Rabu, 4 Mar 2026
Trending Tags
Beranda » News » Kunjungi PPG Landak, Karolin Margret Natasa Temukan Kasus Gizi Buruk Akibat Pernikahan Dini

Kunjungi PPG Landak, Karolin Margret Natasa Temukan Kasus Gizi Buruk Akibat Pernikahan Dini

  • account_circle Hendri M
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Masalah gizi buruk pada anak di Kabupaten Landak dinilai tidak bisa dilepaskan dari persoalan sosial dan ekonomi keluarga yang masih rapuh. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, saat meninjau langsung Rumah Pusat Pemulihan Gizi (PPG) Kabupaten Landak pada Senin (26/1/2026).

Dalam kunjungannya, Karolin berdialog langsung dengan keluarga pasien dan menemukan fakta memprihatinkan yang memicu terjadinya kekosongan gizi pada anak. Salah satu kasus yang menonjol adalah seorang ibu muda berusia 18 tahun yang harus berjuang menghidupi anaknya sendirian tanpa pendampingan suami maupun pekerjaan tetap.

“Ibu pasien ini menikah di usia 16 tahun, dan sekarang di usia 18 tahun ia harus menghidupi anaknya sendirian tanpa suami. Ini tantangan nyata dari dampak pernikahan dini,” ungkap Karolin.

Karolin menekankan bahwa penanganan medis di PPG hanyalah langkah awal. Ia berpendapat, tanpa adanya penguatan ekonomi keluarga, risiko anak kembali jatuh ke kondisi gizi buruk akan sangat tinggi setelah mereka pulang ke rumah.

“Kalau akarnya tidak disentuh, maka setelah keluar dari PPG, anak-anak ini berpotensi kembali mengalami masalah yang sama,” tegas Bupati Landak tersebut.

Sebagai solusi jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Landak melalui koordinasi dengan Dinas Sosial telah menyiapkan program pelatihan keterampilan bagi para ibu selama masa pendampingan di PPG. Berbagai keahlian praktis akan diberikan, mulai dari bercocok tanam hidroponik, pembuatan kue, hingga keterampilan memasak yang memiliki nilai jual.

Program ini dirancang sebagai bekal agar para ibu memiliki kemandirian finansial. Dengan memiliki penghasilan mandiri, diharapkan mereka mampu menyediakan asupan gizi yang layak bagi anak-anak mereka secara berkelanjutan.

“Kita berharap ibunya bisa mandiri secara ekonomi, sehingga ke depannya dapat terus mendukung tumbuh kembang anaknya dengan layak,” harap Karolin.

Melalui pendekatan integratif ini, Pemkab Landak menegaskan bahwa Pusat Pemulihan Gizi kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat perawatan sementara, tetapi juga menjadi ruang intervensi sosial untuk memutus mata rantai gizi buruk, pernikahan dini, dan kemiskinan di Kabupaten Landak.

  • Penulis: Hendri M
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Titik Api Muncul di Sungai Raya & Sungai Kakap, Lahan Gambut Dekat Pemukiman Terbakar

    Titik Api Muncul di Sungai Raya & Sungai Kakap, Lahan Gambut Dekat Pemukiman Terbakar

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Seiring dengan berubahnya siklus cuaca dari penghujan ke musim kemarau, ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali menghantui wilayah Kabupaten Kubu Raya. Dalam beberapa waktu terakhir, titik api dilaporkan mulai muncul di dua lokasi berbeda, yakni di Kecamatan Sungai Raya dan Kecamatan Sungai Kakap pada Jumat (16/1/2026). Merespons cepat situasi tersebut, Tim Siaga […]

  • Pemerintah Terbitkan Aturan Verifikasi UKM untuk Prioritas Izin Tambang

    Pemerintah Terbitkan Aturan Verifikasi UKM untuk Prioritas Izin Tambang

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com — Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Permen UMKM) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Verifikasi Badan Usaha Kecil dan Menengah yang Mengajukan Permohonan Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) Mineral Logam dan Batubara melalui mekanisme pemberian prioritas. Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM Bagus Rachman mengatakan, regulasi ini merupakan tindak lanjut […]

  • Transformasi Pontianak Timur: Edi Kamtono Targetkan Trotoar Sultan Hamid II dan Rusunawa Gang Semut

    Transformasi Pontianak Timur: Edi Kamtono Targetkan Trotoar Sultan Hamid II dan Rusunawa Gang Semut

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terus memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan penataan kawasan di Kecamatan Pontianak Timur. Pesatnya pertumbuhan permukiman dan jumlah penduduk di wilayah ini menjadi dasar bagi Pemkot untuk mempercepat pemerataan pembangunan. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengungkapkan berbagai rencana strategis tersebut usai Salat Subuh dalam rangkaian Safari Ramadan di Masjid Al […]

  • Jejak Darah di Kamar Kos Bongkar Sosok Ibu Pembuang Bayi di Sanggau: Pelaku Remaja 19 Tahun

    Jejak Darah di Kamar Kos Bongkar Sosok Ibu Pembuang Bayi di Sanggau: Pelaku Remaja 19 Tahun

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Teodardus
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Misteri penemuan jasad bayi laki-laki yang menggegerkan warga Jalan Semboja Indah 2, Kelurahan Bunut, Kabupaten Sanggau, akhirnya terungkap. Hanya berselang beberapa jam setelah jasad ditemukan, tim gabungan Polres Sanggau dan Polsek Kapuas berhasil meringkus pelaku pada Senin malam (19/1/2026) sekitar pukul 23.55 WIB. Pelaku diketahui merupakan seorang perempuan berinisial LF (19) yang merupakan […]

  • Lomba Mancing Amal di Jalan Ampera Pontianak, Krisantus: Sangat Positif

    Lomba Mancing Amal di Jalan Ampera Pontianak, Krisantus: Sangat Positif

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Suasana Jalan Ampera Pontianak mendadak ramai dan meriah pada Minggu (15/2/2026). Ribuan warga berkumpul untuk mengikuti Lomba Mancing Amal Ikan Lele dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Wagub Kalbar), Krisantus Kurniawan, yang ditandai dengan penebaran ikan lele ke parit yang menjadi […]

  • Pemkot Boyong Produk Unggulan ke INACRAFT 2026, Bidik Buyers Luar Negeri di Pameran Terbesar Asia Tenggara

    Pemkot Boyong Produk Unggulan ke INACRAFT 2026, Bidik Buyers Luar Negeri di Pameran Terbesar Asia Tenggara

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Kom/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota Pontianak bersama Dekranasda Kota Pontianak kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung perajin lokal menembus pasar internasional. Melalui ajang The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) tahun 2026, produk unggulan Kota Pontianak dipamerkan untuk memperluas jangkauan pemasaran hingga ke mancanegara. Pameran yang diprakarsai oleh Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) ini […]

expand_less