Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » Lifestyle » Penderita Diabetes Ingin Berpuasa? Kenali Skor Risiko dan Aturan Amannya Menurut Pakar RSUD SSMA

Penderita Diabetes Ingin Berpuasa? Kenali Skor Risiko dan Aturan Amannya Menurut Pakar RSUD SSMA

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com – Menjalankan ibadah puasa, baik Ramadhan maupun sunah, merupakan impian setiap muslim. Namun, bagi penderita diabetes atau diabetesi, ibadah ini memerlukan kesiapan fisik ekstra dan pengelolaan gula darah yang sangat ketat agar tidak membahayakan nyawa.

Menanggapi hal tersebut, RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak memberikan edukasi penting mengenai stratifikasi risiko puasa. Langkah ini bertujuan membantu pasien mengambil keputusan bijak sebelum mulai menahan lapar dan haus, Jumat (2/1/2026).

Edukator RSUD SSMA, Ns. Siti Rahima Harahap, S.Kep., menjelaskan bahwa stratifikasi risiko adalah proses pengelompokan pasien diabetes berdasarkan tingkat bahaya yang mungkin muncul selama berpuasa.

“Secara umum, pasien diabetes dibagi ke dalam beberapa kategori risiko, yaitu risiko tinggi, risiko sedang, dan risiko rendah,” ungkap Siti Rahima.

Penentuan kategori ini didasarkan pada skor kesehatan pasien yang meliputi kontrol gula darah hingga jenis pengobatan yang dikonsumsi:

• Risiko Tinggi (Skor > 6): Pasien dengan gula darah belum terkontrol, sering mengalami hipoglikemia berat (gula darah turun drastis), memiliki komplikasi berat, atau menggunakan insulin campuran multipel harian. Sangat disarankan untuk tidak berpuasa.

• Risiko Sedang (Skor 3,5 – 6): Pasien dengan gula darah kurang stabil, memiliki komplikasi tertentu, atau menggunakan obat yang berisiko memicu hipoglikemia. Pada kelompok ini, puasa masih dianggap berisiko dan disarankan untuk tidak berpuasa.

• Risiko Rendah (Skor 0 – 3): Pasien dengan kontrol gula darah yang baik, patuh pada pola makan, dan memahami cara pemantauan gula darah mandiri. Kelompok ini diperbolehkan untuk berpuasa.

Siti Rahima menekankan, jika penderita diabetes dalam kategori risiko tinggi dan sedang tetap berniat menjalankan puasa, mereka tidak boleh melakukannya tanpa supervisi medis.

“Perlu pengawasan ketat serta penyesuaian terapi oleh tenaga kesehatan,” tuturnya. Penyesuaian dosis obat atau insulin sangat penting untuk mencegah komplikasi serius seperti ketoasidosis atau dehidrasi berat.

Dengan memahami stratifikasi risiko ini, penderita diabetes diharapkan tidak hanya mengejar pahala ibadah, tetapi juga tetap memprioritaskan keselamatan diri. “Ini membantu pasien untuk mengambil keputusan bijak dengan mempertimbangkan keselamatan diri,” pungkasnya.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Gegara Bahasan Politik, Ketua PPNI Ketapang Dipukul dan Dicekik di Ruang Kerjanya!

    Diduga Gegara Bahasan Politik, Ketua PPNI Ketapang Dipukul dan Dicekik di Ruang Kerjanya!

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Aksi premanisme mencederai institusi kesehatan di Kabupaten Ketapang. Eka Arianto, yang menjabat sebagai Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Ketapang sekaligus Plt. Kepala Puskesmas Ratu Berlian Tuan Tuan, dilaporkan menjadi korban penganiayaan di ruang kerjanya pada Rabu, 31 Desember 2025 lalu. Insiden pemukulan dan pencekikan ini diduga kuat dipicu oleh ketersinggungan pelaku […]

  • Prabowo Naikkan Anggaran Riset Perguruan Tinggi Jadi Rp12 Triliun

    Prabowo Naikkan Anggaran Riset Perguruan Tinggi Jadi Rp12 Triliun

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Presiden Prabowo Subianto menaikkan anggaran riset perguruan tinggi nasional menjadi Rp12 triliun. Nilai tersebut meningkat Rp4 triliun dari sebelumnya Rp8 triliun, atau sekitar 0,34 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengatakan, peningkatan anggaran riset tersebut mencerminkan kepercayaan Presiden terhadap peran strategis perguruan tinggi […]

  • Polda Kalbar Masuk Daftar, Kapolri Resmikan Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres

    Polda Kalbar Masuk Daftar, Kapolri Resmikan Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com — Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menjadi salah satu dari 11 Polda yang resmi memiliki Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO). Peresmian itu dilakukan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 21 Januari 2026. Pembentukan Direktorat PPA-PPO di tingkat Polda dan Polres, menurut Sigit, […]

  • Inflasi Terendah se-Kalbar, Pemkot Pontianak Perkuat Strategi 4K Jelang Imlek dan Ramadan

    Inflasi Terendah se-Kalbar, Pemkot Pontianak Perkuat Strategi 4K Jelang Imlek dan Ramadan

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalimantan Barat menggelar High Level Meeting (HLM) untuk memperkuat koordinasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Pertemuan strategis ini dipimpin langsung oleh Gubernur Kalbar, Ria Norsan, di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalbar pada Kamis (5/2/2026). Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, yang hadir dalam pertemuan tersebut menyatakan […]

  • 10 Film Indonesia Terlaris 2025: Jumbo Cetak Rekor, Agak Laen Dekati Posisi Puncak

    10 Film Indonesia Terlaris 2025: Jumbo Cetak Rekor, Agak Laen Dekati Posisi Puncak

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Industri perfilman Indonesia menutup tahun 2025 dengan capaian yang mencolok. Sepanjang tahun, bioskop Tanah Air diramaikan oleh film dari beragam genre, mulai dari animasi, komedi, horor, hingga drama romantis, yang mendapat sambutan luas dari masyarakat. Berdasarkan data dari situs Cinepoint, tercatat 10 film Indonesia berhasil meraih jumlah penonton terbanyak sepanjang 2025 dan mendominasi […]

  • Kunjungi PPG Landak, Karolin Margret Natasa Temukan Kasus Gizi Buruk Akibat Pernikahan Dini

    Kunjungi PPG Landak, Karolin Margret Natasa Temukan Kasus Gizi Buruk Akibat Pernikahan Dini

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Masalah gizi buruk pada anak di Kabupaten Landak dinilai tidak bisa dilepaskan dari persoalan sosial dan ekonomi keluarga yang masih rapuh. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, saat meninjau langsung Rumah Pusat Pemulihan Gizi (PPG) Kabupaten Landak pada Senin (26/1/2026). Dalam kunjungannya, Karolin berdialog langsung dengan keluarga pasien dan menemukan […]

expand_less