Rabu, 2 Sep 2026
Trending Tags
Beranda » News » 2 Pekan Terlantar, Siswa MIM Labschool Sintang Terpaksa Setoran Hafalan Al-Qur’an di Teras Kampus

2 Pekan Terlantar, Siswa MIM Labschool Sintang Terpaksa Setoran Hafalan Al-Qur’an di Teras Kampus

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Dunia pendidikan di Kabupaten Sintang sedang berduka. Sudah dua pekan lamanya, pintu-pintu kelas di Madrasah Ibtida’iyah Ma’arif (MIM) Labschool Sintang terkunci rapat akibat sengketa tata kelola yang kian memanas.

Tindakan penguncian ruang kepala sekolah, ruang guru, hingga ruang kelas ini dinilai telah melampaui batas administrasi dan mulai “mengamputasi” hak asasi anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

Ketua Komite MIM Labschool Sintang, Wida, menyatakan keprihatinan mendalam atas ego kelompok yang mengorbankan mental siswa, terutama kelas 6 yang tengah bersiap menghadapi ujian kelulusan.

“Mengunci gedung sekolah di saat anak-anak kita membutuhkan bimbingan intensif adalah tindakan yang melukai psikologis mereka. Jangan biarkan ego mengamputasi hak anak untuk mencintai sekolahnya sendiri,” tegas Wida, Rabu (21/1/2026).

Kondisi di lapangan saat ini sangat memprihatinkan. Para siswa terpaksa mengungsi ke ruang-ruang kampus STAIMA yang bukan peruntukannya. Proses belajar pun berlangsung ala kadarnya, bahkan ruang guru kini hanya berupa ruangan tumpangan tanpa meja dan kursi.

Lisa, salah satu wali murid, menceritakan betapa sulitnya anak-anak menjalani aktivitas sekolah dalam kondisi terkatung-katung.

“Anak-anak numpang sementara akibat kisruh yang terjadi. Bahkan untuk melakukan proses hafalan Al-Qur’an bersama para siswa, terpaksa dilakukan di teras lantai ruangan mahasiswa,” ungkap Lisa dengan nada sedih.

Melihat proses hukum di Polres Sintang yang masih berjalan namun belum membuahkan hasil pembukaan segel, para orang tua mendesak adanya langkah luar biasa atau diskresi hukum dari pihak kepolisian.

Wali murid memohon agar penyidik mengedepankan prinsip The Best Interests of the Child (Kepentingan Terbaik bagi Anak) agar akses ruang kelas bisa segera dibuka kembali tanpa harus menunggu sengketa selesai sepenuhnya.

“Setiap detik pintu itu terkunci, kita sedang membiarkan sebuah pelanggaran hak asasi manusia terjadi di depan mata kita sendiri. Kami mohon Polres Sintang melakukan diskresi hukum, buka kembali akses ilmu bagi anak-anak kami,” pinta Lisa.

Lisa juga menyayangkan sikap pihak yang mengaku dari LP Ma’arif Sintang dan PCNU Sintang yang diduga melakukan penggembokan sepihak. Menurutnya, tindakan tersebut menunjukkan kurangnya empati terhadap dunia pendidikan dan perkembangan psikis anak.

Sebelumnya, aksi solidaritas dari puluhan mahasiswa STAIMA bersama orang tua murid telah digelar menuju Mapolres Sintang untuk menuntut ketegasan aparat.

