Wali Kota Edi Kamtono: 43 Ribu Mahasiswa Pontianak Adalah Kunci Indonesia Emas 2045
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Senin, 19 Jan 2026
- print Cetak

Wali Kota Pontianak Edi Kamtono berbincang dengan mahasiswa yang tergabung dalam HIMAPON usai membuka Mubes. | Wali Kota Edi Kamtono: 43 Ribu Mahasiswa Pontianak Adalah Kunci Indonesia Emas 2045. (Foto: Prokopim)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PontianakMetro.Com — Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menekankan pentingnya peran strategis mahasiswa sebagai agen perubahan dalam menyongsong bonus demografi.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) Himpunan Mahasiswa Pontianak (HIMAPON) di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, Sabtu (17/1/2026).
Edi menyebutkan bahwa Kota Pontianak saat ini memiliki potensi besar dari sisi sumber daya manusia, khususnya kelompok intelektual muda.
Berdasarkan data, jumlah mahasiswa di Kota Pontianak mencapai sekitar 43 ribu orang yang berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Barat hingga luar pulau.
“Mahasiswa memiliki peran strategis karena Indonesia sedang berada pada fase bonus demografi,” ujar Edi Kamtono dalam sambutannya.
Ia menjelaskan bahwa jumlah penduduk usia produktif yang lebih besar merupakan peluang emas untuk mendorong kemajuan bangsa menuju visi Indonesia Emas 2045.
Namun, Edi juga mengingatkan bahwa target tersebut dipengaruhi oleh faktor global seperti stabilitas geopolitik dan perubahan iklim yang berdampak pada ekonomi.
Dalam konteks daerah, Edi menekankan bahwa mahasiswa harus peduli terhadap isu-isu krusial, salah satunya adalah stabilitas inflasi.
Menurutnya, menjaga daya beli masyarakat sangat penting agar roda perekonomian di tingkat lokal tetap berputar dengan sehat.
“Inflasi yang terlalu tinggi akan menurunkan daya beli masyarakat, namun jika terlalu rendah juga berdampak pada pendapatan petani,” terangnya.
Oleh karena itu, keseimbangan harga pangan dan kelancaran distribusi logistik menjadi kunci utama yang terus diupayakan Pemerintah Kota Pontianak.
Edi juga memaparkan visi pembangunannya bersama Wakil Wali Kota Bahasan untuk mewujudkan Pontianak yang maju, sejahtera, dan humanis.
Visi tersebut mencakup pembangunan infrastruktur berkelanjutan yang selaras dengan kondisi geografis Pontianak sebagai kota di tepian Sungai Kapuas.
Kondisi tersebut menuntut penanganan lingkungan yang adaptif, terutama dalam menghadapi pergantian musim hujan dan kemarau yang ekstrem.
Melalui Mubes HIMAPON yang bertema “Regenerasi Organisasi Kota Pontianak dalam Mewujudkan Kepemimpinan yang Progresif”, Edi menitipkan harapan besar.
Ia berharap organisasi mahasiswa ini mampu melahirkan gagasan segar serta kepemimpinan yang berintegritas untuk kemajuan daerah.
“Mahasiswa harus menjadi bagian dari solusi, mampu beradaptasi dengan perubahan, serta turut berkontribusi dalam pembangunan ke depan,” pungkasnya.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: Prokopim

Saat ini belum ada komentar