Rabu, 17 Jun 2026
Trending Tags
Beranda » News » Lahan Makam di Pontianak Kian Kritis, Edi Kamtono Lirik Kawasan RTH hingga Luar Kota

Lahan Makam di Pontianak Kian Kritis, Edi Kamtono Lirik Kawasan RTH hingga Luar Kota

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com – Kota Pontianak kini menghadapi tantangan serius terkait ketersediaan lahan pemakaman yang kian menipis. Seiring pertumbuhan penduduk yang pesat, mayoritas lahan makam yang ada saat ini—yang umumnya berstatus tanah wakaf—telah terisi penuh. Kondisi ini memaksa Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak bergerak cepat mencari solusi jangka panjang.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengungkapkan bahwa keterbatasan lahan ini telah mencapai level yang memerlukan langkah antisipatif segera agar tidak terjadi krisis ruang bagi warga yang meninggal dunia.

Guna menjawab kebutuhan tersebut, Edi memaparkan bahwa Pemkot telah memproses pembebasan lahan di beberapa titik strategis. Untuk wilayah Pontianak Utara, proses pembebasan telah dilakukan pada tahun 2025 lalu.

“Di Kecamatan Pontianak Barat, kita punya lahan sekitar dua hektare yang akan segera difungsikan sebagai area pemakaman. Namun, tantangan besar masih ada di wilayah Pontianak Tenggara, Selatan, dan Timur yang ketersediaan lahannya sangat terbatas,” jelas Edi Kamtono, Selasa (13/1/2026).

Edi menjelaskan bahwa pengadaan lahan makam tidaklah mudah karena harus mendapatkan persetujuan lingkungan sekitar. Untuk itu, Pemkot mengusung konsep makam yang berfungsi ganda sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH).

“Saya berharap lahan di kawasan konservasi dan jalur hijau tetap bisa dimanfaatkan sehingga luas pemakaman bertambah tanpa menghilangkan fungsi RTH. Makam yang tertata hijau justru akan memberikan kenyamanan bagi lingkungan,” tambahnya.

Menariknya, Wali Kota juga membuka opsi bagi pengembangan pemakaman di luar batas administrasi Kota Pontianak. Mengingat lahan di pusat kota yang sudah sangat padat, penggunaan lahan di Kabupaten Kubu Raya atau Mempawah dinilai sebagai solusi realistis.

“Bagi saya, tidak masalah makam berada di luar kota selama aksesnya tersedia dan tidak mengganggu aktivitas lain. Yang penting, warga memiliki kepastian tempat pemakaman,” tegasnya.

Di tengah keterbatasan anggaran dan lahan, Pemkot Pontianak sangat mengapresiasi masyarakat yang bersedia menghibahkan atau mewakafkan tanahnya. Saat ini, terdapat laporan warga di Pontianak Selatan yang sedang memproses administrasi hibah tanah untuk pemakaman.

Langkah kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat ini diharapkan mampu mengurangi beban kota dalam menyediakan fasilitas publik yang sangat krusial ini, sekaligus memastikan setiap warga mendapatkan hak pemakaman yang layak dan terorganisir dengan baik.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Prokopim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nekat Tanam Sawit di Luar Izin, Lahan PT CUT Disegel Sekda Sanggau: Terancam Denda Rp10 Miliar!

    Nekat Tanam Sawit di Luar Izin, Lahan PT CUT Disegel Sekda Sanggau: Terancam Denda Rp10 Miliar!

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Pemerintah Kabupaten Sanggau menunjukkan taringnya terhadap korporasi yang nekat menabrak aturan tata ruang. Dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sanggau, Aswin Khatib, tim gabungan menyegel 60 hektare lahan sawit milik PT Cipta Usaha Tani (CUT) di Desa Sei Muntik, Kecamatan Kapuas, Kamis (15/1/2026). Penyegelan ini dilakukan karena perusahaan kedapatan menanam sawit di atas […]

  • Pemilihan Duta Pendidikan FKIP Untan 2026: Satukan Visi, Perkuat Kontribusi, Wujudkan Langkah Bermakna

    Pemilihan Duta Pendidikan FKIP Untan 2026: Satukan Visi, Perkuat Kontribusi, Wujudkan Langkah Bermakna

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Dalam upaya memaksimalkan potensi mahasiswa sekaligus mengukuhkan peran mereka sebagai agen perubahan di lingkungan kampus, Dinas Pendidikan BEM FKIP Universitas Tanjungpura (Untan) kembali menggelar program tahunan, yakni Pemilihan Duta Pendidikan FKIP Untan 2026. Kegiatan yang mengusung tema besar “Satukan Visi, Perkuat Kontribusi, Wujudkan Langkah yang Berarti” ini mengandung tiga filosofi utama. Pertama, menyatukan visi dari berbagai […]

  • Dua Pekerja Tewas Tertimbun Abu di PLTU Sukabangun, DPRD Ketapang Tuntut Tanggung Jawab Vendor dan Pengelola

    Dua Pekerja Tewas Tertimbun Abu di PLTU Sukabangun, DPRD Ketapang Tuntut Tanggung Jawab Vendor dan Pengelola

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Tragedi kecelakaan kerja yang menewaskan dua orang pekerja di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sukabangun, Kabupaten Ketapang, memicu reaksi keras dari parlemen daerah. Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, Achmad Sholeh, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas insiden maut yang terjadi pada Rabu, 21 Januari 2026 tersebut. Sholeh mengungkapkan kekecewaannya karena insiden serupa bukan […]

  • Cuaca Ekstrem di Landak, Bupati Karolin Instruksikan BPBD dan Camat Siaga Banjir

    Cuaca Ekstrem di Landak, Bupati Karolin Instruksikan BPBD dan Camat Siaga Banjir

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh jajaran perangkat daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan penuh menghadapi potensi cuaca buruk. Imbauan ini menyusul peringatan dini dari BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio yang memprediksi hujan lebat disertai angin kencang di Kalimantan Barat pada 9 hingga 11 Januari 2026. Kondisi ini menempatkan Kabupaten […]

  • Ratu Elok Jadi Desa Pertama di Manis Mata yang Inisiasi Tanam Jagung Ketahanan Pangan

    Ratu Elok Jadi Desa Pertama di Manis Mata yang Inisiasi Tanam Jagung Ketahanan Pangan

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Desa Ratu Elok resmi mencatatkan diri sebagai pionir dalam memperkuat kedaulatan pangan di wilayah selatan Kabupaten Ketapang. Desa ini menjadi desa pertama di seluruh Kecamatan Manis Mata yang secara mandiri menginisiasi program penanaman jagung sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan daerah. Pencapaian bersejarah ini disaksikan langsung oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, yang hadir […]

  • Wagub Krisantus Kurniawan Nyalon Ketua Umum Perbakin Kalbar, Bidik Prestasi Nasional

    Wagub Krisantus Kurniawan Nyalon Ketua Umum Perbakin Kalbar, Bidik Prestasi Nasional

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berkomitmen penuh untuk mendorong peningkatan prestasi olahraga menembak di kancah nasional maupun internasional. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, saat menerima audiensi pengurus Perbakin Kalbar di ruang kerjanya pada Kamis (8/1/2026). Dalam pertemuan tersebut, Wagub menekankan pentingnya profesionalisme dalam pengelolaan organisasi agar melahirkan atlet-atlet menembak […]

expand_less