Rabu, 2 Sep 2026
Trending Tags
Beranda » News » Marah Besar! Bupati Bala Kecewa Bos Agen LPG Tak Hadir Saat Rakyat Kesulitan Gas Subsidi

Marah Besar! Bupati Bala Kecewa Bos Agen LPG Tak Hadir Saat Rakyat Kesulitan Gas Subsidi

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com – Suasana Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang memanas pada Kamis (15/1/2026). Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya saat memimpin rapat koordinasi darurat terkait kelangkaan dan meroketnya harga gas LPG 3 kg bersubsidi di wilayahnya.

Kekecewaan Bupati bermula saat ia melakukan absensi peserta. Dari tujuh agen gas yang melayani masyarakat Sintang, hanya tiga pemilik (owner) yang hadir secara langsung, sementara sisanya hanya mengirimkan perwakilan.

Bupati Bala menegaskan bahwa kehadiran para pemilik agen sangat krusial agar keputusan dan solusi bisa diambil seketika. Ia menyayangkan ketidakhadiran para pemegang kebijakan perusahaan di tengah penderitaan rakyat kecil.

“Dan sungguh dalam absensi ini, saya pun belum apa-apa kecewa, karena saya yakin jawabannya nanti pada ‘nanti kami sampaikan dengan pimpinan’, padahal forum ini diharapkan apa yang kita komunikasikan bisa terjawab langsung,” tegas Bala dalam cuplikan dokumentasi rapat tersebut.

Dalam pernyataan yang sangat emosional, Bupati Bala mengingatkan para agen bahwa mereka memiliki tanggung jawab moral karena mengelola barang yang disubsidi oleh uang negara untuk rakyat miskin. Ia meminta para pengusaha tidak memanfaatkan keterbatasan anggaran pengawasan Pemerintah Daerah dan Aparat Penegak Hukum (APH).

“Ini kan sudah nggak wajar. Jangan juga kawan-kawan dari pemilik agen ini ngintai Pemda lemah. Kami nggak ada duit untuk monitor kalian setiap saat, nggak ada anggarannya Pak, termasuk APH juga ada batasnya. Kita pakai hati, ini kan menyangkut pelayanan masyarakat,” ujarnya dengan nada tinggi.

Bala juga memberikan pilihan pahit bagi para pelaku usaha yang hanya mengejar keuntungan tanpa memikirkan distribusi yang adil.

“Kalau kita mau bisnis murni, ya jangan ngambil barang yang subsidi, banyak bisnis lain tuh. Karena ini antara bapak-bapak pemilik perusahaan dengan masyarakat. Perusahaan minta izin dengan kami karena mau berjanji bermitra dengan masyarakat,” lanjutnya.

Rapat ini turut dihadiri Ketua DPRD Sintang Indra Subekti, Sekda Kartiyus, serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri, Polres Sintang, Pertamina Patra Niaga, dan Hiswana Migas. Kehadiran unsur Forkopimda ini menunjukkan bahwa persoalan gas LPG di Sintang sudah masuk dalam tahap darurat yang memerlukan penindakan hukum jika ditemukan adanya permainan di tingkat distribusi.

Bupati Sintang berharap melalui rapat ini, para agen kembali pada komitmen awal mereka untuk melayani masyarakat dengan jujur, mengingat gas LPG 3 kg merupakan kebutuhan dasar yang sangat mempengaruhi stabilitas ekonomi rumah tangga di Sintang.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenkum Tegaskan Unjuk Rasa di KUHP Baru Cukup Pemberitahuan, Bukan Izin Polisi

    Kemenkum Tegaskan Unjuk Rasa di KUHP Baru Cukup Pemberitahuan, Bukan Izin Polisi

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Kementerian Hukum (Kemenkum) menegaskan bahwa Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru tidak mewajibkan penyelenggara aksi unjuk rasa untuk meminta izin kepada kepolisian. Ketentuan yang berlaku hanya mengatur kewajiban pemberitahuan, bukan perizinan, guna memastikan pengamanan dan pengaturan lalu lintas berjalan tertib. Penegasan tersebut disampaikan pemerintah dalam konferensi pers di Gedung Sekretariat Jenderal Kemenkum, […]

  • Kalbar Terima Insentif Rp1 Triliun dari GCF, Gubernur Ria Norsan Kick-off Program RBP REDD+

    Kalbar Terima Insentif Rp1 Triliun dari GCF, Gubernur Ria Norsan Kick-off Program RBP REDD+

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) resmi memulai babak baru dalam pengelolaan lingkungan berbasis kinerja. Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, meluncurkan program Kick-off Result Based Payment (RBP) REDD+ dari Green Climate Fund (GCF) di Hotel Golden Tulip Pontianak pada Kamis (29/01/2026). Program ini merupakan bentuk apresiasi dunia atas keberhasilan Kalimantan Barat dalam menurunkan emisi […]

  • Merajut Senyum di Senja Usia: Mahasiswa & Dosen BK UPGRI Pontianak Sukses Tutup KKL-PKM di Panti Jompo Graha Werdha Maria Joseph

    Merajut Senyum di Senja Usia: Mahasiswa & Dosen BK UPGRI Pontianak Sukses Tutup KKL-PKM di Panti Jompo Graha Werdha Maria Joseph

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Amelia Atika
    • 0Komentar

    Pontianakmetro.com— Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas PGRI Pontianak (UPGRI Pontianak) sukses menutup rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) mahasiswa sekaligus Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) oleh jajaran dosen. Penarikan mahasiswa KKL ini bertempat di Panti Jompo Graha Werdha Maria Joseph dan telah dilaksanakan sejak tanggal 3 hingga 6 Agustus 2026. Penarikan sebanyak 10 orang […]

  • Tenun Kebat Dayak Iban Kapuas Hulu Sah Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional

    Tenun Kebat Dayak Iban Kapuas Hulu Sah Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Kom/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kekayaan intelektual dan tradisi masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Tenun Kebat Dayak Iban secara resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) tahun 2025 oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Sertifikat penghargaan atas penetapan tersebut diterima langsung oleh Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, dalam rangkaian Upacara Peringatan HUT ke-69 […]

  • Komnas HAM Gelar Kemah Generasi HAM untuk Menguatkan Kepedulian Pemuda terhadap Hak Asasi Manusia

    Komnas HAM Gelar Kemah Generasi HAM untuk Menguatkan Kepedulian Pemuda terhadap Hak Asasi Manusia

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com— Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas pendidikan hak asasi manusia di kalangan generasi muda melalui pelaksanaan Kemah Generasi HAM 2026 bertema Be Young Be Human Being yang berlangsung pada 7–9 Mei 2026 di Aston Pontianak Hotel & Convention Center. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran, refleksi, sekaligus penguatan nilai […]

  • Wali Kota Edi Kamtono Instruksikan OPD Pontianak Segera Eksekusi Anggaran 2026

    Wali Kota Edi Kamtono Instruksikan OPD Pontianak Segera Eksekusi Anggaran 2026

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk langsung tancap gas mengeksekusi anggaran tahun 2026. Langkah ini diambil sebagai bahan evaluasi atas keterlambatan sejumlah program yang terjadi sepanjang tahun 2025. Pesan tersebut disampaikan Edi usai menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) di lingkungan Pemerintah […]

expand_less