Rabu, 2 Sep 2026
Trending Tags
Beranda » Bersinar » Medsos Makin Liar, Edi Kamtono Ajak Warga Pontianak Cerdas Saring Konten Provokatif dan Radikal

Medsos Makin Liar, Edi Kamtono Ajak Warga Pontianak Cerdas Saring Konten Provokatif dan Radikal

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, memberikan peringatan serius mengenai derasnya arus informasi di media sosial yang kian sulit dibendung. Menurutnya, kemampuan masyarakat dalam menyaring informasi kini menjadi kunci utama untuk menjaga suasana kota tetap kondusif di tengah gempuran konten digital yang seringkali mengabaikan etika.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Sosialisasi Literasi Media yang diinisiasi oleh KNPI Pontianak dan KPID Kalbar di Aula Rumah Dinas Wali Kota, Rabu (21/1/2026) malam.

Edi menilai, media sosial saat ini menghadirkan tantangan yang jauh lebih berat dibandingkan media konvensional seperti televisi dan radio yang masih memiliki rambu-rambu penyiaran yang ketat.

“Di media sosial, kontennya sangat bebas, baik dari tampilan, bahasa, maupun isinya. Ini yang perlu disikapi dengan kecerdasan,” ujar Edi Kamtono.

Wali Kota menyoroti tren saat ini di mana banyak pembuat konten (content creator) hanya mengejar viralitas semata tanpa memikirkan dampak sosial yang ditimbulkan.

Fenomena “asal viral” ini dianggap berbahaya karena seringkali memuat unsur provokatif, radikal, hingga konten kekerasan yang dapat merusak opini publik, terutama di kalangan generasi muda.

“Kalau dulu berita selalu berimbang dan ada klarifikasi. Sekarang, kalau tidak viral, dianggap bukan konten. Ini berbahaya jika tidak diimbangi literasi yang kuat,” tegasnya.

Ia juga menyayangkan maraknya konten terkait kasus sensitif, seperti kekerasan terhadap anak, yang disajikan secara vulgar tanpa mempertimbangkan dampak psikologis korban.

Edi menekankan pentingnya menahan diri dalam menyebarkan informasi. Menurutnya, tidak semua hal yang menarik secara visual layak untuk dibagikan ke ruang publik.

Senada dengan hal itu, Ketua KNPI Pontianak, Zean Novrian, menegaskan bahwa pemuda memiliki beban moral untuk menjaga ruang publik tetap sehat dan beretika.

“Ini bukan hanya soal teknis media, tetapi menyangkut beban moral untuk menyampaikan informasi yang mendidik dan tidak memecah belah,” kata Zean.

Ia mendorong pemuda Pontianak agar tidak sekadar menjadi konsumen media yang pasif, melainkan harus berani menjadi agen literasi yang kritis dan menjunjung tinggi nilai persatuan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Kota Pontianak semakin bijak dalam bermedia sosial sehingga kebebasan berpendapat tidak justru menjadi bumerang yang merusak harmoni di “Kota Khatulistiwa”.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Abu Alif
  • Sumber: Prokopim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makna Tarhib Ramadan 3 Persiapan Penting Melapangkan Hati

    Makna Tarhib Ramadan 3 Persiapan Penting Melapangkan Hati

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    Banyak dari kita sering mengikuti acara “Tarhib Ramadan”, namun belum memahami makna mendalam di baliknya. Dalam ceramahnya di kanal Ceritaku Ceritamu, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa kata Tarhib berasal dari akar kata Rahaba yang berarti lapang atau luas. Tarhib Ramadan adalah upaya untuk melapangkan jiwa dan meluaskan hati dalam menyambut bulan suci. Ustaz Adi memberikan […]

  • Gaji ASN 2026 Pasti Naik? Ini Penjelasan Menkeu Purbaya

    Gaji ASN 2026 Pasti Naik? Ini Penjelasan Menkeu Purbaya

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Pemerintah akhirnya memberikan kejelasan terkait nasib kenaikan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kebijakan tersebut belum dapat diputuskan dalam waktu dekat, karena masih sangat bergantung pada kondisi keuangan negara dan arah perekonomian nasional. Purbaya menyatakan, pemerintah membutuhkan waktu tambahan setidaknya satu triwulan ke depan untuk […]

  • Meski Air Keruh Akibat Hujan, 450 Wisatawan Padati Pancur Aji Sanggau di Awal Tahun

    Meski Air Keruh Akibat Hujan, 450 Wisatawan Padati Pancur Aji Sanggau di Awal Tahun

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Objek Wisata Pancur Aji di Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, masih menjadi magnet utama bagi warga untuk menghabiskan masa libur Tahun Baru 2026. Meskipun guyuran hujan pada pagi hari membuat aliran air terjun menjadi keruh, semangat wisatawan untuk berkunjung tidak surut. Fenomena air keruh pasca hujan ini sempat diunggah oleh salah satu […]

  • Pendapatan Daerah Melorot, Sekda Pontianak Tegaskan Investasi Fisik Paling Adil Bagi Warga

    Pendapatan Daerah Melorot, Sekda Pontianak Tegaskan Investasi Fisik Paling Adil Bagi Warga

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak memastikan pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kepentingan publik tetap menjadi prioritas utama di tahun 2026. Meskipun anggaran daerah mengalami efisiensi akibat penurunan transfer pusat, belanja modal seperti perbaikan jalan dan sekolah tidak akan dikorbankan. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak, Amirullah, menegaskan bahwa belanja modal adalah instrumen pembangunan yang paling […]

  • Predator Anak Berbaju Ayah Kandung! Pria 58 Tahun di Pontianak Diringkus Polisi Usai Tiga Kali Garap Putrinya yang Masih SD

    Predator Anak Berbaju Ayah Kandung! Pria 58 Tahun di Pontianak Diringkus Polisi Usai Tiga Kali Garap Putrinya yang Masih SD

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Kasus predator seksual yang melibatkan orang terdekat kembali mencoreng kemanusiaan. Seorang pria berinisial ML (58), warga Kota Pontianak, diringkus jajaran Polres Kubu Raya setelah ketahuan melakukan aksi bejat merudapaksa anak kandungnya sendiri yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Aksi biadab yang sudah dilakukan sebanyak tiga kali ini akhirnya terbongkar setelah korban […]

  • Banjir di 28 Desa Kabupaten Landak Surut, Pengungsi Mulai Tinggalkan Posko Kembali ke Rumah

    Banjir di 28 Desa Kabupaten Landak Surut, Pengungsi Mulai Tinggalkan Posko Kembali ke Rumah

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Kabar melegakan datang dari Bumi Khatulistiwa. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak mengonfirmasi bahwa banjir yang sempat mengepung pemukiman warga kini telah surut sepenuhnya. Berdasarkan data rekapan hingga Selasa (13/1/2026) siang, tercatat 28 desa yang sebelumnya terendam air kini telah kembali ke kondisi normal. Desa-desa tersebut tersebar di sembilan kecamatan, mulai dari […]

expand_less