Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » Artikel » Ayah dan Anak Keliling Dunia Naik Sepeda, Temukan Kebaikan Manusia di Setiap Negara

Ayah dan Anak Keliling Dunia Naik Sepeda, Temukan Kebaikan Manusia di Setiap Negara

  • account_circle Pontianak Metro
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.com – Petualangan bersepeda keliling dunia yang dijalani George Kohler dan putranya, Josh Kohler, menjelma menjadi kisah inspiratif tentang kemanusiaan tanpa batas. Bagi pasangan ayah-anak asal Inggris ini, perjalanan panjang lintas benua bukan sekadar soal memecahkan rekor dunia, tetapi tentang menemukan kebaikan manusia di setiap sudut bumi.

Berangkat dari rumah mereka di dekat Great Yarmouth, Norfolk, pada Maret lalu, George (56) dan Josh (22) telah menempuh ribuan kilometer melintasi Eropa, Asia Tengah, China, Asia Tenggara, hingga Indonesia, sebelum melanjutkan perjalanan ke Australia.

Target mereka adalah kembali ke Inggris pada Mei mendatang, sambil mencatatkan tiga rekor dunia sekaligus—ayah dan anak yang bersepeda paling jauh, paling cepat, dan melintasi negara terbanyak.

Di balik ambisi tersebut, terselip misi kemanusiaan. George dan Josh menggalang dana ribuan pound untuk Unicef, sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak di berbagai belahan dunia. “Pengalaman ini benar-benar di luar dugaan. Semua orang yang kami temui begitu baik, seolah kebaikan menjadi bahasa universal,” ujar Josh.

Sepanjang perjalanan, bantuan datang dari orang-orang yang sama sekali tak mereka kenal. Mulai dari tempat menginap gratis, makanan hangat, hingga sebotol air di tengah rute panjang yang sepi. Salah satu momen paling membekas terjadi di pedalaman Turki, ketika seorang gembala mengundang mereka sarapan sederhana dengan telur dan keju di tengah alam terbuka.

Meski sempat tertinggal dari target rekor tercepat, George dan Josh mengubah strategi dengan menambah rute perjalanan demi memecahkan rekor jumlah negara terbanyak yang dilalui dengan sepeda.

Saat diwawancarai, keduanya tengah beristirahat di sebuah rumah terpencil di Dataran Nullarbor, Australia, gurun sepanjang sekitar 1.200 kilometer yang mereka sebut sebagai tantangan terberat selama perjalanan. “Gurun ini indah, tapi juga sangat menguras mental. Jalan lurus tanpa akhir, angin kencang, dan panas ekstrem benar-benar menguji ketahanan kami,” kata George.

Tak hanya tantangan alam, kendala teknis pun kerap muncul. Gir sepeda rusak di Indonesia, sementara insiden jatuh dialami di Uzbekistan. Namun bagi mereka, titik terendah justru menjadi pelajaran berharga. “Saat berhasil melewati masalah, rasanya seperti kemenangan kecil yang sangat berarti,” ujar George.

Di sela-sela tantangan, mereka juga menikmati pemandangan luar biasa, mulai dari balon udara di Cappadocia, terasering padi raksasa di China, kunjungan ke suaka panda, hingga menyusuri Tembok Besar China. Bahkan, mereka merencanakan kejutan dengan mengajak ibu Josh bergabung di Bali untuk merayakan ulang tahun pernikahan ke-30 orang tuanya.

Natal tahun ini pun terasa istimewa. Keluarga Kohler berharap bisa merayakannya di area perkemahan dekat pantai Australia, sebuah momen yang mereka yakini akan dikenang seumur hidup.

Di balik layar perjalanan epik ini, Jane Kohler, istri George, memegang peran penting. Ia mengatur logistik sekaligus menjadi sandaran emosional saat kelelahan melanda. “Saya sering menerima pesan saat mereka hampir menyerah. Tugas saya hanya satu, memastikan mereka tahu bahwa mereka tidak sendirian,” ujar Jane.

Bagi George, rekor dunia hanyalah bonus. “Yang terpenting adalah menyadari betapa baiknya orang-orang di dunia ini dan menginspirasi orang lain untuk berani bermimpi besar,” katanya.

