Rabu, 17 Jun 2026
Trending Tags
Beranda » News » Sekadau Dikepung Banjir Hingga 2 Meter, 3.545 KK di Nanga Taman dan Nanga Mahap Terendam!

Sekadau Dikepung Banjir Hingga 2 Meter, 3.545 KK di Nanga Taman dan Nanga Mahap Terendam!

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com – Bencana banjir besar melanda wilayah Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, sejak Kamis (8/1/2026) dini hari. Dipicu hujan ekstrem sejak Rabu malam, Sungai Sekadau meluap hebat dan merendam permukiman warga di Kecamatan Nanga Taman dan Nanga Mahap dengan ketinggian air mencapai dua meter.

Data sementara dari BPBD Kabupaten Sekadau menunjukkan skala dampak yang sangat luas, menyentuh angka 11.583 jiwa atau 3.545 Kepala Keluarga (KK) yang kini kesulitan beraktivitas akibat rumah dan akses jalan terendam.

Kecamatan Nanga Taman menjadi titik terdampak paling signifikan. Sebanyak 9.779 jiwa (2.882 KK) yang tersebar di 10 desa dilaporkan terkepung banjir.

Desa-desa tersebut meliputi Nanga Taman, Nanga Mongko, Meragun, Senangak, Sungai Lawak, Rirang Jati, Nanga Koman, Nanga Kiungkang, Nanga Mentukak, dan Desa Semerawai.

Sementara itu, di Kecamatan Nanga Mahap, banjir merendam Desa Lembah Beringin yang berdampak pada 1.804 jiwa (663 KK).

“Banjir mulai terjadi sekitar pukul 03.00 WIB akibat kenaikan debit air sungai yang sangat signifikan dari wilayah hulu,” ungkap Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sekadau, Heri Handoko Susilo, Kamis sore.

Dampak banjir tidak hanya merendam ribuan rumah, tetapi juga melumpuhkan mobilitas warga. Akses jalan antar desa dilaporkan terputus total di beberapa titik. Selain itu, sejumlah jembatan dan fasilitas umum mengalami kerusakan akibat derasnya arus kiriman dari hulu.

Ketinggian air terpantau bervariasi antara 0,5 meter hingga 2 meter. “Beberapa desa menunjukkan penurunan air, namun di lokasi lain justru meningkat karena air kiriman,” tambah Heri.

Menyikapi skala bencana ini, BPBD Kabupaten Sekadau bersama TNI, Polri, dan instansi terkait terus bersiaga melakukan evakuasi serta patroli di wilayah terdampak. BPBD juga telah merekomendasikan pemerintah daerah untuk segera menetapkan Status Darurat Bencana.

Langkah ini dinilai mendesak guna mempercepat pengerahan logistik, penambahan personel di lapangan, serta koordinasi lintas sektor dalam menangani warga yang kini sebagian mulai mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi kenaikan air susulan, mengingat kondisi cuaca di wilayah hulu yang masih fluktuatif.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: BPBD Sekadau

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bocah 11 Tahun di Sekadau Meninggal Tenggelam, Terjebak Tali di Bawah Jamban

    Bocah 11 Tahun di Sekadau Meninggal Tenggelam, Terjebak Tali di Bawah Jamban

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Kabar duka menyelimuti warga Kampung Rojok, Dusun Teribang, Desa Seberang Kapuas, Kecamatan Sekadau Hilir. Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam saat sedang asyik bermain bersama rekan-rekannya di aliran Sungai Kapuas pada Sabtu (17/1/2026). Insiden yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB ini menjadi pengingat keras bagi para orang tua […]

  • Karyawan Sawit di Ketapang Nyambi Jadi Pengedar Sabu, Ditangkap Usai Gelapkan Aset Perusahaan

    Karyawan Sawit di Ketapang Nyambi Jadi Pengedar Sabu, Ditangkap Usai Gelapkan Aset Perusahaan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Seorang pria berinisial WS (34), warga Kecamatan Sungai Melayu, Kabupaten Ketapang, harus berurusan dengan hukum setelah kedapatan menguasai belasan paket narkotika jenis sabu. Menariknya, terungkapnya kasus narkoba ini bermula dari dugaan tindak pidana penggelapan aset perusahaan yang dilakukan oleh pelaku. WS yang bekerja sebagai karyawan di bagian workshop sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit, […]

  • Tradisi Lebaran di Pontianak, 229 Meriam Karbit Siap Menggelegar di Tepian Kapuas

    Tradisi Lebaran di Pontianak, 229 Meriam Karbit Siap Menggelegar di Tepian Kapuas

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Tradisi menggelegar di tepian Sungai Kapuas dipastikan kembali hadir menyambut Hari Raya Idulfitri tahun ini. Sebanyak 229 unit meriam karbit yang tersebar di 37 titik lokasi telah disiapkan untuk memeriahkan malam kemenangan di Kota Pontianak. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyambut hangat kembalinya permainan rakyat ini sebagai identitas budaya yang ikonik. Menurutnya, […]

  • Coreng Sapta Pesona, Herfin Yulianto Temukan 15 Titik Vandalisme di 9 Lokasi Strategis Kota Pontianak

    Coreng Sapta Pesona, Herfin Yulianto Temukan 15 Titik Vandalisme di 9 Lokasi Strategis Kota Pontianak

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Tim Liputan
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Maraknya aksi vandalisme yang mengotori sejumlah sudut jalan protokol di Kota Pontianak kini menjadi sorotan serius para pelaku industri pariwisata. Coretan-coretan liar tersebut dinilai telah mencoreng wajah ibu kota Kalimantan Barat dan bertentangan keras dengan nilai-nilai Sapta Pesona. Keresahan ini disampaikan langsung oleh Ketua PGWI Kapuas (Asosiasi Pemandu Geoswisata Indonesia di Kalimantan Barat), […]

  • Siswa SMPN 3 Kubu Raya Lempar Bom Molotov, FKDM Kalbar: Alarm Keras Dunia Pendidikan

    Siswa SMPN 3 Kubu Raya Lempar Bom Molotov, FKDM Kalbar: Alarm Keras Dunia Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Peristiwa mengejutkan terjadi di lingkungan pendidikan Kabupaten Kubu Raya. Seorang siswa di SMP Negeri 3 Kubu Raya nekat melakukan aksi pelemparan bom molotov pada Selasa (3/2/2026). Insiden ini langsung menjadi perhatian serius berbagai pihak dan dinilai sebagai alarm keras bagi dunia pendidikan, terutama terkait pembinaan karakter serta kesehatan mental peserta didik. Ketua Forum […]

  • Pemkot Boyong Produk Unggulan ke INACRAFT 2026, Bidik Buyers Luar Negeri di Pameran Terbesar Asia Tenggara

    Pemkot Boyong Produk Unggulan ke INACRAFT 2026, Bidik Buyers Luar Negeri di Pameran Terbesar Asia Tenggara

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Kom/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota Pontianak bersama Dekranasda Kota Pontianak kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung perajin lokal menembus pasar internasional. Melalui ajang The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) tahun 2026, produk unggulan Kota Pontianak dipamerkan untuk memperluas jangkauan pemasaran hingga ke mancanegara. Pameran yang diprakarsai oleh Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) ini […]

expand_less