Rabu, 17 Jun 2026
Trending Tags
Beranda » Bersinar » Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Dokter RSUD SSMA Pontianak Ingatkan Risiko Infeksi Tubuh

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Dokter RSUD SSMA Pontianak Ingatkan Risiko Infeksi Tubuh

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Masalah gigi berlubang atau karies gigi masih menjadi keluhan kesehatan yang paling mendominasi di tengah masyarakat, mulai dari usia anak-anak hingga dewasa. Sayangnya, banyak orang masih menganggap kondisi ini sebagai masalah sepele yang hanya berujung pada nyeri sesaat.

Padahal, jika dibiarkan tanpa penanganan medis yang tepat, lubang pada gigi dapat memicu dampak serius bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Hal ini ditekankan oleh Dokter Gigi Zhafirah Maulidya Sardi saat memberikan edukasi kepada pasien dan pengunjung di RSUD SSMA Kota Pontianak pada Senin (2/2/2026).

Zhafirah menjelaskan bahwa karies gigi merupakan kerusakan lapisan email yang disebabkan oleh asam hasil sisa metabolisme bakteri dari makanan manis.

“Bakteri tersebut menghasilkan asam yang secara perlahan mengikis email gigi hingga terbentuk lubang,” jelas drg. Zhafirah Maulidya Sardi sebagaimana dikutip dalam edukasi di RSUD SSMA tersebut.

Menurutnya, karies pada tahap awal sering kali tidak menunjukkan gejala (asimptomatik), sehingga penderita kerap tidak menyadari kerusakan yang terjadi. Namun seiring waktu, lubang akan membesar hingga mencapai lapisan dalam gigi yang sensitif.

Dampak yang ditimbulkan pun tidak main-main. Jika infeksi berlanjut, karies dapat memicu abses gigi, pembengkakan gusi, bau mulut yang menetap, hingga risiko penyebaran infeksi ke organ tubuh lainnya melalui aliran darah.

“Pada anak-anak, karies gigi juga dapat mengganggu proses makan, bicara, dan tumbuh kembang. Sementara pada orang dewasa dan lansia dapat menyebabkan nyeri berkepanjangan, infeksi, hingga kehilangan gigi,” tambahnya.

Guna meminimalisir risiko tersebut, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan gigi sejak dini. Langkah preventif yang disarankan meliputi:

• Menyikat gigi minimal dua kali sehari (pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur) menggunakan pasta gigi berfluoride.
• Menjaga pola makan sehat dan membatasi konsumsi gula.
• Melakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi setiap enam bulan sekali.

“Penting bagi masyarakat untuk tidak lagi meremehkan gigi berlubang dan mulai menerapkan pola hidup yang lebih peduli terhadap kesehatan gigi dan mulut,” pungkasnya.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menuju Panggung Kedisiplinan: 80 Kontingen Se-Kalbar Siap Beradu di LPSC Season 13 Tahun 2026

    Menuju Panggung Kedisiplinan: 80 Kontingen Se-Kalbar Siap Beradu di LPSC Season 13 Tahun 2026

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Jeckmus
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Geliat kompetisi baris-berbaris di Kalimantan Barat kembali memanas. Ajang bergengsi Lead of Spansa Sera Competition (LPSC) Season 13 Tahun 2026 resmi memasuki tahapan krusial. Sebanyak 80 peserta dari kategori pelajar hingga umum dipastikan akan membanjiri arena kompetisi pada 13–15 Februari 2026 mendatang. Sebagai persiapan akhir, panitia telah menggelar Technical Meeting (TM) di Aula […]

  • Pemerintah Terapkan Registrasi SIM Card Pakai Face Recognition, Tekan Penipuan Digital

    Pemerintah Terapkan Registrasi SIM Card Pakai Face Recognition, Tekan Penipuan Digital

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Pemerintah resmi memperketat aturan kepemilikan nomor telepon seluler di Indonesia dengan menerapkan registrasi kartu SIM berbasis biometrik. Melalui kebijakan baru ini, setiap aktivasi kartu perdana wajib disertai pemindaian wajah (face recognition) sebagai bagian dari validasi identitas pengguna. Kebijakan tersebut diumumkan Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid dan diluncurkan di Gedung Sarinah, Jakarta. […]

  • Puncak Banjir Rob Pontianak Tembus 2 Meter, Wali Kota Edi Kamtono: Arusnya Deras, Naik Tajam Tiap Pagi

    Puncak Banjir Rob Pontianak Tembus 2 Meter, Wali Kota Edi Kamtono: Arusnya Deras, Naik Tajam Tiap Pagi

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Masyarakat Kota Pontianak, khususnya yang bermukim di tepian Sungai Kapuas, diminta meningkatkan kewaspadaan ekstra. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengungkapkan bahwa berdasarkan data BMKG, puncak banjir rob dengan ketinggian mencapai dua meter diprediksi berlangsung hingga 7 Januari 2026. Hasil pantauan di lapangan menunjukkan pola kenaikan air yang sangat spesifik, di mana luapan […]

  • Tertinggi di Kalbar, Wali Kota Edi Kamtono Targetkan Wajib Belajar 13 Tahun di Pontianak

    Tertinggi di Kalbar, Wali Kota Edi Kamtono Targetkan Wajib Belajar 13 Tahun di Pontianak

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota Pontianak terus memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui kebijakan pendidikan jangka panjang. Capaian rata-rata lama sekolah di Kota Khatulistiwa kini telah menyentuh angka 10,48 tahun. Angka tersebut merupakan capaian tertinggi di seluruh wilayah Provinsi Kalimantan Barat saat ini. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyatakan rasa syukurnya atas prestasi yang […]

  • Pontianak Berduka: Mengenang Ahmad Hasyim Hadrawi, Birokrat Penjaga Harmoni dan Simpul Kerukunan

    Pontianak Berduka: Mengenang Ahmad Hasyim Hadrawi, Birokrat Penjaga Harmoni dan Simpul Kerukunan

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kota Pontianak kehilangan salah satu putra terbaik sekaligus birokrat penjaga harmoni sosial. Ahmad Hasyim Hadrawi, yang menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pontianak, mengembuskan napas terakhirnya pada Selasa (20/1/2026). Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam tidak hanya bagi Pemerintah Kota Pontianak, tetapi juga bagi keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) Kalimantan […]

  • Bocah 4 Tahun yang Hilang di Dusun Jemongko Sanggau Ditemukan Meninggal di Sungai Sekayam

    Bocah 4 Tahun yang Hilang di Dusun Jemongko Sanggau Ditemukan Meninggal di Sungai Sekayam

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Suasana duka menyelimuti Dusun Jemongko, Desa Kuala Dua, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau. Anak berinisial KA (4) yang sebelumnya dilaporkan hilang, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Jenazah korban ditemukan di aliran Sungai Sekayam setelah melalui proses pencarian intensif selama tiga hari oleh tim gabungan. Penemuan ini […]

expand_less