakan dalam asuransi untuk menghitung risiko—kerugian akan dipetakan secara komprehensif, mencakup dampak sosial, ekonomi, hingga penurunan nilai aset jangka panjang.

“Perubahan iklim dan kenaikan muka air laut tidak bisa lagi ditangani hanya dengan meninggikan jalan. Kita perlu data akurat mengenai besaran kerugian finansial agar kebijakan mitigasi dan pembiayaan iklim ke depan lebih tepat sasaran,” tegas Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono.

Wali Kota menyebutkan, topografi Pontianak yang datar membuat aliran air sangat bergantung pada pasang surut Sungai Kapuas. Pada Januari ini, air tidak hanya menggenangi jalan tetapi sudah masuk ke ribuan rumah warga.

“Kajian ini akan menjadi dasar rujukan bagi pemerintah kota hingga kementerian untuk perencanaan jangka panjang, termasuk kemungkinan membangun infrastruktur perlindungan banjir berskala besar,” tambahnya.

Perwakilan Universitas Waterloo, Prof. Stefan Steiner, menjelaskan bahwa studi ini didanai oleh program Fincapes. Selama sembilan bulan ke depan, tim akan mengombinasikan survei lapangan, data primer, dan diskusi kelompok terarah (FGD) untuk memahami realitas sosial di Pontianak.

“Tujuan utama kami adalah menjembatani sains dengan kebijakan. Dengan memahami besaran risiko finansial, pemerintah daerah dapat merancang strategi pembiayaan dan perlindungan yang lebih berkelanjutan,” jelas Prof. Steiner.

Ia juga menilai Pontianak merupakan contoh penting bagi kota-kota dataran rendah dunia yang terancam tenggelam akibat perubahan iklim. Hasil kajian ini nantinya diharapkan dapat direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik risiko serupa.

Selain faktor alam, Edi Kamtono mengingatkan bahwa pembangunan di wilayah sekitar seperti Kubu Raya dan Mempawah, serta kerusakan di hulu sungai, turut memperparah pola banjir di Pontianak. Oleh karena itu, hasil kajian aktuaria ini diharapkan menjadi alat lobi ke pemerintah provinsi dan pusat guna melakukan penanganan banjir yang terintegrasi secara lintas batas wilayah.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Prokopim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tertinggi di Kalbar, Wali Kota Edi Kamtono Targetkan Wajib Belajar 13 Tahun di Pontianak

    Tertinggi di Kalbar, Wali Kota Edi Kamtono Targetkan Wajib Belajar 13 Tahun di Pontianak

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota Pontianak terus memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui kebijakan pendidikan jangka panjang. Capaian rata-rata lama sekolah di Kota Khatulistiwa kini telah menyentuh angka 10,48 tahun. Angka tersebut merupakan capaian tertinggi di seluruh wilayah Provinsi Kalimantan Barat saat ini. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyatakan rasa syukurnya atas prestasi yang […]

  • Cegah Pencemaran Air Tanah, Pemkab Landak Wajibkan Dapur MBG di SPPG Miliki IPAL

    Cegah Pencemaran Air Tanah, Pemkab Landak Wajibkan Dapur MBG di SPPG Miliki IPAL

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kabupaten Landak mulai memperketat penataan sistem sanitasi di berbagai fasilitas publik. Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dapur di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kini menjadi prioritas utama demi menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat luas. Langkah strategis ini diawali dengan digelarnya sosialisasi program di Aula Besar Kantor Bupati Landak, Ngabang, pada […]

  • Resmi Dilegalkan, Odong-Odong di Singkawang Wajib Beralih ke Roda Empat

    Resmi Dilegalkan, Odong-Odong di Singkawang Wajib Beralih ke Roda Empat

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Pemerintah Kota Singkawang mengambil langkah progresif dengan meresmikan legalitas operasional angkutan wisata atau yang akrab disapa odong-odong. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Wali Kota Singkawang Nomor 514 Tahun 2025 yang mulai disosialisasikan secara intensif. Lahirnya payung hukum ini membawa angin segar bagi kepastian usaha di sektor pariwisata, namun dibarengi dengan syarat […]

  • Bali Jadi Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026 Versi TripAdvisor, Ungguli Paris hingga London

    Bali Jadi Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026 Versi TripAdvisor, Ungguli Paris hingga London

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Pulau Bali kembali mencatatkan prestasi gemilang di panggung pariwisata global. Dalam The Travelers’ Choice Awards Best of the Best Destination List 2026 versi TripAdvisor, Bali dinobatkan sebagai destinasi wisata terbaik dunia, menempati peringkat pertama dan mencetak sejarah baru bagi Indonesia. Pencapaian ini menjadi yang tertinggi sepanjang keikutsertaan Bali dalam pemeringkatan TripAdvisor. Sebelumnya, Pulau […]

  • Landak Siaga Darurat! Karolin Keluarkan Status Darurat Bencana Selama 14 Hari ke Depan

    Landak Siaga Darurat! Karolin Keluarkan Status Darurat Bencana Selama 14 Hari ke Depan

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Pemerintah Kabupaten Landak mengambil langkah tegas dalam merespons ancaman cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut. Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, secara resmi menetapkan Status Siaga Darurat Bencana banjir, angin puting beliung, dan tanah longsor, mulai Minggu (11/1/2026). Penetapan status ini menjadi payung hukum bagi pemerintah daerah untuk melakukan mobilisasi sumber daya secara cepat, […]

  • Kultum di Masjid Raya Singkawang, Wawako Muhammadin Ajak Jamaah Jaga Lisan dan Bijak Bermedsos

    Kultum di Masjid Raya Singkawang, Wawako Muhammadin Ajak Jamaah Jaga Lisan dan Bijak Bermedsos

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin, menyampaikan kultum singkat sebelum pelaksanaan Salat Tarawih berjamaah di Masjid Raya Singkawang pada Kamis (19/2/2026) malam. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh jamaah untuk merenungkan nikmat hidayah yang memungkinkan mereka kembali bertemu dengan bulan suci Ramadan. Muhammadin menyebut bahwa kehadiran Ramadan merupakan wujud nyata kasih sayang Allah kepada […]

expand_less