Rabu, 3 Jun 2026
Trending Tags
Beranda » News » Percepat Makan Bergizi Gratis di Kalbar, Sekda Harisson dan Kapendam XII/Tpr Bahas Pembangunan Dapur SPPG

Percepat Makan Bergizi Gratis di Kalbar, Sekda Harisson dan Kapendam XII/Tpr Bahas Pembangunan Dapur SPPG

  • account_circle Adp/Tim
  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat (Sekda Kalbar), Harisson, menerima kunjungan kerja Kapendam XII/Tanjungpura, Kolonel Inf. Yusub Dody Sandra, di Ruang Kerja Sekda pada Selasa (10/3/2026). Pertemuan ini difokuskan pada penguatan sinergi untuk mempercepat program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh wilayah Kalimantan Barat.

Fokus utama pembahasan adalah pembangunan infrastruktur pendukung berupa dapur umum atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pihak TNI saat ini tengah melakukan pendataan intensif untuk memastikan setiap tahapan produksi makanan memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah pusat.

“Kami melakukan penelitian dan pengumpulan data terkait pelaksanaan program MBG di daerah, termasuk melihat proses produksi serta kesiapan dapur yang ada di Kalbar,” ujar Kolonel Inf. Yusub Dody Sandra.

Sekda Kalbar, Harisson, mengungkapkan bahwa peran pemerintah daerah kini semakin aktif setelah sebelumnya sempat dilakukan koordinasi mendalam dengan Gubernur Kalbar. Ia menjelaskan bahwa tantangan utama pelaksanaan program ini terletak pada perbedaan geografis antara wilayah perkotaan dan pedesaan.

Di wilayah perkotaan, operasional MBG relatif lancar. Namun, untuk daerah terpencil, Harisson menjelaskan bahwa pengelolaan SPPG akan dimaksimalkan melalui pemerintah desa dengan pengawasan ketat dari tenaga medis.

“Untuk daerah terpencil, SPPG biasanya dikelola oleh desa. Sementara mutu dan kualitas gizi makanan dipantau oleh tenaga kesehatan, khususnya ahli gizi dari Puskesmas,” jelas Harisson pada Selasa (10/3/2026).

Harisson juga menyoroti potensi ekonomi dari program ini. Selain memperbaiki gizi anak sekolah, kehadiran dapur-dapur MBG di setiap wilayah diharapkan mampu menyerap tenaga kerja lokal, sehingga berdampak pada pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitar lokasi SPPG.

Terkait kendala pembangunan fisik dapur, masalah legalitas lahan menjadi sorotan utama. Pemerintah pusat mensyaratkan lahan pembangunan SPPG harus memiliki status hukum yang jelas, baik bersertifikat maupun hak milik.

“Yang dibutuhkan saat ini adalah menyiapkan lahan dengan status yang jelas. Jika sudah tersedia, maka dapat segera dilaporkan ke pusat untuk diproses pembangunan dapurnya,” tambahnya. Meski demikian, ia mengakui bahwa ketersediaan lahan milik pemerintah, terutama di perkotaan, saat ini masih terbatas.

Harisson menyambut baik keterlibatan TNI dalam pengawasan lapangan. Menurutnya, aspek kedisiplinan TNI sangat dibutuhkan untuk menjamin keamanan pangan dan mencegah terjadinya insiden seperti keracunan makanan atau penyalahgunaan anggaran.

“TNI memiliki kedisiplinan yang tinggi. Hal ini penting untuk memastikan proses penyediaan makanan dilakukan dengan baik dan anggaran yang ada benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkas Harisson.

Melalui pendampingan dari TNI dan pengawasan dari ahli gizi Puskesmas, Pemprov Kalbar optimis program Makan Bergizi Gratis akan menjadi motor penggerak kualitas sumber daya manusia sekaligus ekonomi daerah.

