Minggu, 3 Mei 2026
Trending Tags
Beranda » Lifestyle » Penderita Diabetes Ingin Berpuasa? Kenali Skor Risiko dan Aturan Amannya Menurut Pakar RSUD SSMA

Penderita Diabetes Ingin Berpuasa? Kenali Skor Risiko dan Aturan Amannya Menurut Pakar RSUD SSMA

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com – Menjalankan ibadah puasa, baik Ramadhan maupun sunah, merupakan impian setiap muslim. Namun, bagi penderita diabetes atau diabetesi, ibadah ini memerlukan kesiapan fisik ekstra dan pengelolaan gula darah yang sangat ketat agar tidak membahayakan nyawa.

Menanggapi hal tersebut, RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak memberikan edukasi penting mengenai stratifikasi risiko puasa. Langkah ini bertujuan membantu pasien mengambil keputusan bijak sebelum mulai menahan lapar dan haus, Jumat (2/1/2026).

Edukator RSUD SSMA, Ns. Siti Rahima Harahap, S.Kep., menjelaskan bahwa stratifikasi risiko adalah proses pengelompokan pasien diabetes berdasarkan tingkat bahaya yang mungkin muncul selama berpuasa.

“Secara umum, pasien diabetes dibagi ke dalam beberapa kategori risiko, yaitu risiko tinggi, risiko sedang, dan risiko rendah,” ungkap Siti Rahima.

Penentuan kategori ini didasarkan pada skor kesehatan pasien yang meliputi kontrol gula darah hingga jenis pengobatan yang dikonsumsi:

Risiko Tinggi (Skor > 6): Pasien dengan gula darah belum terkontrol, sering mengalami hipoglikemia berat (gula darah turun drastis), memiliki komplikasi berat, atau menggunakan insulin campuran multipel harian. Sangat disarankan untuk tidak berpuasa.

Risiko Sedang (Skor 3,5 – 6): Pasien dengan gula darah kurang stabil, memiliki komplikasi tertentu, atau menggunakan obat yang berisiko memicu hipoglikemia. Pada kelompok ini, puasa masih dianggap berisiko dan disarankan untuk tidak berpuasa.

Risiko Rendah (Skor 0 – 3): Pasien dengan kontrol gula darah yang baik, patuh pada pola makan, dan memahami cara pemantauan gula darah mandiri. Kelompok ini diperbolehkan untuk berpuasa.

Siti Rahima menekankan, jika penderita diabetes dalam kategori risiko tinggi dan sedang tetap berniat menjalankan puasa, mereka tidak boleh melakukannya tanpa supervisi medis.

“Perlu pengawasan ketat serta penyesuaian terapi oleh tenaga kesehatan,” tuturnya. Penyesuaian dosis obat atau insulin sangat penting untuk mencegah komplikasi serius seperti ketoasidosis atau dehidrasi berat.

Dengan memahami stratifikasi risiko ini, penderita diabetes diharapkan tidak hanya mengejar pahala ibadah, tetapi juga tetap memprioritaskan keselamatan diri. “Ini membantu pasien untuk mengambil keputusan bijak dengan mempertimbangkan keselamatan diri,” pungkasnya.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratu Elok Jadi Desa Pertama di Manis Mata yang Inisiasi Tanam Jagung Ketahanan Pangan

    Ratu Elok Jadi Desa Pertama di Manis Mata yang Inisiasi Tanam Jagung Ketahanan Pangan

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Desa Ratu Elok resmi mencatatkan diri sebagai pionir dalam memperkuat kedaulatan pangan di wilayah selatan Kabupaten Ketapang. Desa ini menjadi desa pertama di seluruh Kecamatan Manis Mata yang secara mandiri menginisiasi program penanaman jagung sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan daerah. Pencapaian bersejarah ini disaksikan langsung oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, yang hadir […]

  • Makna Tarhib Ramadan 3 Persiapan Penting Melapangkan Hati

    Makna Tarhib Ramadan 3 Persiapan Penting Melapangkan Hati

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    Banyak dari kita sering mengikuti acara “Tarhib Ramadan”, namun belum memahami makna mendalam di baliknya. Dalam ceramahnya di kanal Ceritaku Ceritamu, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa kata Tarhib berasal dari akar kata Rahaba yang berarti lapang atau luas. Tarhib Ramadan adalah upaya untuk melapangkan jiwa dan meluaskan hati dalam menyambut bulan suci. Ustaz Adi memberikan […]

  • Bocah di Sekadau Ditemukan Berlumpur Usai Jadi Korban Kekerasan Seksual, Pelaku Diciduk

    Bocah di Sekadau Ditemukan Berlumpur Usai Jadi Korban Kekerasan Seksual, Pelaku Diciduk

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Satreskrim Polres Sekadau berhasil mengungkap kasus memilukan terkait dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang terjadi pada penghujung tahun 2025. Terduga pelaku, seorang pria berinisial R.A. (28), kini telah resmi mendekam di balik jeruji besi setelah diringkus polisi pada Kamis (8/1/2026). Kasus ini menjadi sorotan karena korban ditemukan warga dalam kondisi […]

  • Coreng Sapta Pesona, Herfin Yulianto Temukan 15 Titik Vandalisme di 9 Lokasi Strategis Kota Pontianak

    Coreng Sapta Pesona, Herfin Yulianto Temukan 15 Titik Vandalisme di 9 Lokasi Strategis Kota Pontianak

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Tim Liputan
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Maraknya aksi vandalisme yang mengotori sejumlah sudut jalan protokol di Kota Pontianak kini menjadi sorotan serius para pelaku industri pariwisata. Coretan-coretan liar tersebut dinilai telah mencoreng wajah ibu kota Kalimantan Barat dan bertentangan keras dengan nilai-nilai Sapta Pesona. Keresahan ini disampaikan langsung oleh Ketua PGWI Kapuas (Asosiasi Pemandu Geoswisata Indonesia di Kalimantan Barat), […]

  • Hangatnya Natal Bersama DWP Kalbar, Sekda Harisson: Keluarga Adalah Fondasi Kemajuan Daerah

    Hangatnya Natal Bersama DWP Kalbar, Sekda Harisson: Keluarga Adalah Fondasi Kemajuan Daerah

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Adpim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Mewakili Gubernur Kalimantan Barat, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, menghadiri Perayaan Natal Bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2025. Acara yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Aula Garuda, Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Selasa malam (30/12/2025). Mengangkat tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga”, perayaan ini menjadi momentum penting untuk […]

  • Anti-Zonk! Cara Memilih Durian Berkualitas ala Pro: Awam Pun Pasti Bisa Bedakan Manis Pahit Manis Legit

    Anti-Zonk! Cara Memilih Durian Berkualitas ala Pro: Awam Pun Pasti Bisa Bedakan Manis Pahit Manis Legit

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Membeli durian seringkali dianggap seperti berjudi; jika beruntung dapat yang manis dan tebal, jika tidak maka akan mendapat yang hambar atau busuk. Namun, bagi para ahli di Raka Durian, memilih durian berkualitas sebenarnya ada tekniknya. Melalui kanal YouTube resminya (25/11/2025), Raka Durian membagikan panduan praktis bagi masyarakat awam agar tidak lagi salah pilih […]

expand_less