Senin, 26 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » News » Sungai Surut Distribusi BBM Putussibau Terhambat, Polisi Perketat Penjagaan APMS dan Batasi Pembelian

Sungai Surut Distribusi BBM Putussibau Terhambat, Polisi Perketat Penjagaan APMS dan Batasi Pembelian

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Jajaran Polsek Putussibau Utara, Polres Kapuas Hulu, memperketat pengamanan dan pengawasan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah Agen Penyalur Minyak dan Solar (APMS) pada Rabu (18/2/2026). Langkah ini diambil guna merespons antrean kendaraan yang dipicu oleh terhambatnya pasokan akibat faktor alam.

Kapolsek Putussibau Utara, AKP Jauhari, menjelaskan bahwa monitoring difokuskan pada dua titik vital, yakni APMS PT Gelora Kapuas di Jalan Komyos Sudarso dan APMS PT Kedamin Maju Mandiri II di Jalan Lintas Utara, Desa Pala Pulau.

Menurut AKP Jauhari, antrean panjang terjadi karena terganggunya rantai pasok BBM akibat musim kemarau. Surutnya debit air sungai menyebabkan jalur distribusi dari Depot Pertamina Sintang melalui sungai tidak dapat dilalui oleh armada pengangkut.

“Karena kondisi sungai surut, pengambilan BBM tidak bisa dilakukan dari Depot Sintang dan harus dialihkan langsung ke Depot Pertamina Pontianak. Hal ini membuat waktu tempuh armada tangki menjadi jauh lebih lama,” jelas AKP Jauhari pada Rabu (18/2/2026).

Kondisi tersebut memaksa armada tangki menempuh perjalanan darat dari Pontianak yang memakan waktu lebih dari 24 jam. Keterlambatan ini memicu kekosongan stok di tingkat pengecer, sehingga masyarakat berbondong-bondong menyerbu APMS atau SPBU untuk melakukan pengisian langsung.

Guna menjaga ketertiban, sebanyak 12 personel kepolisian dikerahkan untuk memantau proses penyaluran. Kehadiran aparat bertujuan mencegah gangguan kamtibmas serta mengantisipasi berbagai praktik kecurangan yang mungkin terjadi di tengah situasi sulit.

“Kami tegaskan tidak boleh ada penimbunan BBM, penggunaan jeriken tanpa izin, maupun penggunaan tangki siluman atau tangki modifikasi yang dapat merugikan masyarakat luas,” tegas AKP Jauhari.

Selain pengawasan ketat, pihak kepolisian mendukung kebijakan manajemen APMS yang menerapkan sistem penjatahan demi memastikan pemerataan distribusi. Langkah ini diambil untuk mencegah aksi borong atau panic buying di kalangan warga.

“Saat ini diterapkan sistem penjatahan agar BBM dapat terbagi secara merata. Untuk kendaraan roda empat, pembelian dibatasi maksimal 40 liter,” tambahnya.

Meski sempat terjadi kepadatan antrean pada pagi hari saat APMS baru dibuka, situasi di wilayah Putussibau Utara secara umum dilaporkan tetap aman dan kondusif. Pihak transportir juga telah menerapkan sistem estafet sopir di Sintang guna menjaga keselamatan armada selama perjalanan jauh dari Pontianak.

Kapolsek mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tertib selama mengantre. Ia memastikan bahwa stok BBM tetap tersedia, meskipun waktu kedatangan armada tangki memerlukan durasi lebih lama dari jadwal biasanya.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Mudik Lebaran, Polres Sekadau Gelar Operasi Ketupat Kapuas 2026 dan Siapkan Pos Pelayanan

    Jelang Mudik Lebaran, Polres Sekadau Gelar Operasi Ketupat Kapuas 2026 dan Siapkan Pos Pelayanan

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kepolisian Resor (Polres) Sekadau mulai mematangkan strategi pengamanan menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini diawali dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral yang berlangsung di Aula Bhayangkara Patriatama Polres Sekadau pada Rabu (10/3/2026). Kapolres Sekadau, AKBP Andhika Wiratama, menegaskan bahwa pengamanan tahun ini akan dikemas dalam sandi Operasi Ketupat Kapuas 2026. […]

  • Pemerintah Perkirakan Anggaran Pemulihan Pascabencana Sumatra Rp60 Triliun

    Pemerintah Perkirakan Anggaran Pemulihan Pascabencana Sumatra Rp60 Triliun

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Pemerintah memperkirakan kebutuhan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra mencapai sekitar Rp60 triliun. Anggaran tersebut berada di luar pagu rutin Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan akan difokuskan pada pemulihan infrastruktur serta sektor pertanian yang terdampak parah. Pasca bencana besar yang melanda sejumlah daerah di Sumatra, pemerintah mengalihkan fokus penanganan […]

  • Suara Bising Berakhir di Gergaji, Polres Sintang Musnahkan 424 Knalpot Brong

    Suara Bising Berakhir di Gergaji, Polres Sintang Musnahkan 424 Knalpot Brong

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kebisingan jalan raya di Kabupaten Sintang dipastikan berkurang secara signifikan. Polres Sintang melalui Satuan Lalu Lintas secara resmi memusnahkan ratusan knalpot non-standar atau knalpot brong dalam sebuah seremoni di lapangan Sat Lantas Polres Sintang pada Rabu (28/1/2026) pagi. Sebanyak 424 unit knalpot brong yang menjadi sumber polusi suara berhasil dikumpulkan petugas sejak periode […]

  • Pro Kontra Larangan Jual Gas ke Pengecer, Warga Sungai Rengas: Pengecer Penyelamat saat Pangkalan Kosong

    Pro Kontra Larangan Jual Gas ke Pengecer, Warga Sungai Rengas: Pengecer Penyelamat saat Pangkalan Kosong

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kebijakan tegas Bupati Kubu Raya, Sujiwo, yang melarang pangkalan menjual gas elpiji 3 kilogram kepada pengecer dan toko-toko mulai memicu beragam reaksi di akar rumput. Seorang pengecer gas di kawasan Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap, menyampaikan curahan hatinya melalui media sosial terkait dampak dari kebijakan tersebut. Melalui akun Facebook Mia Aulia, pengecer ini […]

  • Branding Kota Lewat Kulit Kuliner, Edi Kamtono Hadirkan Visual Peta Rasa di Trotoar MT Haryono

    Branding Kota Lewat Kulit Kuliner, Edi Kamtono Hadirkan Visual Peta Rasa di Trotoar MT Haryono

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota Pontianak terus melakukan terobosan dalam menata infrastruktur perkotaan. Fokus kali ini tidak hanya pada fungsi teknis, tetapi juga pada penguatan branding kota melalui peningkatan kualitas sarana pedestrian di sepanjang koridor strategis. Salah satu langkah nyata terlihat di Jalan MT Haryono yang kini tampil beda. Penataan trotoar di kawasan tersebut dilengkapi dengan […]

  • Mahasiswa Peternakan Untan Gali Ilmu Praktis di Difya Farm

    Mahasiswa Peternakan Untan Gali Ilmu Praktis di Difya Farm

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Puluhan mahasiswa Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura (Untan) menggelar kuliah lapangan (field trip) di Difya Farm. Fokus utama kunjungan kali ini adalah mempelajari manajemen pemeliharaan Ayam Kuntara 4, galur ayam lokal unggul yang menjadi ikon di farm tersebut. Kami ingin mahasiswa melihat langsung bagaimana manajemen peternakan dijalankan secara profesional. Di Difya […]

expand_less