  • Penulis: Adp/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir di 28 Desa Kabupaten Landak Surut, Pengungsi Mulai Tinggalkan Posko Kembali ke Rumah

    Banjir di 28 Desa Kabupaten Landak Surut, Pengungsi Mulai Tinggalkan Posko Kembali ke Rumah

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Kabar melegakan datang dari Bumi Khatulistiwa. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak mengonfirmasi bahwa banjir yang sempat mengepung pemukiman warga kini telah surut sepenuhnya. Berdasarkan data rekapan hingga Selasa (13/1/2026) siang, tercatat 28 desa yang sebelumnya terendam air kini telah kembali ke kondisi normal. Desa-desa tersebut tersebar di sembilan kecamatan, mulai dari […]

  • Tak Ada Toleransi Lagi, Satpol PP Landak Angkut Sisa Lapak Pedagang di Zona Terlarang Pasar Tungkul

    Tak Ada Toleransi Lagi, Satpol PP Landak Angkut Sisa Lapak Pedagang di Zona Terlarang Pasar Tungkul

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Tim gabungan Pemerintah Kabupaten Landak melakukan tindakan tegas dengan menertibkan lapak-lapak pedagang yang nekat melanggar zona larangan berjualan di kawasan Pasar Rakyat, Dusun Tungkul, Desa Hilir Kantor, Kecamatan Ngabang. Operasi pembersihan yang berlangsung pada Senin (19/1/2026) siang ini melibatkan personel dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Diskumindag, hingga Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Landak. Meski […]

  • Sidak Pasca Libur Nataru: Bupati Sekadau Aron Sisir OPD, Pastikan ASN Tak Tambah Libur

    Sidak Pasca Libur Nataru: Bupati Sekadau Aron Sisir OPD, Pastikan ASN Tak Tambah Libur

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Hari pertama masuk kerja usai libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 dimanfaatkan Bupati Sekadau, Aron, untuk memastikan roda pemerintahan kembali berputar maksimal. Bupati memimpin langsung rangkaian Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sekadau, Senin (5/1/2026). Langkah tegas ini diambil bukan hanya untuk memantau absensi […]

  • Cegah Pencemaran Air Tanah, Pemkab Landak Wajibkan Dapur MBG di SPPG Miliki IPAL

    Cegah Pencemaran Air Tanah, Pemkab Landak Wajibkan Dapur MBG di SPPG Miliki IPAL

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kabupaten Landak mulai memperketat penataan sistem sanitasi di berbagai fasilitas publik. Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dapur di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kini menjadi prioritas utama demi menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat luas. Langkah strategis ini diawali dengan digelarnya sosialisasi program di Aula Besar Kantor Bupati Landak, Ngabang, pada […]

  • Perjuangkan Nasib Ratusan Ribu Penambang, Wagub Kalbar Krisantus Ingin Legalkan PETI Jadi WPR

    Perjuangkan Nasib Ratusan Ribu Penambang, Wagub Kalbar Krisantus Ingin Legalkan PETI Jadi WPR

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk memperjuangkan legalitas aktivitas pertambangan masyarakat. Langkah ini diambil guna mengubah status Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) menjadi Pertambangan Rakyat yang berizin agar manfaatnya nyata bagi rakyat dan daerah. Penegasan tersebut disampaikan Wagub Krisantus saat menerima audiensi Pemerintah Kabupaten Sintang dan perwakilan masyarakat […]

  • Rapor Merah Narkoba di Sekadau Sepanjang 2025, Polisi Juga Bidik Kasus Korupsi Ratusan Juta!

    Rapor Merah Narkoba di Sekadau Sepanjang 2025, Polisi Juga Bidik Kasus Korupsi Ratusan Juta!

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Kepolisian Resor (Polres) Sekadau membeberkan catatan kriminalitas sepanjang tahun 2025 dalam rilis akhir tahun di Mapolres Sekadau. Dari total 117 perkara yang ditangani, kasus penyalahgunaan narkotika masih menjadi momok utama yang mendominasi daftar kejahatan di Kabupaten Sekadau. Wakapolres Sekadau, Kompol Asep Mustopa Kamil, mengungkapkan bahwa meskipun mayoritas kasus berhasil diselesaikan, dinamika kejahatan di […]

expand_less