Rabu, 4 Mar 2026
Trending Tags
Beranda » News » Ketimpangan Tenaga Medis di Kalbar: Kota Pontianak Kelebihan Dokter Spesialis, Kabupaten Sekadau dan Kayong Utara Miris

Ketimpangan Tenaga Medis di Kalbar: Kota Pontianak Kelebihan Dokter Spesialis, Kabupaten Sekadau dan Kayong Utara Miris

  • account_circle Adp/Tim
  • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, mengungkap fakta mengejutkan mengenai distribusi tenaga medis di wilayahnya. Di tengah perjuangan Kalimantan Barat mengejar kekurangan ribuan dokter, Kota Pontianak justru tercatat mengalami surplus atau kelebihan tenaga dokter spesialis.

Hal tersebut dipaparkan Harisson saat menghadiri Pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Kalimantan Barat masa bakti 2025–2028 di Hotel Novotel Pontianak, Minggu (8/2/2026).

Berdasarkan data yang ada, Kota Pontianak saat ini memiliki 216 dokter spesialis, padahal kebutuhan idealnya hanya 193 orang. Kondisi surplus di ibu kota provinsi ini berbanding terbalik dengan situasi di kabupaten-kabupaten lain yang sangat kritis.

Sebagai perbandingan, Kabupaten Kayong Utara baru memiliki 4 dokter spesialis dari kebutuhan 35 orang. Kabupaten Sekadau lebih miris, hanya tersedia 7 dokter dari kebutuhan 63 orang, sementara Kubu Raya baru memenuhi 47 dokter dari kebutuhan 183 orang.

“Jika melihat laju pertumbuhan penduduk, kebutuhan dokter spesialis ini tidak akan pernah terpenuhi tanpa langkah luar biasa,” tegas Harisson.

Secara keseluruhan, Kalimantan Barat masih membutuhkan 4.108 dokter umum tambahan untuk mencapai rasio ideal WHO (1:1.000) bagi 5,6 juta penduduk. Untuk dokter spesialis, Kalbar baru memiliki 541 orang dari total kebutuhan 1.590 orang sesuai standar Bappenas.

Menyikapi ketimpangan ini, Pemprov Kalbar mengambil langkah strategis untuk mendorong kemandirian pendidikan dokter spesialis lokal. Beberapa langkah nyata yang dilakukan antara lain kerja sama Universitas Tanjungpura (UNTAN) dengan UNS untuk pembukaan spesialis THT, serta program hospital-based training spesialis bedah di RSUD dr. Soedarso.

“Pemprov Kalbar juga memberikan beasiswa dan ikatan dinas bagi putra-putri daerah dengan komitmen harus kembali mengabdi di kabupaten/kota asal mereka,” tambahnya.

Harisson juga mengingatkan kondisi fiskal tahun 2026 yang menantang, di mana defisit anggaran negara mencapai Rp689 triliun. Hal ini berdampak pada transfer ke daerah, sehingga para dokter diharapkan lebih proaktif dalam langkah-langkah preventif.

Kepada pengurus IDI Wilayah Kalbar yang baru dilantik, Sekda menitipkan pesan agar organisasi profesi ini lebih adaptif dalam membantu asesmen kebutuhan dokter di tiap daerah. Tujuannya agar distribusi tenaga medis tidak melulu menumpuk di pusat kota, tetapi merata hingga ke pelosok Kalbar.

“Saya berharap organisasi profesi dapat lebih responsif membantu distribusi tenaga medis, agar tidak hanya berpusat di ibu kota provinsi,” pungkasnya.

