Selasa, 28 Jul 2026
Trending Tags
Beranda » Headline » Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Pontianak 2025, Dinkes Ingatkan Bahaya “Silent Killer”

Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Pontianak 2025, Dinkes Ingatkan Bahaya “Silent Killer”

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Tantangan kesehatan masyarakat di Kota Pontianak kini mengalami pergeseran signifikan. Bukan lagi penyakit infeksi, melainkan penyakit tidak menular yang berkaitan erat dengan pola hidup kini mendominasi kunjungan di fasilitas kesehatan tingkat pertama.

Berdasarkan data sepanjang tahun 2025, Hipertensi Esensial (darah tinggi) menempati urutan pertama dari 10 besar penyakit yang ditangani Puskesmas di Kota Pontianak dengan total 54.409 kasus. Angka ini jauh melampaui kasus nasofaringitis akut (flu) di posisi kedua dengan 44.912 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Saptiko, menegaskan bahwa tingginya angka ini harus menjadi peringatan serius bagi warga untuk segera memperbaiki gaya hidup. Menurutnya, hipertensi sering kali disebut sebagai silent killer karena banyak penderita yang tidak menyadari kondisinya sampai terjadi komplikasi berat.

“Sekarang yang paling banyak adalah hipertensi. Berarti ini harus memperbaiki pola hidup, terutama konsumsi makanan tidak boleh berlebih, harus olahraga, istirahat cukup, dan kelola stres,” ujar Saptiko pada Selasa (31/3/2026).

Data 5 Besar Penyakit di Puskesmas Pontianak (2025)

1. Hipertensi Esensial: 54.409 Kasus
2. Nasofaringitis Akut (Flu): 44.912 Kasus
3. Dispepsia (Gangguan Lambung): 28.448 Kasus
4. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA): 20.575 Kasus
5. Diabetes Melitus: 19.522 Kasus

Saptiko menambahkan, pengobatan hipertensi tidak bisa hanya mengandalkan obat-obatan kimia. Pasien wajib melakukan perubahan perilaku secara konsisten, mulai dari pengaturan gizi hingga aktivitas fisik yang rutin.

“Penyembuhannya satu, dia harus cek rutin tekanan darahnya, minum obat, dan mengubah perilaku hidup. Jangan sampai nanti sudah stroke baru tahu kalau darah tinggi,” jelasnya.

Memasuki awal tahun 2026, Dinas Kesehatan mencermati adanya tren kenaikan kasus hipertensi sekitar 10 persen. Fenomena ini mempertegas bahwa masalah kesehatan saat ini bukan lagi didominasi oleh infeksi kuman atau bakteri, melainkan akibat gaya hidup yang tidak sehat (konsumsi garam, gula, dan lemak berlebih).

Sebagai langkah antisipasi, Dinkes Kota Pontianak akan terus memperkuat program cek kesehatan gratis di berbagai titik. Deteksi dini dinilai sangat krusial agar penyakit ini tidak berkembang menjadi komplikasi fatal seperti gagal ginjal, penyakit jantung, hingga stroke.

“Masyarakat harus mengerti potensi penyakitnya lebih dini agar bisa dikelola dengan baik. Kami akan terus sosialisasikan pengendalian konsumsi garam dan pentingnya olahraga rutin,” pungkas Saptiko.

Sepanjang 2025, total 10 penyakit terbesar yang ditangani seluruh Puskesmas di Pontianak mencapai 235.275 kasus, di mana hipertensi menjadi kontributor utamanya.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inflasi Terendah se-Kalbar, Pemkot Pontianak Perkuat Strategi 4K Jelang Imlek dan Ramadan

    Inflasi Terendah se-Kalbar, Pemkot Pontianak Perkuat Strategi 4K Jelang Imlek dan Ramadan

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalimantan Barat menggelar High Level Meeting (HLM) untuk memperkuat koordinasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Pertemuan strategis ini dipimpin langsung oleh Gubernur Kalbar, Ria Norsan, di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalbar pada Kamis (5/2/2026). Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, yang hadir dalam pertemuan tersebut menyatakan […]

  • Perangi Penyakit Katastropik, Menkes Bawa Layanan Jantung dan Kanker ke RSUD Syarif Idrus Kubu Raya

    Perangi Penyakit Katastropik, Menkes Bawa Layanan Jantung dan Kanker ke RSUD Syarif Idrus Kubu Raya

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pembangunan sektor kesehatan di Kalimantan Barat memasuki babak baru dengan hadirnya fasilitas medis modern di Kabupaten Kubu Raya. Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, didampingi Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, meninjau langsung progres pembangunan gedung baru RSUD Tuan Besar Syarif Idrus pada Jumat (6/2/2026). Rumah sakit ini merupakan bagian dari program strategis nasional […]

  • Pelaku dan Motif Pembunuhan Karyawan Indomaret Sanggau Terungkap: Perkara Utang Rp700 Ribu

    Pelaku dan Motif Pembunuhan Karyawan Indomaret Sanggau Terungkap: Perkara Utang Rp700 Ribu

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Teka-teki penemuan jasad karyawan minimarket dalam karung di Gang Bengkawan, Kabupaten Sanggau, akhirnya terjawab. Kepolisian berhasil meringkus pelaku sekaligus mengungkap motif di balik aksi keji yang terjadi pada malam pergantian tahun tersebut. Tersangka berinisial WF (24) tega menghabisi nyawa temannya sendiri, M (18), hanya karena dipicu perselisihan masalah utang piutang yang nilainya tergolong […]

  • Kubu Raya Siaga Karhutla! Bupati Sujiwo: Jangan Ada Petugas Lapangan yang Kelaparan atau Kehabisan Bensin

    Kubu Raya Siaga Karhutla! Bupati Sujiwo: Jangan Ada Petugas Lapangan yang Kelaparan atau Kehabisan Bensin

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Mus Mussin
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bersama Kepolisian Resor Kubu Raya mempertegas kesiapsiagaan menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di awal tahun 2026. Bupati Kubu Raya, Sujiwo, memimpin langsung apel siaga yang digelar di halaman Kantor Bupati pada Selasa (20/1/2026) pagi. Apel ini menjadi momentum konsolidasi kekuatan untuk mencegah krisis asap yang kerap melanda […]

  • “Bohong Soal Perut!” Kapolda Kalbar Irjen Pipit Rismanto Bongkar Kedok di Balik Tambang Ilegal

    “Bohong Soal Perut!” Kapolda Kalbar Irjen Pipit Rismanto Bongkar Kedok di Balik Tambang Ilegal

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Tim Liputan
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto, menegaskan komitmennya untuk tidak memberikan ruang bagi aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah hukum Kalimantan Barat. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers akhir tahun 2025 yang digelar di Mapolda Kalbar, Rabu siang (31/12/2025). Dengan nada bicara yang tegas, jenderal bintang dua ini menepis anggapan bahwa […]

  • Welcome Parade Kapolres Sekadau 2026: AKBP Andhika Wiratama Disambut Adat Dayak dan Melayu

    Welcome Parade Kapolres Sekadau 2026: AKBP Andhika Wiratama Disambut Adat Dayak dan Melayu

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Kepolisian Resor (Polres) Sekadau menggelar tradisi Farewell and Welcome Parade sebagai simbol estafet kepemimpinan dari AKBP Donny Molino Manoppo kepada Kapolres Sekadau yang baru, AKBP Andhika Wiratama. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di Mapolres Sekadau, Jalan Merdeka Timur, pada Rabu (7/1/2026). Penyambutan pimpinan baru di “Bumi Lawang Kuari” ini terasa istimewa dengan […]

expand_less