Ancaman Ganda Awal Tahun! Polres Kubu Raya Imbau Warga Tepian Kapuas Waspada Rob dan Puting Beliung
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
- print Cetak

Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade. | Ancaman Ganda Awal Tahun! Polres Kubu Raya Imbau Warga Tepian Kapuas Waspada Rob dan Puting Beliung. (Foto: Humas)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PontianakMetro.Com – Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya mengeluarkan imbauan penting bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama yang bermukim di sepanjang tepian Sungai Kapuas dan wilayah pesisir. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan ekstra menghadapi potensi banjir rob dan ancaman angin puting beliung dalam beberapa hari ke depan.
Langkah antisipasi ini diambil menyusul peringatan dini dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kalimantan Barat pada Selasa (6/1/2026), yang memprediksi terjadinya pasang air laut maksimum.
Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade, menjelaskan bahwa pasang laut maksimum berdampak langsung pada kenaikan permukaan air sungai yang dapat merendam pemukiman warga di dataran rendah.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan tepian Sungai Kapuas dan daerah rawan genangan, agar tetap waspada. Pasang air laut ini bisa mengganggu aktivitas dan membahayakan keselamatan jika tidak diantisipasi sejak dini,” ujar Aiptu Ade.
Warga disarankan untuk segera mengamankan barang-barang berharga dan barang elektronik ke tempat yang lebih tinggi, serta menghindari aktivitas di luar rumah saat air pasang mencapai puncaknya.
Selain ancaman air, Polres Kubu Raya juga menyoroti potensi angin puting beliung yang kerap muncul mendadak saat perubahan cuaca ekstrem. Angin kencang ini berisiko merobohkan bangunan tua, pohon besar, hingga papan baliho.
“Jika terjadi hujan lebat disertai angin kencang, segera cari tempat aman. Jauhi pepohonan, baliho, atau bangunan yang rentan roboh untuk menghindari jatuh korban,” tegas Ade.
Guna memastikan situasi tetap kondusif, jajaran Polres Kubu Raya terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan melakukan pemantauan rutin di lapangan. Masyarakat diminta tidak mudah termakan isu hoaks dan tetap berpatokan pada informasi resmi dari BMKG.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Segera laporkan kepada pihak kepolisian melalui layanan darurat atau aparat setempat jika terjadi situasi bencana atau kondisi darurat di lingkungan Anda,” pungkasnya.
Dengan sinergi antara peringatan dini kepolisian dan kesadaran masyarakat, diharapkan dampak kerugian materiil maupun jiwa akibat cuaca ekstrem di awal tahun 2026 ini dapat diminimalisir.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: Humas Polres

Saat ini belum ada komentar