Minggu, 3 Mei 2026
Trending Tags
Beranda » Bersinar » Tak Kalah dari Produk Luar, “Cerite Kote Dua” Pukau Rombongan Dharma Wanita Kemenag di Dekranasda Pontianak

Tak Kalah dari Produk Luar, “Cerite Kote Dua” Pukau Rombongan Dharma Wanita Kemenag di Dekranasda Pontianak

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com – Satu per satu model melangkah anggun, membawa “cerita” yang dijahit rapi dalam helai busana. Bertajuk Cerite Kote Dua, peragaan busana ini sukses merangkum ikonik Kota Pontianak—mulai dari denyut Sungai Kapuas, kemegahan meriam karbit, hingga filosofi motif Corak Insang dan Kalengkang—di hadapan rombongan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Kalbar, Rabu (14/1/2026).

Acara yang digelar di Galeri Dekranasda Kota Pontianak ini bukan sekadar peragaan busana biasa, melainkan cara elegan mempromosikan identitas kota melalui bahasa fesyen.

Ketua Dekranasda Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie, menjelaskan bahwa setiap koleksi dalam “Cerite Kote Dua” adalah narasi visual tentang kekayaan kriya dan UMKM lokal.

“Ini cara kami bercerita tentang kota dengan bahasa fesyen. Di sini, UMKM Center menjadi pusat inkubasi, di mana produk pengrajin dikurasi dan dipasarkan dengan harga yang sama dari tangan pertama,” ujar Yanieta.

Ia menekankan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi. Melalui peragaan ini, Yanieta membuka pintu kolaborasi bagi DWP Kemenag Kalbar untuk bersama-sama membina perempuan hebat dan memperluas pasar kriya lokal.

Kunjungan yang merupakan bagian dari rangkaian Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kemenag RI ini memberikan kesan mendalam bagi Ketua DWP Kanwil Kemenag Kalbar, Salbia Muhajirin. Menurutnya, potensi produk lokal Kalbar sangat kompetitif.

“Kami datang bukan hanya untuk silaturahmi, tetapi juga belajar. Ternyata di Pontianak ini banyak sekali produk lokal yang berkualitas dunia. Selama ini kadang kita lebih tertarik pada produk luar, padahal produk daerah kita tidak kalah bagus,” ungkap Salbia.

Salbia, yang berasal dari Gorontalo, mengaku terpesona dengan keragaman tenun dan corak dari berbagai kabupaten/kota di Kalbar. Baginya, setiap daerah memiliki identitas unik yang sangat layak dipromosikan ke tingkat nasional.

Melihat keberhasilan Dekranasda dalam membina UMKM, DWP Kemenag Kalbar berencana menggandeng Dekranasda Kota Pontianak sebagai narasumber dan mitra pelatihan bagi anggotanya di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Insya Allah, ke depan kami ingin mengundang Dekranasda untuk berbagi ilmu, agar ibu-ibu Dharma Wanita semakin berdaya secara ekonomi dan semakin mencintai produk lokal,” pungkas Salbia.

Kunjungan ini diakhiri dengan peninjauan produk di Galeri Dekranasda, di mana para anggota Dharma Wanita melihat langsung proses pembuatan kriya yang menjadi bukti bahwa ekonomi kreatif di Kota Pontianak terus bergerak selaras dengan pelestarian budaya.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Prokopim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tenun Kebat Dayak Iban Kapuas Hulu Sah Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional

    Tenun Kebat Dayak Iban Kapuas Hulu Sah Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Kom/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kekayaan intelektual dan tradisi masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Tenun Kebat Dayak Iban secara resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) tahun 2025 oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Sertifikat penghargaan atas penetapan tersebut diterima langsung oleh Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, dalam rangkaian Upacara Peringatan HUT ke-69 […]

  • Sungai Surut Distribusi BBM Putussibau Terhambat, Polisi Perketat Penjagaan APMS dan Batasi Pembelian

    Sungai Surut Distribusi BBM Putussibau Terhambat, Polisi Perketat Penjagaan APMS dan Batasi Pembelian

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Jajaran Polsek Putussibau Utara, Polres Kapuas Hulu, memperketat pengamanan dan pengawasan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah Agen Penyalur Minyak dan Solar (APMS) pada Rabu (18/2/2026). Langkah ini diambil guna merespons antrean kendaraan yang dipicu oleh terhambatnya pasokan akibat faktor alam. Kapolsek Putussibau Utara, AKP Jauhari, menjelaskan bahwa monitoring difokuskan pada dua […]

  • Anggaran KIP Kuliah Naik Jadi Rp15,3 Triliun pada 2026, Pemerintah Tegaskan Akses Pendidikan Tetap Terbuka

    Anggaran KIP Kuliah Naik Jadi Rp15,3 Triliun pada 2026, Pemerintah Tegaskan Akses Pendidikan Tetap Terbuka

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com — Pemerintah menegaskan komitmennya memperluas akses pendidikan tinggi melalui peningkatan anggaran Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi) menyebut alokasi anggaran KIP Kuliah pada 2026 mencapai Rp15,32 triliun, naik dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT), jumlah penerima […]

  • Resmi Dilegalkan, Odong-Odong di Singkawang Wajib Beralih ke Roda Empat

    Resmi Dilegalkan, Odong-Odong di Singkawang Wajib Beralih ke Roda Empat

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Pemerintah Kota Singkawang mengambil langkah progresif dengan meresmikan legalitas operasional angkutan wisata atau yang akrab disapa odong-odong. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Wali Kota Singkawang Nomor 514 Tahun 2025 yang mulai disosialisasikan secara intensif. Lahirnya payung hukum ini membawa angin segar bagi kepastian usaha di sektor pariwisata, namun dibarengi dengan syarat […]

  • Kebakaran Hebat di Desa Bahta Sanggau, Dua Ruko Hangus dengan Kerugian Rp800 Juta

    Kebakaran Hebat di Desa Bahta Sanggau, Dua Ruko Hangus dengan Kerugian Rp800 Juta

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Amukan si jago merah menghanguskan dua unit rumah toko (ruko) di Dusun Bahta, Desa Bahta, Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau pada Minggu (8/2/2026) pagi. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.00 WIB tersebut melumat bangunan milik Karnaen (47) yang difungsikan sebagai kios Pertalite, pangkas rambut, dan toko sembako. Asap tebal pertama kali terlihat muncul dari […]

  • Pemerintah Gelontorkan Stimulus Ramadan–Lebaran 2026, Diskon Transportasi hingga Bansos Pangan

    Pemerintah Gelontorkan Stimulus Ramadan–Lebaran 2026, Diskon Transportasi hingga Bansos Pangan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com — Pemerintah menyiapkan serangkaian stimulus ekonomi untuk mendorong konsumsi masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 2026. Paket kebijakan tersebut diharapkan mampu mengakselerasi belanja nasional sekaligus menjaga daya beli di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp0,92 triliun untuk program diskon transportasi. Insentif ini mencakup moda […]

expand_less