Senin, 26 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » News » Solusi Kebutaan di Kalbar, Norsan Apresiasi Kehadiran Rumah Sakit Mata yang Layani BPJS di Pontianak

Solusi Kebutaan di Kalbar, Norsan Apresiasi Kehadiran Rumah Sakit Mata yang Layani BPJS di Pontianak

  • account_circle Tim
  • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Kualitas layanan kesehatan di Kalimantan Barat melangkah maju dengan peresmian operasional Rumah Sakit Mata Pontianak Eye Center (PEC). Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi menandai grand opening fasilitas ini melalui penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita bersama Direktur RS PEC pada Sabtu (24/1/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan menyampaikan apresiasi tinggi kepada Direktur Utama PEC, dr. Muhammad Iqbal. Ia berharap kehadiran rumah sakit ini menjadi solusi nyata bagi masyarakat agar tidak perlu lagi berobat ke luar negeri, khususnya ke Kuching, Malaysia.

“Kita membuka pilihan bagi masyarakat. Kalau yang mampu ke Kuching silakan, tetapi jika di sini sudah tersedia fasilitas canggih dengan peralatan mutakhir, mengapa tidak di sini saja,” ujar Ria Norsan.

Gubernur juga menyoroti efisiensi pelayanan medis dan menekankan pentingnya keterjangkauan. Ia secara khusus mengapresiasi kesiapan PEC dalam melayani pasien pengguna BPJS Kesehatan, yang diharapkan mampu mengurangi penumpukan pasien di RSUD dr. Soedarso.

Sebagai bentuk dukungan, Ria Norsan menyebut RSUD dr. Soedarso telah menambah 123 kamar baru tahun ini. Namun, ia mengingatkan tantangan besar lain, yaitu minimnya tenaga medis spesialis. Kalimantan Barat baru memiliki 27 dokter spesialis mata, jauh dari ideal 57-60 dokter untuk populasi 6,7 juta jiwa.

Menutup sambutannya, Gubernur berharap PEC terus berkembang dan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Kalbar yang lebih sehat.

Di sisi lain, Direktur PEC, dr. M. Iqbal, mengungkapkan rasa syukurnya. Peningkatan status dari klinik menjadi rumah sakit adalah langkah konkret menekan angka kebutaan di Kalimantan Barat yang masih tinggi.

Menurutnya, angka kebutaan di Indonesia mencapai sekitar 760.000 jiwa, dengan katarak sebagai penyebab utama. Hingga Desember 2025, PEC telah melakukan sekitar 30.000 operasi katarak, meskipun terkendala jarak tempuh pasien dan pembatasan tindakan oleh BPJS Kesehatan.

PEC juga memperkenalkan layanan unggulan baru, seperti Dry Eye Clinic untuk keluhan mata kering, dan Ortho-K sebagai solusi rabun jauh pada anak di bawah 17 tahun tanpa kacamata atau LASIK.

Inovasi ambisius lainnya adalah rencana peluncuran Bank Mata. Ini diharapkan memfasilitasi donor kornea di Kalimantan Barat melalui pendaftaran digital, sehingga kasus kebutaan akibat kekeruhan kornea dapat ditangani secara mandiri di daerah.

“Ini adalah mimpi kami bersama untuk bisa menangani pasien yang lebih banyak dan lebih kompleks. Selama ini kasus kornea masih sangat terbatas penanganannya, namun ke depan kami ingin menjemput bola agar tindakan keratoplasti dapat dilakukan di Kalimantan Barat,” pungkas dr. Iqbal, optimistis.

