Rabu, 17 Jun 2026
Trending Tags
Beranda » News » Ketimpangan Tenaga Medis di Kalbar: Kota Pontianak Kelebihan Dokter Spesialis, Kabupaten Sekadau dan Kayong Utara Miris

Ketimpangan Tenaga Medis di Kalbar: Kota Pontianak Kelebihan Dokter Spesialis, Kabupaten Sekadau dan Kayong Utara Miris

  • account_circle Adp/Tim
  • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, mengungkap fakta mengejutkan mengenai distribusi tenaga medis di wilayahnya. Di tengah perjuangan Kalimantan Barat mengejar kekurangan ribuan dokter, Kota Pontianak justru tercatat mengalami surplus atau kelebihan tenaga dokter spesialis.

Hal tersebut dipaparkan Harisson saat menghadiri Pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Kalimantan Barat masa bakti 2025–2028 di Hotel Novotel Pontianak, Minggu (8/2/2026).

Berdasarkan data yang ada, Kota Pontianak saat ini memiliki 216 dokter spesialis, padahal kebutuhan idealnya hanya 193 orang. Kondisi surplus di ibu kota provinsi ini berbanding terbalik dengan situasi di kabupaten-kabupaten lain yang sangat kritis.

Sebagai perbandingan, Kabupaten Kayong Utara baru memiliki 4 dokter spesialis dari kebutuhan 35 orang. Kabupaten Sekadau lebih miris, hanya tersedia 7 dokter dari kebutuhan 63 orang, sementara Kubu Raya baru memenuhi 47 dokter dari kebutuhan 183 orang.

“Jika melihat laju pertumbuhan penduduk, kebutuhan dokter spesialis ini tidak akan pernah terpenuhi tanpa langkah luar biasa,” tegas Harisson.

Secara keseluruhan, Kalimantan Barat masih membutuhkan 4.108 dokter umum tambahan untuk mencapai rasio ideal WHO (1:1.000) bagi 5,6 juta penduduk. Untuk dokter spesialis, Kalbar baru memiliki 541 orang dari total kebutuhan 1.590 orang sesuai standar Bappenas.

Menyikapi ketimpangan ini, Pemprov Kalbar mengambil langkah strategis untuk mendorong kemandirian pendidikan dokter spesialis lokal. Beberapa langkah nyata yang dilakukan antara lain kerja sama Universitas Tanjungpura (UNTAN) dengan UNS untuk pembukaan spesialis THT, serta program hospital-based training spesialis bedah di RSUD dr. Soedarso.

“Pemprov Kalbar juga memberikan beasiswa dan ikatan dinas bagi putra-putri daerah dengan komitmen harus kembali mengabdi di kabupaten/kota asal mereka,” tambahnya.

Harisson juga mengingatkan kondisi fiskal tahun 2026 yang menantang, di mana defisit anggaran negara mencapai Rp689 triliun. Hal ini berdampak pada transfer ke daerah, sehingga para dokter diharapkan lebih proaktif dalam langkah-langkah preventif.

Kepada pengurus IDI Wilayah Kalbar yang baru dilantik, Sekda menitipkan pesan agar organisasi profesi ini lebih adaptif dalam membantu asesmen kebutuhan dokter di tiap daerah. Tujuannya agar distribusi tenaga medis tidak melulu menumpuk di pusat kota, tetapi merata hingga ke pelosok Kalbar.

“Saya berharap organisasi profesi dapat lebih responsif membantu distribusi tenaga medis, agar tidak hanya berpusat di ibu kota provinsi,” pungkasnya.

