Rabu, 4 Mar 2026
Trending Tags
Beranda » News » Petugas Kebersihan Sungai Singkawang Diteror Limbah Darah dalam Botol, Pelaku Diburu

Petugas Kebersihan Sungai Singkawang Diteror Limbah Darah dalam Botol, Pelaku Diburu

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota Singkawang melalui UPT Pengelolaan Sampah resmi menempuh jalur hukum terkait temuan limbah darah misterius yang kerap mencemari aliran Sungai Singkawang. Kepala UPT Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Singkawang, Dedi Wahyudi, mendatangi langsung Satuan Reserse Polres Singkawang pada Senin (19/1/2026) untuk melaporkan temuan limbah berbahaya tersebut.

Langkah ini diambil guna mengungkap sosok pelaku dan motif di balik pembuangan limbah cair yang dikemas dalam kantung dan botol plastik tersebut.

“Kami sengaja membuat laporan agar persoalan ini tidak berlarut-larut dan pelaku bisa segera ditangkap,” tegas Dedi Wahyudi.

Dedi mengungkapkan, dalam satu pekan terakhir, pasukannya sudah menemukan limbah serupa sebanyak tiga kali. Kondisi ini sangat membahayakan karena darah tersebut masuk dalam kategori Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang memerlukan prosedur pembuangan khusus.

“Darah ini merupakan limbah B3 yang seharusnya dibuang sesuai standar. Dalam satu minggu terakhir, sudah tiga kali petugas kami menemukan sampah darah ini,” ungkapnya.

Kejadian ini tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga mengancam kesehatan para pekerja di lapangan. Dedi menceritakan bahwa limbah tersebut kerap bocor saat terkena alat pembersih hingga menciprati tubuh petugas kebersihan sungai.

“Bahkan ada yang bocor saat tersentuh alat pembersih hingga mengenai petugas,” tambahnya dengan nada prihatin.

Dampaknya, psikologis petugas di lapangan kini terganggu. Banyak petugas yang merasa was-was dan harus bekerja ekstra hati-hati, yang secara otomatis menghambat kecepatan proses normalisasi dan pembersihan sungai.

“Petugas kami sekarang bekerja ekstra hati-hati. Tentu ini membuat pekerjaan menjadi lebih lambat,” katanya.

Pihak UPT Pengelolaan Sampah berharap kepolisian dapat menangani kasus ini secara serius. Penangkapan pelaku dianggap krusial demi menjamin keselamatan petugas serta menjaga keamanan lingkungan Sungai Singkawang dari ancaman penularan penyakit atau dampak negatif limbah medis lainnya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soal Sengketa HGU PT MBS, Karolin Tegaskan Pemkab Landak Berdiri Bersama Rakyat

    Soal Sengketa HGU PT MBS, Karolin Tegaskan Pemkab Landak Berdiri Bersama Rakyat

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, secara khusus menyoroti persoalan Hak Guna Usaha (HGU) PT MBS yang kini tengah menjadi pusat perhatian publik di Kabupaten Landak. Karolin meminta masyarakat untuk menyampaikan aspirasi mereka secara damai dan tertib. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat memahami keresahan yang dirasakan warga. “Saudara-saudaraku masyarakat Kabupaten Landak, khususnya di […]

  • Rayakan Tahun Baru, Ratusan Bikers Pontianak Konvoi Sambil Galang Donasi Korban Bencana

    Rayakan Tahun Baru, Ratusan Bikers Pontianak Konvoi Sambil Galang Donasi Korban Bencana

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Prokopim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, memberikan apresiasi tinggi terhadap pertumbuhan komunitas di Kota Pontianak yang dinilai memberikan dampak positif bagi pembangunan kota. Menurutnya, keberadaan komunitas saat ini tidak lagi hanya sebatas ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi motor penggerak aksi kemanusiaan. Dukungan tersebut ditunjukkan Edi dengan hadir langsung dalam agenda “Motor-Motoran 1% Peduli […]

  • Cetak Peneliti Muda, MAN 2 Pontianak Menangi Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Provinsi di Untan

    Cetak Peneliti Muda, MAN 2 Pontianak Menangi Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Provinsi di Untan

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Tiga peserta didik terbaik Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pontianak kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat provinsi. Mereka berhasil meraih Juara 1 dalam ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Geophysics Competition Tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kompetisi sains bergengsi ini diselenggarakan oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Tanjungpura Pontianak. Agenda final […]

  • Banjir di 28 Desa Kabupaten Landak Surut, Pengungsi Mulai Tinggalkan Posko Kembali ke Rumah

    Banjir di 28 Desa Kabupaten Landak Surut, Pengungsi Mulai Tinggalkan Posko Kembali ke Rumah

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Kabar melegakan datang dari Bumi Khatulistiwa. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak mengonfirmasi bahwa banjir yang sempat mengepung pemukiman warga kini telah surut sepenuhnya. Berdasarkan data rekapan hingga Selasa (13/1/2026) siang, tercatat 28 desa yang sebelumnya terendam air kini telah kembali ke kondisi normal. Desa-desa tersebut tersebar di sembilan kecamatan, mulai dari […]

  • Tragedi di Kebun Nangka Parindu: Pria 42 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Temukan Pesan Terakhir di WhatsApp

    Tragedi di Kebun Nangka Parindu: Pria 42 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Temukan Pesan Terakhir di WhatsApp

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Suasana duka menyelimuti Dusun Tunas Lino, Desa Hibun, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, setelah seorang pria berinisial A (42) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tragis pada Minggu (15/2/2026) malam. Korban ditemukan tergantung di pohon nangka di area kebun miliknya oleh anak kandung dan kerabatnya. Kapolsek Parindu, Ipda N. Ling, membenarkan peristiwa memilukan tersebut. Pihaknya […]

  • Hari Pertama Puasa, Warga Serbu Pasar Juadah Masjid Raya Mujahidin Pontianak Meski Diguyur Hujan

    Hari Pertama Puasa, Warga Serbu Pasar Juadah Masjid Raya Mujahidin Pontianak Meski Diguyur Hujan

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Antusiasme warga Kota Pontianak menyambut hari pertama Ramadan 1447 Hijriah terlihat sangat luar biasa. Ribuan warga berbondong-bondong menyerbu Pasar Juadah yang berlokasi di halaman Masjid Raya Mujahidin pada Kamis (19/2/2026). Meski Kota Pontianak sempat diguyur hujan lebat, hal tersebut tidak menyurutkan langkah pembeli untuk berburu menu berbuka puasa. Bahkan sejak pukul 14.00 WIB, […]

expand_less