Rabu, 2 Sep 2026
Trending Tags
Beranda » News » Lahan Makam di Pontianak Kian Kritis, Edi Kamtono Lirik Kawasan RTH hingga Luar Kota

Lahan Makam di Pontianak Kian Kritis, Edi Kamtono Lirik Kawasan RTH hingga Luar Kota

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com – Kota Pontianak kini menghadapi tantangan serius terkait ketersediaan lahan pemakaman yang kian menipis. Seiring pertumbuhan penduduk yang pesat, mayoritas lahan makam yang ada saat ini—yang umumnya berstatus tanah wakaf—telah terisi penuh. Kondisi ini memaksa Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak bergerak cepat mencari solusi jangka panjang.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengungkapkan bahwa keterbatasan lahan ini telah mencapai level yang memerlukan langkah antisipatif segera agar tidak terjadi krisis ruang bagi warga yang meninggal dunia.

Guna menjawab kebutuhan tersebut, Edi memaparkan bahwa Pemkot telah memproses pembebasan lahan di beberapa titik strategis. Untuk wilayah Pontianak Utara, proses pembebasan telah dilakukan pada tahun 2025 lalu.

“Di Kecamatan Pontianak Barat, kita punya lahan sekitar dua hektare yang akan segera difungsikan sebagai area pemakaman. Namun, tantangan besar masih ada di wilayah Pontianak Tenggara, Selatan, dan Timur yang ketersediaan lahannya sangat terbatas,” jelas Edi Kamtono, Selasa (13/1/2026).

Edi menjelaskan bahwa pengadaan lahan makam tidaklah mudah karena harus mendapatkan persetujuan lingkungan sekitar. Untuk itu, Pemkot mengusung konsep makam yang berfungsi ganda sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH).

“Saya berharap lahan di kawasan konservasi dan jalur hijau tetap bisa dimanfaatkan sehingga luas pemakaman bertambah tanpa menghilangkan fungsi RTH. Makam yang tertata hijau justru akan memberikan kenyamanan bagi lingkungan,” tambahnya.

Menariknya, Wali Kota juga membuka opsi bagi pengembangan pemakaman di luar batas administrasi Kota Pontianak. Mengingat lahan di pusat kota yang sudah sangat padat, penggunaan lahan di Kabupaten Kubu Raya atau Mempawah dinilai sebagai solusi realistis.

“Bagi saya, tidak masalah makam berada di luar kota selama aksesnya tersedia dan tidak mengganggu aktivitas lain. Yang penting, warga memiliki kepastian tempat pemakaman,” tegasnya.

Di tengah keterbatasan anggaran dan lahan, Pemkot Pontianak sangat mengapresiasi masyarakat yang bersedia menghibahkan atau mewakafkan tanahnya. Saat ini, terdapat laporan warga di Pontianak Selatan yang sedang memproses administrasi hibah tanah untuk pemakaman.

Langkah kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat ini diharapkan mampu mengurangi beban kota dalam menyediakan fasilitas publik yang sangat krusial ini, sekaligus memastikan setiap warga mendapatkan hak pemakaman yang layak dan terorganisir dengan baik.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Prokopim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perjuangkan Nasib Ratusan Ribu Penambang, Wagub Kalbar Krisantus Ingin Legalkan PETI Jadi WPR

    Perjuangkan Nasib Ratusan Ribu Penambang, Wagub Kalbar Krisantus Ingin Legalkan PETI Jadi WPR

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk memperjuangkan legalitas aktivitas pertambangan masyarakat. Langkah ini diambil guna mengubah status Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) menjadi Pertambangan Rakyat yang berizin agar manfaatnya nyata bagi rakyat dan daerah. Penegasan tersebut disampaikan Wagub Krisantus saat menerima audiensi Pemerintah Kabupaten Sintang dan perwakilan masyarakat […]

  • Hampir 10 Juta Kg Komoditas Lolos: Karantina Kalbar Catat Rekor Ekspor Fantastis 2025 di PLBN Jagoi Babang

    Hampir 10 Juta Kg Komoditas Lolos: Karantina Kalbar Catat Rekor Ekspor Fantastis 2025 di PLBN Jagoi Babang

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Gerbang perbatasan di PLBN Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, mencatatkan kinerja ekspor yang luar biasa sepanjang tahun 2025. Karantina Kalimantan Barat melaporkan peningkatan signifikan pada volume dan frekuensi ekspor komoditas pertanian, peternakan, dan perikanan, jauh melampaui angka tahun sebelumnya. Data dari aplikasi BEST TRUST menunjukkan angka yang fantastis: 3.134 sertifikat karantina telah […]

  • Mahasiswa Universitas PGRI Pontianak Gelar KKL di Yayasan Rumah Rahayu, Dalami Penanganan dan Rehabilitasi Penyintas Narkoba

    Mahasiswa Universitas PGRI Pontianak Gelar KKL di Yayasan Rumah Rahayu, Dalami Penanganan dan Rehabilitasi Penyintas Narkoba

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Hendra Sulistiawan M.Pd
    • 0Komentar

    Pontianakmetro.com — Sejumlah mahasiswa Universitas PGRI Pontianak melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Yayasan Rumah Rahayu, yang beralamat di Jalan Pangeran Natakusuma, Gang Delima, Kota Pontianak. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini menjadi ajang bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat berbagai metode terapi yang diterapkan dalam penanganan pasien di yayasan tersebut. Dalam kegiatan ini, […]

  • Polisi Amankan Joki dan 6 Motor “Trondol” di Kubu Raya Usai Warga Lapor via Instagram Bupati

    Polisi Amankan Joki dan 6 Motor “Trondol” di Kubu Raya Usai Warga Lapor via Instagram Bupati

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Aksi adu kecepatan ilegal di Jalan Angkasa Pura, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, akhirnya terhenti di tangan aparat. Sebanyak 6 unit sepeda motor beserta joki dan pemiliknya berhasil diamankan jajaran Polres Kubu Raya pada Minggu (25/1/2026). Penangkapan ini bermula dari “curhatan” warga yang resah dengan aktivitas berbahaya tersebut. Masyarakat memilih melaporkan aksi […]

  • Kecelakaan Maut di Simpang Brimob Kubu Raya, Pelajar Tewas Usai Gagal Mendahului Mobil Boks

    Kecelakaan Maut di Simpang Brimob Kubu Raya, Pelajar Tewas Usai Gagal Mendahului Mobil Boks

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa kembali terjadi di wilayah hukum Polres Kubu Raya. Seorang pelajar berusia 18 tahun, Antonius Aristo, dilaporkan meninggal dunia setelah terlibat tabrakan dengan sebuah mobil boks di tikungan simpang empat Brimob, Jalan Adisucipto, Kecamatan Sungai Raya, pada Rabu (11/3/2026). Insiden tragis ini bermula saat korban yang mengendarai sepeda […]

  • Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Pelanggar di Kawasan Hutan Nasional

    Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Pelanggar di Kawasan Hutan Nasional

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam, khususnya yang beroperasi di kawasan hutan nasional. Komitmen itu diwujudkan melalui pencabutan izin terhadap 28 perusahaan yang terbukti melanggar ketentuan hukum. Keputusan tersebut diumumkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam keterangan pers di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, […]

expand_less