Rabu, 2 Sep 2026
Trending Tags
Beranda » News » Diduga Gegara Bahasan Politik, Ketua PPNI Ketapang Dipukul dan Dicekik di Ruang Kerjanya!

Diduga Gegara Bahasan Politik, Ketua PPNI Ketapang Dipukul dan Dicekik di Ruang Kerjanya!

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com – Aksi premanisme mencederai institusi kesehatan di Kabupaten Ketapang. Eka Arianto, yang menjabat sebagai Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Ketapang sekaligus Plt. Kepala Puskesmas Ratu Berlian Tuan Tuan, dilaporkan menjadi korban penganiayaan di ruang kerjanya pada Rabu, 31 Desember 2025 lalu.

Insiden pemukulan dan pencekikan ini diduga kuat dipicu oleh ketersinggungan pelaku terkait pembahasan netralitas dalam politik praktis Pilkada Ketapang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat pelaku berinisial Uti Is bersama Uti Faradian mendatangi korban di Puskesmas Ratu Berlian sekitar pukul 09.00 WIB. Pelaku diduga memaksa korban untuk mengakui tuduhan bahwa kelompok tertentu mendukung salah satu pasangan calon Bupati Ketapang.

Saat korban menolak mengakui hal yang tidak pernah ia ucapkan, Uti Is naik pitam dan langsung melayangkan pukulan ke wajah serta mencekik leher korban. Akibatnya, Eka Arianto mengalami luka di leher, kesulitan menelan, hingga susah menggerakkan lehernya. Korban kini telah melakukan Visum et Repertum dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Ketapang.

Dugaan pemicu aksi kekerasan ini berawal dari percakapan informal enam bulan lalu. Saat itu, dalam kapasitasnya sebagai pimpinan organisasi, Eka Arianto sempat mengingatkan Uti Faradian untuk tidak terlibat dalam politik praktis dukung-mendukung calon bupati.

Namun, isi pembicaraan tersebut diduga sampai ke telinga Uti Is dengan narasi yang memancing emosi, hingga berujung pada aksi penganiayaan di lingkungan puskesmas tersebut.

Tindakan premanisme ini menuai kecaman keras dari Koordinator Zuriat Tanjungpura di Kota Pontianak, Uti Indra Nasrullah. Pihaknya menyesalkan kekerasan terhadap figur yang dinilai berprestasi dan santun tersebut.

“Eka ini anak yang baik, lahir dan besar di Desa Tanjungpura. Kalau tidak berprestasi tentu tidak terpilih sebagai Ketua PPNI Ketapang. Kami sangat menyesalkan pemukulan ini,” tegas Uti Indra, Rabu (7/1/2026) di Pontianak.

Zuriat Tanjungpura menyatakan dukungan penuh kepada Polres Ketapang untuk memproses hukum pelaku secara transparan dan maksimal. Tak hanya itu, mereka juga menyiapkan tim advokat untuk mendampingi Eka Arianto di persidangan nanti.

“Kami mendukung langkah Polres Ketapang. Kami siap memberikan advokasi berupa lawyer apabila kasus ini berlanjut di pengadilan,” pungkasnya.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Festival Musik Bangun Sahur di Masjid Jami Ditarget Jadi Etalase Budaya Sungai Pontianak

    Festival Musik Bangun Sahur di Masjid Jami Ditarget Jadi Etalase Budaya Sungai Pontianak

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota Pontianak memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Festival Musik Bangun Sahur yang dipusatkan di halaman Masjid Jami Sultan Syarif Abdurrahman. Agenda tahunan ini diharapkan mampu bertransformasi menjadi etalase budaya sungai yang ikonik bagi Kota Khatulistiwa. Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, menyampaikan bahwa festival ini bukan sekadar ajang kreativitas untuk membangunkan warga saat […]

  • Tahun Ini RSUD SSMA Pontianak Ditarget Bebas Atap Bocor, Edi Kamtono Instruksikan Rehab Berat

    Tahun Ini RSUD SSMA Pontianak Ditarget Bebas Atap Bocor, Edi Kamtono Instruksikan Rehab Berat

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, memberikan perhatian serius terhadap kualitas fasilitas kesehatan di Kota Khatulistiwa. Menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kondisi sarana dan prasarana, Edi meninjau langsung RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) pada Jumat (9/1/2026). Hasil pengecekan lapangan menunjukkan adanya beberapa kerusakan pada bangunan yang telah berusia 12 tahun tersebut, mulai dari […]

  • Transformasi Pontianak Timur: Edi Kamtono Targetkan Trotoar Sultan Hamid II dan Rusunawa Gang Semut

    Transformasi Pontianak Timur: Edi Kamtono Targetkan Trotoar Sultan Hamid II dan Rusunawa Gang Semut

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terus memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan penataan kawasan di Kecamatan Pontianak Timur. Pesatnya pertumbuhan permukiman dan jumlah penduduk di wilayah ini menjadi dasar bagi Pemkot untuk mempercepat pemerataan pembangunan. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengungkapkan berbagai rencana strategis tersebut usai Salat Subuh dalam rangkaian Safari Ramadan di Masjid Al […]

  • Kecelakaan Maut di Beduai Sanggau: Pelajar 17 Tahun Tewas Usai Tabrak Mobil Putar Arah

    Kecelakaan Maut di Beduai Sanggau: Pelajar 17 Tahun Tewas Usai Tabrak Mobil Putar Arah

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Kabar duka menyelimuti wilayah perbatasan pada Jumat pagi (9/1/2026). Seorang pelajar berinisial AVB (17) dilaporkan meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Beduai, Dusun Muara Beduai, Desa Kasromego, Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau. Insiden tragis ini terjadi saat aktivitas masyarakat sedang meningkat di jam sibuk, sekitar pukul 07.10 WIB. Kecelakaan bermula […]

  • Kemenkum Tegaskan Unjuk Rasa di KUHP Baru Cukup Pemberitahuan, Bukan Izin Polisi

    Kemenkum Tegaskan Unjuk Rasa di KUHP Baru Cukup Pemberitahuan, Bukan Izin Polisi

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Kementerian Hukum (Kemenkum) menegaskan bahwa Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru tidak mewajibkan penyelenggara aksi unjuk rasa untuk meminta izin kepada kepolisian. Ketentuan yang berlaku hanya mengatur kewajiban pemberitahuan, bukan perizinan, guna memastikan pengamanan dan pengaturan lalu lintas berjalan tertib. Penegasan tersebut disampaikan pemerintah dalam konferensi pers di Gedung Sekretariat Jenderal Kemenkum, […]

  • Kemenkes Tegaskan ‘Super Flu’ Subclade K Terkendali di Indonesia, Ini Fakta Sebaran dan Gejalanya

    Kemenkes Tegaskan ‘Super Flu’ Subclade K Terkendali di Indonesia, Ini Fakta Sebaran dan Gejalanya

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menegaskan bahwa situasi influenza A(H3N2) subclade K, yang sempat dijuluki “Super Flu”, hingga akhir Desember 2025 masih dalam kondisi terkendali dan tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan dibandingkan varian influenza lainnya. Direktur Penyakit Menular Kemenkes RI, dr. Prima Yosephine, menyatakan bahwa berdasarkan pemantauan nasional dan global, tidak ditemukan […]

expand_less