Rabu, 4 Mar 2026
Trending Tags
Beranda » Lifestyle » Penderita Diabetes Ingin Berpuasa? Kenali Skor Risiko dan Aturan Amannya Menurut Pakar RSUD SSMA

Penderita Diabetes Ingin Berpuasa? Kenali Skor Risiko dan Aturan Amannya Menurut Pakar RSUD SSMA

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com – Menjalankan ibadah puasa, baik Ramadhan maupun sunah, merupakan impian setiap muslim. Namun, bagi penderita diabetes atau diabetesi, ibadah ini memerlukan kesiapan fisik ekstra dan pengelolaan gula darah yang sangat ketat agar tidak membahayakan nyawa.

Menanggapi hal tersebut, RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak memberikan edukasi penting mengenai stratifikasi risiko puasa. Langkah ini bertujuan membantu pasien mengambil keputusan bijak sebelum mulai menahan lapar dan haus, Jumat (2/1/2026).

Edukator RSUD SSMA, Ns. Siti Rahima Harahap, S.Kep., menjelaskan bahwa stratifikasi risiko adalah proses pengelompokan pasien diabetes berdasarkan tingkat bahaya yang mungkin muncul selama berpuasa.

“Secara umum, pasien diabetes dibagi ke dalam beberapa kategori risiko, yaitu risiko tinggi, risiko sedang, dan risiko rendah,” ungkap Siti Rahima.

Penentuan kategori ini didasarkan pada skor kesehatan pasien yang meliputi kontrol gula darah hingga jenis pengobatan yang dikonsumsi:

Risiko Tinggi (Skor > 6): Pasien dengan gula darah belum terkontrol, sering mengalami hipoglikemia berat (gula darah turun drastis), memiliki komplikasi berat, atau menggunakan insulin campuran multipel harian. Sangat disarankan untuk tidak berpuasa.

Risiko Sedang (Skor 3,5 – 6): Pasien dengan gula darah kurang stabil, memiliki komplikasi tertentu, atau menggunakan obat yang berisiko memicu hipoglikemia. Pada kelompok ini, puasa masih dianggap berisiko dan disarankan untuk tidak berpuasa.

Risiko Rendah (Skor 0 – 3): Pasien dengan kontrol gula darah yang baik, patuh pada pola makan, dan memahami cara pemantauan gula darah mandiri. Kelompok ini diperbolehkan untuk berpuasa.

Siti Rahima menekankan, jika penderita diabetes dalam kategori risiko tinggi dan sedang tetap berniat menjalankan puasa, mereka tidak boleh melakukannya tanpa supervisi medis.

“Perlu pengawasan ketat serta penyesuaian terapi oleh tenaga kesehatan,” tuturnya. Penyesuaian dosis obat atau insulin sangat penting untuk mencegah komplikasi serius seperti ketoasidosis atau dehidrasi berat.

Dengan memahami stratifikasi risiko ini, penderita diabetes diharapkan tidak hanya mengejar pahala ibadah, tetapi juga tetap memprioritaskan keselamatan diri. “Ini membantu pasien untuk mengambil keputusan bijak dengan mempertimbangkan keselamatan diri,” pungkasnya.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Kopi Aroma Sabu” di Supadio: Lansia Penyelundup Narkotika Lintas Provinsi Diciduk

    “Kopi Aroma Sabu” di Supadio: Lansia Penyelundup Narkotika Lintas Provinsi Diciduk

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Sinergi apik antara Tim Labubu Satresnarkoba Polres Kubu Raya dengan Unit K9 Bea Cukai Bandara Internasional Supadio kembali membuahkan hasil. Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu yang disamarkan di dalam kemasan bubuk kopi berhasil digagalkan sebelum sempat diterbangkan menuju Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Seorang pria lansia berinisial SY (57) tak berkutik setelah pelarian […]

  • Inflasi Terendah se-Kalbar, Pemkot Pontianak Perkuat Strategi 4K Jelang Imlek dan Ramadan

    Inflasi Terendah se-Kalbar, Pemkot Pontianak Perkuat Strategi 4K Jelang Imlek dan Ramadan

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalimantan Barat menggelar High Level Meeting (HLM) untuk memperkuat koordinasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Pertemuan strategis ini dipimpin langsung oleh Gubernur Kalbar, Ria Norsan, di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalbar pada Kamis (5/2/2026). Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, yang hadir dalam pertemuan tersebut menyatakan […]

  • Pengabdian Sunyi PPSU Pontianak: Dari Sapu Jalan Hingga Panggilan ke Tanah Suci

    Pengabdian Sunyi PPSU Pontianak: Dari Sapu Jalan Hingga Panggilan ke Tanah Suci

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Kom/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Di balik predikat Pontianak sebagai kota yang bersih dan nyaman, ada tangan-tangan dingin yang bekerja dalam sunyi sebelum fajar menyingsing. Salah satunya adalah Satiman (54), seorang petugas penyapuan jalan yang telah mengabdikan dirinya selama 33 tahun untuk menjaga wajah ibu kota Provinsi Kalimantan Barat ini tetap asri. Bagi Satiman, setiap ayunan sapu di […]

  • Wagub Krisantus Kurniawan Nyalon Ketua Umum Perbakin Kalbar, Bidik Prestasi Nasional

    Wagub Krisantus Kurniawan Nyalon Ketua Umum Perbakin Kalbar, Bidik Prestasi Nasional

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berkomitmen penuh untuk mendorong peningkatan prestasi olahraga menembak di kancah nasional maupun internasional. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, saat menerima audiensi pengurus Perbakin Kalbar di ruang kerjanya pada Kamis (8/1/2026). Dalam pertemuan tersebut, Wagub menekankan pentingnya profesionalisme dalam pengelolaan organisasi agar melahirkan atlet-atlet menembak […]

  • Sah! Mantan Kepala Bappeda Ambrosius Sadau Kini Jabat Sekda Kapuas Hulu, Bupati Titip Sinergi Solid

    Sah! Mantan Kepala Bappeda Ambrosius Sadau Kini Jabat Sekda Kapuas Hulu, Bupati Titip Sinergi Solid

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu kini memiliki pimpinan manajerial ASN definitif. Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, secara resmi melantik Ambrosius Sadau sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas Hulu dalam upacara pengambilan sumpah jabatan di Aula Sekretariat DPRD Kapuas Hulu, Senin (5/1/2026). Ambrosius Sadau, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), terpilih […]

  • Sinergi Pemkot & Adhyaksa: Yanieta Arbiastutie Pastikan TK Adhyaksa XI Jadi Ruang Aman Pembentuk Karakter Anak

    Sinergi Pemkot & Adhyaksa: Yanieta Arbiastutie Pastikan TK Adhyaksa XI Jadi Ruang Aman Pembentuk Karakter Anak

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Sebagai bentuk komitmen dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas sejak dini, Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie Kamtono, melakukan kunjungan kerja ke Taman Kanak-kanak (TK) Adhyaksa XI, Kamis (15/1/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan setiap satuan pendidikan di Kota Pontianak mampu menghadirkan lingkungan belajar yang tidak hanya edukatif, […]

expand_less