Masyarakat berharap, kunci yang membuka pintu sekolah tersebut bukan sekadar kunci fisik, melainkan nurani para pemangku kebijakan untuk memulihkan hak anak-anak Sintang yang kini terampas oleh konflik orang dewasa.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Samer Weekend Siap Digelar, Pemkab Sanggau Jadikan Taman Sabang Merah Pusat Olahraga dan UMKM

    Samer Weekend Siap Digelar, Pemkab Sanggau Jadikan Taman Sabang Merah Pusat Olahraga dan UMKM

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Kom/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kabupaten Sanggau tengah mematangkan persiapan untuk meluncurkan kegiatan Sabang Merah (Samer) Weekend. Agenda yang diproyeksikan menjadi ikon baru aktivitas publik ini direncanakan bakal dihelat pada Sabtu, 7 Februari 2026 mendatang di Kawasan Taman Sabang Merah, Kota Sanggau. Persiapan tersebut dibahas secara mendalam dalam rapat koordinasi di Ruang Rapat Babai Cinga’ Kantor Bupati […]

  • Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Pontianak 2025, Dinkes Ingatkan Bahaya “Silent Killer”

    Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Pontianak 2025, Dinkes Ingatkan Bahaya “Silent Killer”

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Tantangan kesehatan masyarakat di Kota Pontianak kini mengalami pergeseran signifikan. Bukan lagi penyakit infeksi, melainkan penyakit tidak menular yang berkaitan erat dengan pola hidup kini mendominasi kunjungan di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Berdasarkan data sepanjang tahun 2025, Hipertensi Esensial (darah tinggi) menempati urutan pertama dari 10 besar penyakit yang ditangani Puskesmas di Kota […]

  • Operasi Subuh di Sungai Pawan Ketapang: Penyelundupan 600 Kayu Bulat Digagalkan

    Operasi Subuh di Sungai Pawan Ketapang: Penyelundupan 600 Kayu Bulat Digagalkan

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Kalimantan berhasil memutus rantai peredaran kayu ilegal skala besar di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Dalam operasi senyap yang digelar pada Sabtu (17/1/2026) dini hari, petugas mengamankan ratusan batang kayu bulat yang diselundupkan melalui jalur perairan. Tim menyergap sebuah rakit raksasa berisi kurang lebih 600 batang kayu bulat […]

  • Pengabdian Sunyi PPSU Pontianak: Dari Sapu Jalan Hingga Panggilan ke Tanah Suci

    Pengabdian Sunyi PPSU Pontianak: Dari Sapu Jalan Hingga Panggilan ke Tanah Suci

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Kom/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Di balik predikat Pontianak sebagai kota yang bersih dan nyaman, ada tangan-tangan dingin yang bekerja dalam sunyi sebelum fajar menyingsing. Salah satunya adalah Satiman (54), seorang petugas penyapuan jalan yang telah mengabdikan dirinya selama 33 tahun untuk menjaga wajah ibu kota Provinsi Kalimantan Barat ini tetap asri. Bagi Satiman, setiap ayunan sapu di […]

  • Memetakan Kerja Paksa dan Perbudakan Modern di Perkebunan Sawit, FGD Perlindungan Pekerja Dihadiri Wabup Susana

    Memetakan Kerja Paksa dan Perbudakan Modern di Perkebunan Sawit, FGD Perlindungan Pekerja Dihadiri Wabup Susana

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Sektor perkebunan kelapa sawit yang menjadi tulang punggung ekonomi Kabupaten Sanggau kini berada dalam pengawasan ketat pemerintah terkait isu kemanusiaan. Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, menyoroti potensi kerentanan buruh perkebunan terhadap praktik kerja paksa dan perbudakan modern. Hal tersebut ditegaskan Wabup Susana saat membuka Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Pemetaan Aktor Penguatan Mekanisme […]

  • Wali Kota Edi Kamtono: 43 Ribu Mahasiswa Pontianak Adalah Kunci Indonesia Emas 2045

    Wali Kota Edi Kamtono: 43 Ribu Mahasiswa Pontianak Adalah Kunci Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menekankan pentingnya peran strategis mahasiswa sebagai agen perubahan dalam menyongsong bonus demografi. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) Himpunan Mahasiswa Pontianak (HIMAPON) di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, Sabtu (17/1/2026). Edi menyebutkan bahwa Kota Pontianak saat ini memiliki potensi besar dari sisi sumber daya manusia, […]

expand_less