Kisah George dan Josh Kohler kini menjadi inspirasi global, membuktikan bahwa petualangan, kemanusiaan, dan ikatan keluarga dapat berpadu dalam satu perjalanan luar biasa—mengayuh sepeda, menembus batas, dan menyatukan dunia melalui kebaikan. (*/)

  • Penulis: Pontianak Metro

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Singkawang Bertindak! Buntut Tarif Parkir Rp30 Ribu yang Viral di Medsos

    Pemkot Singkawang Bertindak! Buntut Tarif Parkir Rp30 Ribu yang Viral di Medsos

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Citra pariwisata Kota Singkawang terusik oleh gelombang keluhan masyarakat terkait tarif parkir selangit selama libur Natal dan Tahun Baru 2026. Merespons viralnya tarif parkir yang mencapai Rp30.000 di kawasan pantai, Pemerintah Kota Singkawang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan langkah penertiban kilat pada Rabu (7/1/2026). Langkah ini diambil setelah […]

  • 8 Ton Gula Kelapa Kalbar Senilai Rp83 Juta Tembus Pasar Internasional via Entikong

    8 Ton Gula Kelapa Kalbar Senilai Rp83 Juta Tembus Pasar Internasional via Entikong

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Geliat ekonomi di wilayah perbatasan Kalimantan Barat langsung tancap gas di awal tahun 2026. Karantina Kalimantan Barat melalui Satuan Pelayanan (Satpel) PLBN Entikong sukses memfasilitasi ekspor perdana komoditas gula kelapa sebanyak 8 ton untuk memenuhi permintaan pasar luar negeri pada minggu pertama Januari. Produk unggulan daerah ini memiliki nilai ekonomi mencapai Rp83.790.000, yang […]

  • Polres Sekadau Cegat Pengedar Sabu asal Sanggau di Rumah Makan Desa Peniti

    Polres Sekadau Cegat Pengedar Sabu asal Sanggau di Rumah Makan Desa Peniti

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sekadau kembali menunjukkan taringnya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di awal tahun 2026. Dalam sebuah operasi senyap, petugas berhasil mencegat dua pria asal Kabupaten Sanggau yang hendak memasok narkotika jenis sabu ke wilayah Sekadau, Rabu (14/1/2026). Penangkapan yang terjadi sekitar pukul 22.00 WIB ini berlokasi di sebuah rumah […]

  • Prabowo Naikkan Anggaran Riset Perguruan Tinggi Jadi Rp12 Triliun

    Prabowo Naikkan Anggaran Riset Perguruan Tinggi Jadi Rp12 Triliun

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Presiden Prabowo Subianto menaikkan anggaran riset perguruan tinggi nasional menjadi Rp12 triliun. Nilai tersebut meningkat Rp4 triliun dari sebelumnya Rp8 triliun, atau sekitar 0,34 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengatakan, peningkatan anggaran riset tersebut mencerminkan kepercayaan Presiden terhadap peran strategis perguruan tinggi […]

  • Polisi Pasang Police Line di Lokasi Karhutla Kuala Mandor B, Pelaku Pembakaran Terancam Denda Rp5 Miliar

    Polisi Pasang Police Line di Lokasi Karhutla Kuala Mandor B, Pelaku Pembakaran Terancam Denda Rp5 Miliar

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Jajaran Polsek Kuala Mandor B bergerak cepat melakukan pengecekan dan pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) setelah terpantau sejumlah titik api melalui aplikasi Lancang Kuning dan SIPONGI pada Rabu (28/1/2026). Berdasarkan monitoring digital tersebut, terdeteksi sebanyak 10 titik api yang tersebar di dua lokasi berbeda dalam satu hamparan lahan gambut kering di wilayah […]

  • Sah Jadi WBTB! Tradisi “Aek Pengusir” dan Kue Cengkaruk Mempawah Terima Sertifikat Nasional

    Sah Jadi WBTB! Tradisi “Aek Pengusir” dan Kue Cengkaruk Mempawah Terima Sertifikat Nasional

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kabupaten Mempawah kembali menorehkan prestasi di bidang pelestarian budaya. Tiga kekayaan kuliner khas Bumi Galaherang, yakni Aek Serbat, Kue Cengkaruk, dan Kue Dokok-dokok Telanjang, kini resmi menyandang status sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) tingkat nasional. Penyerahan sertifikat tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, kepada Bupati Mempawah, Erlina, usai Upacara […]

expand_less