  • Penulis: Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Edisi ke-20 Borneo Jazz Festival Resmi Digelar di Pusat Kota Miri Desember 2026

    Edisi ke-20 Borneo Jazz Festival Resmi Digelar di Pusat Kota Miri Desember 2026

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle hnllg
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Gelaran musik tahunan bergengsi, Borneo Jazz Festival, resmi mengumumkan perhelatan edisi ke-20 yang akan berlangsung pada 4 dan 5 Desember 2026 mendatang. Untuk pertama kalinya dalam sejarah penyelenggaraannya, festival musik ini dipusatkan di jantung pusat kota Miri, Sarawak, dengan Pullman Miri Waterfront sebagai lokasi resmi. Mengusung tema “Beyond Jazz”, perhelatan tahun 2026 ini […]

  • Harga Emas dan Perak Bergejolak Jelang 2026, Setelah Reli Terbesar Sejak 1979

    Harga Emas dan Perak Bergejolak Jelang 2026, Setelah Reli Terbesar Sejak 1979

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Pasar emas dan perak menutup tahun dengan pergerakan harga yang ekstrem. Setelah mencatat kenaikan tahunan terbesar sejak 1979, kedua logam mulia tersebut justru mengalami koreksi tajam menjelang pergantian tahun, menandai periode penuh volatilitas bagi para investor. Sepanjang tahun, harga emas melonjak lebih dari 60 persen, bahkan sempat mencetak rekor tertinggi di atas US$4.549 […]

  • Soal Sengketa HGU PT MBS, Karolin Tegaskan Pemkab Landak Berdiri Bersama Rakyat

    Soal Sengketa HGU PT MBS, Karolin Tegaskan Pemkab Landak Berdiri Bersama Rakyat

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, secara khusus menyoroti persoalan Hak Guna Usaha (HGU) PT MBS yang kini tengah menjadi pusat perhatian publik di Kabupaten Landak. Karolin meminta masyarakat untuk menyampaikan aspirasi mereka secara damai dan tertib. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat memahami keresahan yang dirasakan warga. “Saudara-saudaraku masyarakat Kabupaten Landak, khususnya di […]

  • Pelaku dan Motif Pembunuhan Karyawan Indomaret Sanggau Terungkap: Perkara Utang Rp700 Ribu

    Pelaku dan Motif Pembunuhan Karyawan Indomaret Sanggau Terungkap: Perkara Utang Rp700 Ribu

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Teka-teki penemuan jasad karyawan minimarket dalam karung di Gang Bengkawan, Kabupaten Sanggau, akhirnya terjawab. Kepolisian berhasil meringkus pelaku sekaligus mengungkap motif di balik aksi keji yang terjadi pada malam pergantian tahun tersebut. Tersangka berinisial WF (24) tega menghabisi nyawa temannya sendiri, M (18), hanya karena dipicu perselisihan masalah utang piutang yang nilainya tergolong […]

  • Polda Kalbar Bongkar Jaringan Narkoba Pontianak–Jakarta, Sita 28 Kg Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi

    Polda Kalbar Bongkar Jaringan Narkoba Pontianak–Jakarta, Sita 28 Kg Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Barat berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika berskala besar yang diduga akan menyelundupkan barang haram dari Pontianak menuju Jakarta. Dari total 11 pengungkapan kasus, polisi menyita 28,1 kilogram sabu, 22.664 butir pil ekstasi, serta ratusan cartridge liquid vape yang mengandung zat berbahaya. Sebanyak 19 orang ditetapkan sebagai tersangka. Direktur […]

  • Top 10 Nasional! RS Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak Tercepat Layani Klaim Kecelakaan

    Top 10 Nasional! RS Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak Tercepat Layani Klaim Kecelakaan

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Prestasi membanggakan di kancah nasional kembali ditorehkan oleh Polda Kalimantan Barat. RS Bhayangkara Tk. II Polda Kalbar (RS Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak) resmi dinobatkan sebagai salah satu rumah sakit tercepat dalam pelayanan klaim di Indonesia. Penghargaan bergengsi bertajuk “Quantum Claim Speed Award” ini diberikan oleh PT Jasa Raharja dalam puncak perayaan HUT ke-65 […]

expand_less