Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » News » Baru Seumur Jagung Sudah Hancur, Albertus Pinus Soroti Pengelolaan Aset Air Mancur Simpang Tiga Sekadau

Baru Seumur Jagung Sudah Hancur, Albertus Pinus Soroti Pengelolaan Aset Air Mancur Simpang Tiga Sekadau

  • account_circle Mus Mussin
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Kondisi memprihatinkan melanda ikon Simpang Tiga Sekadau. Fasilitas air mancur yang dibangun menggunakan anggaran Pemerintah Provinsi pada tahun 2023 kini terlihat rusak parah dan terbengkalai.

Kondisi fasilitas yang belum genap berusia tiga tahun ini menuai kritik tajam dari Eks Ketua DPRD Sekadau, Albertus Pinus. Ia menegaskan perlunya dilakukan audit menyeluruh terhadap proyek tersebut guna mempertanggungjawabkan penggunaan uang rakyat.

“Audit itu penting untuk melihat apakah perencanaan, pelaksanaan, hingga pengelolaan aset ini sudah sesuai aturan atau tidak. Harus jelas di mana letak masalahnya,” ujar Albertus di Sekadau, Selasa (21/1/2026).

Albertus menyayangkan besarnya anggaran negara yang terserap namun tidak dibarengi dengan kualitas dan pemeliharaan yang mumpuni. Menurutnya, pemandangan air mancur yang “hancur” sebelum waktunya adalah bentuk kegagalan dalam menjaga amanah anggaran.

“Belum sampai belasan tahun, tapi kondisinya sudah hancur seperti ini. Sebagai masyarakat, kami sangat kecewa. Ini uang negara, uang rakyat, tapi tidak dijaga dengan baik oleh penyelenggara daerah,” tegas Ketua DPRD Sekadau periode 2014-2019 tersebut.

Lebih lanjut, ia menyoroti lemahnya koordinasi antarperangkat daerah. Albertus menilai ada kerancuan dalam pengelolaan setelah aset tersebut diserahkan dari pemerintah provinsi ke daerah.

(Foto: Istimewa)

Ia mendesak dinas terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup, untuk memfungsikan peran pengawasan dan pemeliharaan agar aset tidak hanya menjadi pajangan yang rusak.

“Setiap pembangunan yang masuk seharusnya jelas penyerahannya. Jangan sampai aset sudah diserahkan tapi tidak ada yang mengurus,” katanya lagi.

Albertus berharap desakan audit ini tidak hanya dianggap sebagai kritik seremonial, melainkan menjadi dasar evaluasi bagi kebijakan pembangunan di masa mendatang.

Baginya, setiap proyek yang menggunakan dana publik wajib dirawat dan dipastikan memberikan manfaat nyata bagi estetika kota dan kenyamanan masyarakat Sekadau, bukan justru menjadi monumen kegagalan pembangunan.

  • Penulis: Mus Mussin
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Lomba Mancing Amal di Jalan Ampera Pontianak, Krisantus: Sangat Positif

    Lomba Mancing Amal di Jalan Ampera Pontianak, Krisantus: Sangat Positif

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Suasana Jalan Ampera Pontianak mendadak ramai dan meriah pada Minggu (15/2/2026). Ribuan warga berkumpul untuk mengikuti Lomba Mancing Amal Ikan Lele dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Wagub Kalbar), Krisantus Kurniawan, yang ditandai dengan penebaran ikan lele ke parit yang menjadi […]

  • Pemkot Singkawang Bertindak! Buntut Tarif Parkir Rp30 Ribu yang Viral di Medsos

    Pemkot Singkawang Bertindak! Buntut Tarif Parkir Rp30 Ribu yang Viral di Medsos

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Citra pariwisata Kota Singkawang terusik oleh gelombang keluhan masyarakat terkait tarif parkir selangit selama libur Natal dan Tahun Baru 2026. Merespons viralnya tarif parkir yang mencapai Rp30.000 di kawasan pantai, Pemerintah Kota Singkawang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan langkah penertiban kilat pada Rabu (7/1/2026). Langkah ini diambil setelah […]

  • Ubah Sampah Jadi Taman, Pemkot Singkawang Akan Tata Kawasan Jalan Kalimantan dengan Pot Bunga

    Ubah Sampah Jadi Taman, Pemkot Singkawang Akan Tata Kawasan Jalan Kalimantan dengan Pot Bunga

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota Singkawang mengambil tindakan tegas terhadap maraknya titik pembuangan sampah ilegal yang merusak estetika kota. Petugas gabungan melakukan penertiban tumpukan sampah liar di Jalan Kalimantan, tepatnya di samping Gang Tiga, Kecamatan Singkawang Tengah, pada Selasa (26/1/2026) pagi. Langkah ini diambil karena lokasi tersebut bukanlah Tempat Penampungan Sementara (TPS) resmi, namun kerap disalahgunakan […]

  • Kursi Kapolres Sekadau Berganti, Polisi Ingatkan Warga: Hati-Hati Penipuan Catut Nama Kapolres!

    Kursi Kapolres Sekadau Berganti, Polisi Ingatkan Warga: Hati-Hati Penipuan Catut Nama Kapolres!

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Tongkat komando Kepolisian Resor (Polres) Sekadau resmi berpindah tangan. AKBP Andhika Wiratama resmi menjabat sebagai Kapolres Sekadau menggantikan AKBP Donny Molino Manoppo dalam upacara serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin langsung Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto di Mapolda Kalbar, Senin (5/1/2026). Namun, di tengah transisi kepemimpinan ini, pihak kepolisian mengeluarkan peringatan keras […]

  • Proyek Sanitasi Modern SPALD-T Pontianak Siap Konstruksi, Target 16 Ribu Rumah Tangga

    Proyek Sanitasi Modern SPALD-T Pontianak Siap Konstruksi, Target 16 Ribu Rumah Tangga

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Kota Pontianak bersiap melakukan lompatan besar dalam pengelolaan lingkungan melalui Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T). Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, meninjau langsung lokasi rencana pembangunan di Gang Martapura, Kelurahan Benua Melayu Laut, dan memastikan persiapan fisik telah mencapai angka 95 persen, Selasa (6/1/2026). Proyek strategis nasional ini dirancang untuk mengatasi […]

  • Karyawan Sawit di Ketapang Nyambi Jadi Pengedar Sabu, Ditangkap Usai Gelapkan Aset Perusahaan

    Karyawan Sawit di Ketapang Nyambi Jadi Pengedar Sabu, Ditangkap Usai Gelapkan Aset Perusahaan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Seorang pria berinisial WS (34), warga Kecamatan Sungai Melayu, Kabupaten Ketapang, harus berurusan dengan hukum setelah kedapatan menguasai belasan paket narkotika jenis sabu. Menariknya, terungkapnya kasus narkoba ini bermula dari dugaan tindak pidana penggelapan aset perusahaan yang dilakukan oleh pelaku. WS yang bekerja sebagai karyawan di bagian workshop sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit, […]

expand_less