Senin, 26 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » News » Stok Pangan Pontianak Aman, Wali Kota Edi Kamtono Imbau Warga Tak Borong Belanjaan (Panic Buying)

Stok Pangan Pontianak Aman, Wali Kota Edi Kamtono Imbau Warga Tak Borong Belanjaan (Panic Buying)

  • account_circle Pro/Tim
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong belanjaan atau panic buying terhadap kebutuhan pokok. Ia menegaskan bahwa ketersediaan bahan pangan di Kota Pontianak saat ini masih dalam kondisi aman dan mencukupi.

Guna menjaga ketenangan warga, Pemerintah Kota Pontianak melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) secara rutin memantau pergerakan harga kebutuhan pokok secara langsung (real time) setiap hari. Langkah ini diambil untuk mendeteksi dini jika terjadi lonjakan harga yang tidak wajar di pasar.

“Saya sudah arahkan kepada TPID Kota Pontianak untuk terus memantau secara real time setiap hari. Kita juga melakukan operasi pasar untuk komoditas pokok seperti beras, gula, tepung, dan telur agar harga tetap terkendali dan inflasi tidak meningkat,” ujar Edi Rusdi Kamtono pada Minggu (8/3/2026).

Selain memantau harga, Edi menegaskan bahwa pemerintah akan mengawasi rantai distribusi bahan pokok dengan ketat. Hal ini bertujuan untuk memastikan tidak ada pihak nakal yang sengaja menimbun barang demi keuntungan pribadi yang dapat memicu kelangkaan dan kenaikan harga.

“Jangan sampai ada pihak yang menimbun kebutuhan pokok untuk kepentingan tertentu. Ini yang terus kita awasi,” tegasnya.

Berdasarkan hasil koordinasi terbaru, stok pangan di Pontianak yang bersumber dari Bulog serta jaringan distributor dan agen dipastikan masih sangat tersedia. Oleh sebab itu, masyarakat diimbau untuk berbelanja secara bijak sesuai dengan kebutuhan rumah tangga saja.

Edi juga memberikan catatan mengenai kondisi ekonomi global yang fluktuatif, terutama dampak konflik di Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi harga energi seperti Bahan Bakar Minyak (BBM). Meski dinamika global tidak menentu, Pemkot Pontianak berkomitmen mengikuti kebijakan pusat sambil tetap memperkuat ketahanan pangan di daerah.

Menurutnya, perilaku belanja berlebihan justru menjadi pemicu utama gejolak harga yang merugikan masyarakat luas.

“Kita jangan sampai melakukan panic buying atau belanja borong. Justru itu akan membuat situasi tidak nyaman dan bisa memicu kenaikan harga di pasaran,” pungkas Edi Kamtono.

Upaya intervensi melalui operasi pasar dan pengawasan ketat ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat selama masa Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri, sehingga stabilitas ekonomi di Kota Khatulistiwa tetap terjaga.

  • Penulis: Pro/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Karyawan Sawit di Ketapang Nyambi Jadi Pengedar Sabu, Ditangkap Usai Gelapkan Aset Perusahaan

    Karyawan Sawit di Ketapang Nyambi Jadi Pengedar Sabu, Ditangkap Usai Gelapkan Aset Perusahaan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Seorang pria berinisial WS (34), warga Kecamatan Sungai Melayu, Kabupaten Ketapang, harus berurusan dengan hukum setelah kedapatan menguasai belasan paket narkotika jenis sabu. Menariknya, terungkapnya kasus narkoba ini bermula dari dugaan tindak pidana penggelapan aset perusahaan yang dilakukan oleh pelaku. WS yang bekerja sebagai karyawan di bagian workshop sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit, […]

  • Perjuangkan Nasib Ratusan Ribu Penambang, Wagub Kalbar Krisantus Ingin Legalkan PETI Jadi WPR

    Perjuangkan Nasib Ratusan Ribu Penambang, Wagub Kalbar Krisantus Ingin Legalkan PETI Jadi WPR

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk memperjuangkan legalitas aktivitas pertambangan masyarakat. Langkah ini diambil guna mengubah status Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) menjadi Pertambangan Rakyat yang berizin agar manfaatnya nyata bagi rakyat dan daerah. Penegasan tersebut disampaikan Wagub Krisantus saat menerima audiensi Pemerintah Kabupaten Sintang dan perwakilan masyarakat […]

  • Lomba Mancing Amal di Jalan Ampera Pontianak, Krisantus: Sangat Positif

    Lomba Mancing Amal di Jalan Ampera Pontianak, Krisantus: Sangat Positif

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Suasana Jalan Ampera Pontianak mendadak ramai dan meriah pada Minggu (15/2/2026). Ribuan warga berkumpul untuk mengikuti Lomba Mancing Amal Ikan Lele dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Wagub Kalbar), Krisantus Kurniawan, yang ditandai dengan penebaran ikan lele ke parit yang menjadi […]

  • Pro Kontra Larangan Jual Gas ke Pengecer, Warga Sungai Rengas: Pengecer Penyelamat saat Pangkalan Kosong

    Pro Kontra Larangan Jual Gas ke Pengecer, Warga Sungai Rengas: Pengecer Penyelamat saat Pangkalan Kosong

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kebijakan tegas Bupati Kubu Raya, Sujiwo, yang melarang pangkalan menjual gas elpiji 3 kilogram kepada pengecer dan toko-toko mulai memicu beragam reaksi di akar rumput. Seorang pengecer gas di kawasan Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap, menyampaikan curahan hatinya melalui media sosial terkait dampak dari kebijakan tersebut. Melalui akun Facebook Mia Aulia, pengecer ini […]

  • “Bajak Laut” di Sungai Ambawang Diringkus, Incar Mesin Speedboat BWS Kalimantan 1

    “Bajak Laut” di Sungai Ambawang Diringkus, Incar Mesin Speedboat BWS Kalimantan 1

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Unit Reskrim Polsek Sungai Ambawang bekerja sama dengan Tim Macan Raya Polres Kubu Raya berhasil membongkar praktik pencurian spesialis jalur air atau yang kerap dijuluki aksi “bajak laut”. Komplotan ini menyasar aset-aset berharga di wilayah perairan Simpang Pekong, Desa Simpang Kanan, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. Salah satu korban yang mengalami kerugian […]

  • Waterfront Pontianak Berlanjut: Gang Kamboja-H Mursyid Jadi Destinasi Wisata Baru

    Waterfront Pontianak Berlanjut: Gang Kamboja-H Mursyid Jadi Destinasi Wisata Baru

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle GFM
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Pemerintah Kota Pontianak resmi melanjutkan proyek pembangunan kawasan waterfront di tepian Sungai Kapuas pada tahun 2026. Langkah ini diambil untuk memperkuat identitas kota sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi baru masyarakat. Proyek strategis ini direncanakan menyisir kawasan dari Gang Kamboja hingga Gang H Mursyid. Pengerjaannya menggunakan sistem tahun jamak (multiyears) selama tiga tahun dengan dukungan […]

expand_less