Senin, 26 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » Headline » Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Pontianak 2025, Dinkes Ingatkan Bahaya “Silent Killer”

Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Pontianak 2025, Dinkes Ingatkan Bahaya “Silent Killer”

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Tantangan kesehatan masyarakat di Kota Pontianak kini mengalami pergeseran signifikan. Bukan lagi penyakit infeksi, melainkan penyakit tidak menular yang berkaitan erat dengan pola hidup kini mendominasi kunjungan di fasilitas kesehatan tingkat pertama.

Berdasarkan data sepanjang tahun 2025, Hipertensi Esensial (darah tinggi) menempati urutan pertama dari 10 besar penyakit yang ditangani Puskesmas di Kota Pontianak dengan total 54.409 kasus. Angka ini jauh melampaui kasus nasofaringitis akut (flu) di posisi kedua dengan 44.912 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Saptiko, menegaskan bahwa tingginya angka ini harus menjadi peringatan serius bagi warga untuk segera memperbaiki gaya hidup. Menurutnya, hipertensi sering kali disebut sebagai silent killer karena banyak penderita yang tidak menyadari kondisinya sampai terjadi komplikasi berat.

“Sekarang yang paling banyak adalah hipertensi. Berarti ini harus memperbaiki pola hidup, terutama konsumsi makanan tidak boleh berlebih, harus olahraga, istirahat cukup, dan kelola stres,” ujar Saptiko pada Selasa (31/3/2026).

Data 5 Besar Penyakit di Puskesmas Pontianak (2025)

1. Hipertensi Esensial: 54.409 Kasus
2. Nasofaringitis Akut (Flu): 44.912 Kasus
3. Dispepsia (Gangguan Lambung): 28.448 Kasus
4. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA): 20.575 Kasus
5. Diabetes Melitus: 19.522 Kasus

Saptiko menambahkan, pengobatan hipertensi tidak bisa hanya mengandalkan obat-obatan kimia. Pasien wajib melakukan perubahan perilaku secara konsisten, mulai dari pengaturan gizi hingga aktivitas fisik yang rutin.

“Penyembuhannya satu, dia harus cek rutin tekanan darahnya, minum obat, dan mengubah perilaku hidup. Jangan sampai nanti sudah stroke baru tahu kalau darah tinggi,” jelasnya.

Memasuki awal tahun 2026, Dinas Kesehatan mencermati adanya tren kenaikan kasus hipertensi sekitar 10 persen. Fenomena ini mempertegas bahwa masalah kesehatan saat ini bukan lagi didominasi oleh infeksi kuman atau bakteri, melainkan akibat gaya hidup yang tidak sehat (konsumsi garam, gula, dan lemak berlebih).

Sebagai langkah antisipasi, Dinkes Kota Pontianak akan terus memperkuat program cek kesehatan gratis di berbagai titik. Deteksi dini dinilai sangat krusial agar penyakit ini tidak berkembang menjadi komplikasi fatal seperti gagal ginjal, penyakit jantung, hingga stroke.

“Masyarakat harus mengerti potensi penyakitnya lebih dini agar bisa dikelola dengan baik. Kami akan terus sosialisasikan pengendalian konsumsi garam dan pentingnya olahraga rutin,” pungkas Saptiko.

Sepanjang 2025, total 10 penyakit terbesar yang ditangani seluruh Puskesmas di Pontianak mencapai 235.275 kasus, di mana hipertensi menjadi kontributor utamanya.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Gratis! Begini Cara Skrining Kesehatan Online BPJS Kesehatan Lewat Mobile JKN

    Gratis! Begini Cara Skrining Kesehatan Online BPJS Kesehatan Lewat Mobile JKN

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – BPJS Kesehatan menyediakan layanan skrining riwayat kesehatan secara online yang dapat diakses dengan mudah dan gratis oleh seluruh peserta aktif. Layanan ini merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif untuk mendeteksi lebih awal risiko penyakit tidak menular. Melalui skrining digital ini, peserta dapat mengetahui gambaran kondisi kesehatannya tanpa perlu datang langsung ke rumah […]

  • Wamen Kehutanan Tekankan Tata Kelola Berbasis Risiko Demi Hutan Berkelanjutan

    Wamen Kehutanan Tekankan Tata Kelola Berbasis Risiko Demi Hutan Berkelanjutan

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menegaskan bahwa pengelolaan hutan Indonesia ke depan harus ditopang tata kelola yang akuntabel, transparan, dan berintegritas. Menurut dia, pendekatan berbasis risiko menjadi kunci untuk memastikan setiap program kehutanan berjalan efektif sekaligus mencegah potensi penyimpangan sejak tahap perencanaan. “Pengelolaan hutan harus dilaksanakan melalui tata kelola yang kuat, dengan pengawasan […]

  • Langkah Strategis Siswa yang Memenuhi Syarat Menuju SNBP 2026: Cermati Berkas dan Aturan Mainnya

    Langkah Strategis Siswa yang Memenuhi Syarat Menuju SNBP 2026: Cermati Berkas dan Aturan Mainnya

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com –Menjadi siswa eligible atau memenuhi syarat merupakan langkah awal yang menguntungkan dalam seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Sebagai peserta Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), siswa berkesempatan masuk kampus impian tanpa tes melalui penilaian prestasi akademik maupun non-akademik. Selain pendaftaran yang tidak dipungut biaya, jalur ini juga menawarkan efisiensi waktu karena status mahasiswa baru […]

  • Banjir di 28 Desa Kabupaten Landak Surut, Pengungsi Mulai Tinggalkan Posko Kembali ke Rumah

    Banjir di 28 Desa Kabupaten Landak Surut, Pengungsi Mulai Tinggalkan Posko Kembali ke Rumah

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Kabar melegakan datang dari Bumi Khatulistiwa. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak mengonfirmasi bahwa banjir yang sempat mengepung pemukiman warga kini telah surut sepenuhnya. Berdasarkan data rekapan hingga Selasa (13/1/2026) siang, tercatat 28 desa yang sebelumnya terendam air kini telah kembali ke kondisi normal. Desa-desa tersebut tersebar di sembilan kecamatan, mulai dari […]

  • Lindungi Hak Anak, Dinsos Pontianak Edukasi Siswa SMP Agar Tak Tersangkut Kasus Hukum

    Lindungi Hak Anak, Dinsos Pontianak Edukasi Siswa SMP Agar Tak Tersangkut Kasus Hukum

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak melalui Dinas Sosial (Dinsos) terus memperkuat benteng perlindungan terhadap generasi muda. Langkah ini diwujudkan melalui sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak yang digelar di SMP Negeri 6 dan SMP Negeri 5 Kota Pontianak pada Senin (19/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari misi besar pemenuhan hak anak guna mempertegas status Pontianak […]

  • Marah Besar! Bupati Bala Kecewa Bos Agen LPG Tak Hadir Saat Rakyat Kesulitan Gas Subsidi

    Marah Besar! Bupati Bala Kecewa Bos Agen LPG Tak Hadir Saat Rakyat Kesulitan Gas Subsidi

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Suasana Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang memanas pada Kamis (15/1/2026). Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya saat memimpin rapat koordinasi darurat terkait kelangkaan dan meroketnya harga gas LPG 3 kg bersubsidi di wilayahnya. Kekecewaan Bupati bermula saat ia melakukan absensi peserta. Dari tujuh agen gas yang melayani masyarakat Sintang, […]

expand_less