Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » News » Lahan Makam di Pontianak Kian Kritis, Edi Kamtono Lirik Kawasan RTH hingga Luar Kota

Lahan Makam di Pontianak Kian Kritis, Edi Kamtono Lirik Kawasan RTH hingga Luar Kota

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com – Kota Pontianak kini menghadapi tantangan serius terkait ketersediaan lahan pemakaman yang kian menipis. Seiring pertumbuhan penduduk yang pesat, mayoritas lahan makam yang ada saat ini—yang umumnya berstatus tanah wakaf—telah terisi penuh. Kondisi ini memaksa Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak bergerak cepat mencari solusi jangka panjang.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengungkapkan bahwa keterbatasan lahan ini telah mencapai level yang memerlukan langkah antisipatif segera agar tidak terjadi krisis ruang bagi warga yang meninggal dunia.

Guna menjawab kebutuhan tersebut, Edi memaparkan bahwa Pemkot telah memproses pembebasan lahan di beberapa titik strategis. Untuk wilayah Pontianak Utara, proses pembebasan telah dilakukan pada tahun 2025 lalu.

“Di Kecamatan Pontianak Barat, kita punya lahan sekitar dua hektare yang akan segera difungsikan sebagai area pemakaman. Namun, tantangan besar masih ada di wilayah Pontianak Tenggara, Selatan, dan Timur yang ketersediaan lahannya sangat terbatas,” jelas Edi Kamtono, Selasa (13/1/2026).

Edi menjelaskan bahwa pengadaan lahan makam tidaklah mudah karena harus mendapatkan persetujuan lingkungan sekitar. Untuk itu, Pemkot mengusung konsep makam yang berfungsi ganda sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH).

“Saya berharap lahan di kawasan konservasi dan jalur hijau tetap bisa dimanfaatkan sehingga luas pemakaman bertambah tanpa menghilangkan fungsi RTH. Makam yang tertata hijau justru akan memberikan kenyamanan bagi lingkungan,” tambahnya.

Menariknya, Wali Kota juga membuka opsi bagi pengembangan pemakaman di luar batas administrasi Kota Pontianak. Mengingat lahan di pusat kota yang sudah sangat padat, penggunaan lahan di Kabupaten Kubu Raya atau Mempawah dinilai sebagai solusi realistis.

“Bagi saya, tidak masalah makam berada di luar kota selama aksesnya tersedia dan tidak mengganggu aktivitas lain. Yang penting, warga memiliki kepastian tempat pemakaman,” tegasnya.

Di tengah keterbatasan anggaran dan lahan, Pemkot Pontianak sangat mengapresiasi masyarakat yang bersedia menghibahkan atau mewakafkan tanahnya. Saat ini, terdapat laporan warga di Pontianak Selatan yang sedang memproses administrasi hibah tanah untuk pemakaman.

Langkah kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat ini diharapkan mampu mengurangi beban kota dalam menyediakan fasilitas publik yang sangat krusial ini, sekaligus memastikan setiap warga mendapatkan hak pemakaman yang layak dan terorganisir dengan baik.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Prokopim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Prediksi Banjir Rob 2 Meter, Bang Midji: Air Main di Darat Karena Sungai Kapuas Sudah Cetek!

    Prediksi Banjir Rob 2 Meter, Bang Midji: Air Main di Darat Karena Sungai Kapuas Sudah Cetek!

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Potensi banjir rob besar mengancam Kota Pontianak pada Januari 2026 ini. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, memperingatkan warga bahwa berdasarkan prakiraan BMKG, ketinggian pasang air laut bisa mencapai dua meter, lebih tinggi dari bulan Desember lalu yang berada di angka 1,8 meter. Fenomena yang rutin menggenangi pemukiman warga ini turut memancing reaksi […]

  • Hanya Satu Calon yang Lolos, Seleksi Direktur PDAM Tirta Muare Ulakan Sambas Resmi Dihentikan

    Hanya Satu Calon yang Lolos, Seleksi Direktur PDAM Tirta Muare Ulakan Sambas Resmi Dihentikan

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Proses pemilihan Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Muare Ulakan Kabupaten Sambas menemui jalan buntu. Panitia Seleksi (Pansel) secara resmi mengumumkan bahwa tahapan seleksi untuk kursi pimpinan perusahaan daerah tersebut tidak dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya. Keputusan ini diambil setelah hasil rapat Pansel pada 8 Januari 2026 menunjukkan bahwa mayoritas pelamar […]

  • Kalbar Tancap Gas 2026! Pangkas Waktu Tempuh Pontianak-Kayong Utara Jadi 6 Jam dan Kejar Target IPM

    Kalbar Tancap Gas 2026! Pangkas Waktu Tempuh Pontianak-Kayong Utara Jadi 6 Jam dan Kejar Target IPM

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengawali tahun 2026 dengan target besar. Gubernur Kalbar, Ria Norsan, menegaskan komitmennya untuk membawa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalbar keluar dari posisi bawah dan menargetkan peringkat kedua di regional Kalimantan pada akhir masa jabatannya di tahun 2030. Hal tersebut disampaikan Gubernur usai memimpin Apel Awal Tahun 2026 bersama seluruh […]

  • Pesan Menyentuh Wagub Kalbar di Keuskupan Agung: Daripada Pesta Kembang Api, Lebih Baik Donasi

    Pesan Menyentuh Wagub Kalbar di Keuskupan Agung: Daripada Pesta Kembang Api, Lebih Baik Donasi

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Adpim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus, menghadiri undangan Open House Syukuran Natal 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026 yang digelar di Keuskupan Agung Pontianak, Selasa (30/12/2025). Dalam suasana penuh kekeluargaan tersebut, orang nomor dua di Kalimantan Barat ini membawa pesan kuat tentang pentingnya empati dan kesederhanaan di tengah situasi nasional yang sedang berduka akibat […]

  • Polres Kubu Raya Segel 9 Hektare Lahan Karhutla di Desa Punggur Kecil

    Polres Kubu Raya Segel 9 Hektare Lahan Karhutla di Desa Punggur Kecil

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kubu Raya mengambil langkah tegas dengan memasang garis polisi (police line) di lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Jalan Parit Buluh, Serdam, Desa Punggur Kecil, pada Jumat (23/1/2026). Penyegelan ini dilakukan untuk menjaga status quo tempat kejadian perkara (TKP) guna mendukung proses penyelidikan intensif dalam […]

  • Menhukam Tegaskan Pasal Penghinaan Presiden di KUHP Baru Bersifat Delik Aduan Absolut

    Menhukam Tegaskan Pasal Penghinaan Presiden di KUHP Baru Bersifat Delik Aduan Absolut

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menegaskan bahwa pasal penghinaan terhadap Presiden dan Wakil Presiden dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru bersifat delik aduan absolut. Artinya, hanya Presiden dan Wakil Presiden yang memiliki kewenangan hukum untuk mengajukan pengaduan atas dugaan penghinaan. Penegasan tersebut disampaikan Supratman dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Hukum, […]

expand_less