Senin, 26 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » News » Bea Cukai Entikong Musnahkan 500 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Miliaran Rupiah

Bea Cukai Entikong Musnahkan 500 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Miliaran Rupiah

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com – Sinergi penegakan hukum di lini batas negara kembali ditunjukkan melalui pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara (BMN) hasil penindakan ilegal. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat, dengan pengamanan ketat dari Polsek Entikong, memusnahkan ratusan bale pakaian bekas (ballpress) pada Jumat sore (9/1/2026).

Pemusnahan yang dilakukan di Lapangan Pembakaran KPPBC TMP C Entikong ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam melindungi industri tekstil dalam negeri serta mengantisipasi dampak kesehatan dari barang impor ilegal.

Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 500 bale (ballpress) pakaian bekas ilegal. Dengan estimasi harga pasar per bale mencapai Rp4 juta hingga Rp5 juta, maka total nilai barang yang dihancurkan tersebut mencapai kisaran Rp2 miliar hingga Rp2,5 miliar.

Seluruh barang tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar di area khusus untuk memastikan produk tidak dapat dimanfaatkan kembali atau jatuh ke tangan pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kapolsek Entikong, AKP Donny Sembiring, menegaskan bahwa kehadiran personel Polri dalam kegiatan ini adalah untuk menjamin keamanan dan ketertiban selama proses penghapusan aset ilegal tersebut berlangsung.

“Pengamanan ini bertujuan memastikan seluruh rangkaian pemusnahan berjalan aman dan sesuai prosedur. Kami berkomitmen mendukung penegakan hukum, khususnya di wilayah perbatasan yang rawan peredaran barang ilegal,” ujar AKP Donny Sembiring.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kanwil DJBC Kalbagbar, Egi Ginanjar, serta tim pengamanan dari Polsek Entikong yang dipimpin oleh Aiptu Sugeng Tri Praptomo.

Selain faktor ekonomi, pemusnahan pakaian bekas ini sangat krusial karena ballpress impor sering kali tidak higienis dan berisiko membawa penyakit kulit maupun bakteri. Penindakan tegas ini diharapkan memberikan efek jera bagi para penyelundup yang mencoba memanfaatkan jalur tikus di perbatasan Kalimantan Barat.

Kegiatan yang berakhir pukul 17.00 WIB ini berlangsung kondusif. Langkah kolaboratif ini menjadi sinyal kuat bahwa otoritas di perbatasan Entikong tidak akan memberikan ruang bagi praktik perdagangan ilegal yang merugikan stabilitas ekonomi nasional.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Humas Polres

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • 8 Ton Gula Kelapa Kalbar Senilai Rp83 Juta Tembus Pasar Internasional via Entikong

    8 Ton Gula Kelapa Kalbar Senilai Rp83 Juta Tembus Pasar Internasional via Entikong

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Geliat ekonomi di wilayah perbatasan Kalimantan Barat langsung tancap gas di awal tahun 2026. Karantina Kalimantan Barat melalui Satuan Pelayanan (Satpel) PLBN Entikong sukses memfasilitasi ekspor perdana komoditas gula kelapa sebanyak 8 ton untuk memenuhi permintaan pasar luar negeri pada minggu pertama Januari. Produk unggulan daerah ini memiliki nilai ekonomi mencapai Rp83.790.000, yang […]

  • Iseng Pakai AI, Pelajar di Sanggau Bikin Heboh Jagat Maya dengan Berita Palsu Penemuan Mayat

    Iseng Pakai AI, Pelajar di Sanggau Bikin Heboh Jagat Maya dengan Berita Palsu Penemuan Mayat

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kepolisian Resor Sanggau bergerak cepat meredam keresahan masyarakat terkait informasi viral penemuan jenazah seorang perempuan di lingkungan SMP Torsina, Kabupaten Sanggau. Setelah dilakukan pengecekan intensif di lapangan pada Selasa (20/1/2026), pihak kepolisian memastikan bahwa kabar yang beredar luas di media sosial tersebut adalah berita bohong atau hoaks. Tim yang dipimpin oleh Ipda Adrian […]

  • Diskotek Wajib Tutup, Kafe dan Biliar? Ini Aturan Operasional Tempat Hiburan di Pontianak Selama Ramadan 2026

    Diskotek Wajib Tutup, Kafe dan Biliar? Ini Aturan Operasional Tempat Hiburan di Pontianak Selama Ramadan 2026

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota Pontianak resmi menerbitkan Pengumuman Nomor 430 Tahun 2026 untuk menjaga ketertiban umum selama Ramadan 1447 Hijriah. Kebijakan ini bertujuan menciptakan suasana kondusif bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan pengaturan ini adalah komitmen pemerintah dalam menjaga harmoni sosial. Ia ingin memastikan masyarakat dapat beribadah […]

  • Warga Pallima Sambut Jembatan Kapuas III dengan Kerja Bakti, Ismail: Ini Program Unggulan Pak Wali

    Warga Pallima Sambut Jembatan Kapuas III dengan Kerja Bakti, Ismail: Ini Program Unggulan Pak Wali

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Suasana Taman Pal Lima di Jalan Karet, Pontianak Barat, mendadak riuh dengan aktivitas warga yang memegang sapu dan cangkul. Pada Minggu (25/1/2026) pagi, masyarakat bahu-membahu membersihkan parit dan mengangkut sampah dalam agenda gotong royong serentak yang tersebar di enam kecamatan se-Kota Pontianak. Ketua RT 06 RW 06 Kelurahan Pallima, Zainal Arifin, menyambut hangat […]

  • Diduga Gegara Bahasan Politik, Ketua PPNI Ketapang Dipukul dan Dicekik di Ruang Kerjanya!

    Diduga Gegara Bahasan Politik, Ketua PPNI Ketapang Dipukul dan Dicekik di Ruang Kerjanya!

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Aksi premanisme mencederai institusi kesehatan di Kabupaten Ketapang. Eka Arianto, yang menjabat sebagai Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Ketapang sekaligus Plt. Kepala Puskesmas Ratu Berlian Tuan Tuan, dilaporkan menjadi korban penganiayaan di ruang kerjanya pada Rabu, 31 Desember 2025 lalu. Insiden pemukulan dan pencekikan ini diduga kuat dipicu oleh ketersinggungan pelaku […]

  • Harga Emas dan Perak Bergejolak Jelang 2026, Setelah Reli Terbesar Sejak 1979

    Harga Emas dan Perak Bergejolak Jelang 2026, Setelah Reli Terbesar Sejak 1979

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Pasar emas dan perak menutup tahun dengan pergerakan harga yang ekstrem. Setelah mencatat kenaikan tahunan terbesar sejak 1979, kedua logam mulia tersebut justru mengalami koreksi tajam menjelang pergantian tahun, menandai periode penuh volatilitas bagi para investor. Sepanjang tahun, harga emas melonjak lebih dari 60 persen, bahkan sempat mencetak rekor tertinggi di atas US$4.549 […]

expand_less