  • Penulis: Adp/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kalbar Terima Insentif Rp1 Triliun dari GCF, Gubernur Ria Norsan Kick-off Program RBP REDD+

    Kalbar Terima Insentif Rp1 Triliun dari GCF, Gubernur Ria Norsan Kick-off Program RBP REDD+

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) resmi memulai babak baru dalam pengelolaan lingkungan berbasis kinerja. Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, meluncurkan program Kick-off Result Based Payment (RBP) REDD+ dari Green Climate Fund (GCF) di Hotel Golden Tulip Pontianak pada Kamis (29/01/2026). Program ini merupakan bentuk apresiasi dunia atas keberhasilan Kalimantan Barat dalam menurunkan emisi […]

  • Bangkitkan Kejayaan Sepak Bola, Bahasan Beri Motivasi Atlet Persipon Kota Pontianak di Liga 4

    Bangkitkan Kejayaan Sepak Bola, Bahasan Beri Motivasi Atlet Persipon Kota Pontianak di Liga 4

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Semangat kebangkitan sepak bola Kota Khatulistiwa kembali berkobar seiring dengan dilepasnya tim Persipon untuk berlaga di kancah provinsi. Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, secara resmi melepas para atlet dan ofisial Persipon Kota Pontianak yang akan bertarung di ajang Liga 4 Piala Gubernur Kalimantan Barat pada Sabtu (24/1/2026). Prosesi pelepasan tim kebanggaan masyarakat ini […]

  • Tragedi di Kebun Nangka Parindu: Pria 42 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Temukan Pesan Terakhir di WhatsApp

    Tragedi di Kebun Nangka Parindu: Pria 42 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Temukan Pesan Terakhir di WhatsApp

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Suasana duka menyelimuti Dusun Tunas Lino, Desa Hibun, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, setelah seorang pria berinisial A (42) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tragis pada Minggu (15/2/2026) malam. Korban ditemukan tergantung di pohon nangka di area kebun miliknya oleh anak kandung dan kerabatnya. Kapolsek Parindu, Ipda N. Ling, membenarkan peristiwa memilukan tersebut. Pihaknya […]

  • Dilema Salah Jurusan: Mengapa Menentukan Pilihan Sejak Awal Itu Penting?

    Dilema Salah Jurusan: Mengapa Menentukan Pilihan Sejak Awal Itu Penting?

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    Memilih jurusan kuliah merupakan keputusan penting yang akan memengaruhi alur kehidupan seseorang selama bertahun-tahun. Namun, realitas di lapangan menunjukkan angka yang memprihatinkan. Berdasarkan penelitian, sebanyak 87 persen mahasiswa mengaku salah jurusan, dan 71,7 persen pekerja memiliki profesi yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Melalui kanal YouTube-nya, Danang Giri Sadewa membagikan pandangan mendalam agar calon […]

  • Cegah Pencemaran Air Tanah, Pemkab Landak Wajibkan Dapur MBG di SPPG Miliki IPAL

    Cegah Pencemaran Air Tanah, Pemkab Landak Wajibkan Dapur MBG di SPPG Miliki IPAL

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kabupaten Landak mulai memperketat penataan sistem sanitasi di berbagai fasilitas publik. Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dapur di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kini menjadi prioritas utama demi menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat luas. Langkah strategis ini diawali dengan digelarnya sosialisasi program di Aula Besar Kantor Bupati Landak, Ngabang, pada […]

  • Pesona Naga Bersinar di Jalan Gajahmada Bakal Meriahkan Cap Go Meh Pontianak, Panitia Sesuaikan Waktu dengan Ibadah Tarawih

    Pesona Naga Bersinar di Jalan Gajahmada Bakal Meriahkan Cap Go Meh Pontianak, Panitia Sesuaikan Waktu dengan Ibadah Tarawih

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pekan Promosi dan Kuliner di Jalan Diponegoro resmi menjadi pembuka rangkaian perayaan Festival Cap Go Meh 2577 Kongzii di Kota Pontianak. Berbagai stan kuliner dan produk UMKM langsung diserbu warga setelah diresmikan oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, pada Rabu (25/2/2026) malam. Wali Kota Edi menekankan bahwa Festival Cap Go Meh tahun […]

expand_less