  • Penulis: Adp/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Alexander Wilyo Terbitkan SE Ramadan 2026 Ketapang, Atur Jam Operasional Kafe dan Larang Petasan

    Bupati Alexander Wilyo Terbitkan SE Ramadan 2026 Ketapang, Atur Jam Operasional Kafe dan Larang Petasan

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kabupaten Ketapang resmi menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 11 Tahun 2026 tentang Imbauan Menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 M. Kebijakan ini ditandatangani langsung oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, pada Senin (16/2/2026) di Ketapang. Surat edaran tersebut ditujukan kepada seluruh unsur pemerintahan, instansi vertikal, pelaku usaha, hingga masyarakat luas. Langkah ini diambil […]

  • Sungai Surut Distribusi BBM Putussibau Terhambat, Polisi Perketat Penjagaan APMS dan Batasi Pembelian

    Sungai Surut Distribusi BBM Putussibau Terhambat, Polisi Perketat Penjagaan APMS dan Batasi Pembelian

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Jajaran Polsek Putussibau Utara, Polres Kapuas Hulu, memperketat pengamanan dan pengawasan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah Agen Penyalur Minyak dan Solar (APMS) pada Rabu (18/2/2026). Langkah ini diambil guna merespons antrean kendaraan yang dipicu oleh terhambatnya pasokan akibat faktor alam. Kapolsek Putussibau Utara, AKP Jauhari, menjelaskan bahwa monitoring difokuskan pada dua […]

  • Kayong Utara Segera Punya Gedung PICU-NICU Khusus Bayi dan Labkesda Mandiri

    Kayong Utara Segera Punya Gedung PICU-NICU Khusus Bayi dan Labkesda Mandiri

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Pemerintah Kabupaten Kayong Utara terus memacu peningkatan kualitas infrastruktur medis guna memberikan pelayanan kesehatan yang lebih spesifik dan berkualitas. Wakil Bupati Kayong Utara, Amru Chanwari, melakukan inspeksi mendadak untuk memastikan dua proyek strategis fasilitas kesehatan berjalan sesuai jadwal, Senin (5/1/2026). Dua proyek besar yang menjadi fokus peninjauan tersebut adalah pembangunan Gedung Laboratorium Kesehatan […]

  • Rayakan HUT ke-4 di Pontianak, IWSS Komitmen Perkuat Jaringan Perempuan dan Sosial di Kalbar

    Rayakan HUT ke-4 di Pontianak, IWSS Komitmen Perkuat Jaringan Perempuan dan Sosial di Kalbar

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pengurus Wilayah Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (PW IWSS) Kalimantan Barat merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 dengan penuh khidmat di MAN 2 Pontianak pada Minggu (1/2/2026). Momentum ini menjadi tonggak bagi organisasi untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pelestarian budaya lokal. Ketua PW IWSS Kalbar, Yuliana Arsyad, menegaskan […]

  • Kapal Feri Bardan-Siantan Kembali Beroperasi, Mobil Barang dan Truk Masih Dilarang Melintas

    Kapal Feri Bardan-Siantan Kembali Beroperasi, Mobil Barang dan Truk Masih Dilarang Melintas

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Komf/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kabar baik bagi warga Kota Khatulistiwa, kapal feri penyeberangan lintas Bardan-Siantan resmi kembali beroperasi mulai Selasa (24/2/2026). Layanan ini kembali hadir untuk memudahkan mobilitas warga yang ingin menyeberangi Sungai Kapuas, baik dari arah Jalan Bardan Nadi maupun dari arah Siantan. Kepala Dinas Perhubungan Kota Pontianak, Yuli Trisna Ibrahim, mengonfirmasi bahwa kapal feri KMP […]

  • Polres Sintang Didesak Tangkap Oknum Penyegel Sekolah, Massa Ancam Demo ke Polda Kalbar

    Polres Sintang Didesak Tangkap Oknum Penyegel Sekolah, Massa Ancam Demo ke Polda Kalbar

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Gelombang protes terkait kisruh pengelolaan Madrasah Ibtida’iyah Ma’arif (MIM) Labschool STAIMA Sintang memasuki babak baru. Sejumlah mahasiswa STAIMA Sintang bersama komite dan orang tua murid menggelar aksi longmarch menuju Mapolres Sintang pada Kamis (8/1/2026) untuk mendesak tindakan tegas kepolisian terhadap oknum yang melakukan penyegelan sekolah secara paksa. Massa memberikan ultimatum keras kepada Polres […]

expand_less