Senin, 26 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » News » Prediksi Banjir Rob 2 Meter, Bang Midji: Air Main di Darat Karena Sungai Kapuas Sudah Cetek!

Prediksi Banjir Rob 2 Meter, Bang Midji: Air Main di Darat Karena Sungai Kapuas Sudah Cetek!

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com – Potensi banjir rob besar mengancam Kota Pontianak pada Januari 2026 ini. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, memperingatkan warga bahwa berdasarkan prakiraan BMKG, ketinggian pasang air laut bisa mencapai dua meter, lebih tinggi dari bulan Desember lalu yang berada di angka 1,8 meter.

Fenomena yang rutin menggenangi pemukiman warga ini turut memancing reaksi keras dari mantan Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji. Pria yang akrab disapa Bang Midji ini menyoroti kondisi Sungai Kapuas yang kian dangkal sebagai faktor utama sulitnya air surut.

Melalui akun media sosial pribadinya, Sutarmidji mengungkapkan keprihatinannya atas pendangkalan parah yang terjadi di jalur sungai terpanjang di Indonesia tersebut. Ia menyentil Pemerintah Pusat yang dinilai abai dalam melakukan pengerukan rutin.

“Keadaan ini diperparah dengan tak pernah dikeruknya Sungai Kapuas oleh Pemerintah Pusat. Sebelumnya tugas ini oleh Pelindo, lalu ke Kemenhub, dan sekarang tidak tahu PUPR dengan Balai Sungainya? Semakin tak jelas,” tulis Sutarmidji, Sabtu (3/1/2026).

Mantan Wali Kota Pontianak dua periode ini membeberkan data bahwa kedalaman muara yang seharusnya 7,5 meter pada surut terendah, kini diperkirakan tinggal kurang dari 5 meter.

“Jadi kalau hujan, air akan ‘main’ di darat karena sungai sudah cetek (dangkal),” tegasnya.

Sutarmidji menjelaskan bahwa posisi geografis Pontianak yang hanya berada 0,1 hingga 1,5 meter di atas permukaan laut membuat kota ini sangat rentan. Jika pasang laut mencapai 1,5 hingga 2 meter, maka dampak luapan air akan meluas ke banyak wilayah.

Ia pun meminta warga, terutama yang bermukim di bantaran sungai, untuk ekstra hati-hati menghadapi siklus pasang surut bulan ini.

Senada dengan hal tersebut, Wali Kota Edi Rusdi Kamtono meminta masyarakat mulai mengamankan barang-barang berharga dan peralatan elektronik. Kawasan di sekitar pinggiran Sungai Kapuas menjadi titik pantau utama karena akan terdampak langsung saat air pasang memuncak.

“Terutama rumah-rumah yang sebelumnya sempat terendam, agar pengalaman kemarin bisa menjadi pelajaran untuk lebih siap menghadapi kemungkinan yang sama,” ujar Edi.

Sinergi antara kewaspadaan masyarakat dan tuntutan pengerukan sungai ke Pemerintah Pusat diharapkan menjadi solusi jangka panjang agar Kota Khatulistiwa tidak terus-menerus terendam saat musim pasang tiba.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Polri Kerahkan 1.105 Personel DVI dan Tenaga Medis Identifikasi Korban Bencana Sumatra

    Polri Kerahkan 1.105 Personel DVI dan Tenaga Medis Identifikasi Korban Bencana Sumatra

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengerahkan kekuatan besar dalam misi kemanusiaan pascabencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sebanyak 1.105 personel yang terdiri dari Tim Disaster Victim Identification (DVI) dan tenaga kesehatan diterjunkan untuk mempercepat identifikasi korban meninggal dunia sekaligus memberikan pelayanan medis bagi warga terdampak. Astamaops Kapolri Komjen Pol […]

  • Canggih! Pontianak Punya Mobil Penyapu Trotoar, Jalan-Jalan Makin Kinclong dan Humanis

    Canggih! Pontianak Punya Mobil Penyapu Trotoar, Jalan-Jalan Makin Kinclong dan Humanis

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan kota yang bersih, hijau, dan ramah bagi pejalan kaki. Inovasi terbaru ditunjukkan dengan pengoperasian kendaraan khusus penyapu trotoar dan jalan yang dilengkapi teknologi penyiraman serta penyedot debu otomatis. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, melakukan uji coba langsung kendaraan berukuran kecil tersebut di area […]

  • Jawab Penantian Warga, Sujiwo Targetkan Air Bersih di Sungai Kakap Mengalir Agustus 2026

    Jawab Penantian Warga, Sujiwo Targetkan Air Bersih di Sungai Kakap Mengalir Agustus 2026

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Penantian panjang masyarakat Kecamatan Sungai Kakap akan akses air bersih yang merata segera menemui titik terang. Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menyaksikan langsung penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Perumda Air Minum Tirta Raya dengan PT Rafa Karya Indonesia untuk pembangunan instalasi pengolahan air (IPA) di Desa Sungai Rengas, Kamis (15/1/2026). Proyek strategis ini mencakup […]

  • Tak Kalah dari Produk Luar, “Cerite Kote Dua” Pukau Rombongan Dharma Wanita Kemenag di Dekranasda Pontianak

    Tak Kalah dari Produk Luar, “Cerite Kote Dua” Pukau Rombongan Dharma Wanita Kemenag di Dekranasda Pontianak

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Satu per satu model melangkah anggun, membawa “cerita” yang dijahit rapi dalam helai busana. Bertajuk Cerite Kote Dua, peragaan busana ini sukses merangkum ikonik Kota Pontianak—mulai dari denyut Sungai Kapuas, kemegahan meriam karbit, hingga filosofi motif Corak Insang dan Kalengkang—di hadapan rombongan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Kalbar, Rabu (14/1/2026). Acara yang digelar […]

  • Bocah di Sekadau Ditemukan Berlumpur Usai Jadi Korban Kekerasan Seksual, Pelaku Diciduk

    Bocah di Sekadau Ditemukan Berlumpur Usai Jadi Korban Kekerasan Seksual, Pelaku Diciduk

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Satreskrim Polres Sekadau berhasil mengungkap kasus memilukan terkait dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang terjadi pada penghujung tahun 2025. Terduga pelaku, seorang pria berinisial R.A. (28), kini telah resmi mendekam di balik jeruji besi setelah diringkus polisi pada Kamis (8/1/2026). Kasus ini menjadi sorotan karena korban ditemukan warga dalam kondisi […]

  • Bupati Kubu Raya Tegaskan Gas 3 Kg Tak Boleh Dijual ke Toko dan Pengecer

    Bupati Kubu Raya Tegaskan Gas 3 Kg Tak Boleh Dijual ke Toko dan Pengecer

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Lonjakan harga gas elpiji tiga kilogram atau “gas melon” yang mencekik warga kurang mampu memicu reaksi keras dari Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan bahwa gas bersubsidi tersebut dilarang keras untuk diperjualbelikan kembali ke toko-toko atau pengecer ilegal yang tidak memiliki izin resmi. Penegasan ini disampaikan Sujiwo di Sungai Raya […]

expand_less