Rabu, 2 Sep 2026
Trending Tags
Beranda » Nasional » Harga Emas dan Perak Bergejolak Jelang 2026, Setelah Reli Terbesar Sejak 1979

Harga Emas dan Perak Bergejolak Jelang 2026, Setelah Reli Terbesar Sejak 1979

  • account_circle Pontianak Metro
  • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.com – Pasar emas dan perak menutup tahun dengan pergerakan harga yang ekstrem. Setelah mencatat kenaikan tahunan terbesar sejak 1979, kedua logam mulia tersebut justru mengalami koreksi tajam menjelang pergantian tahun, menandai periode penuh volatilitas bagi para investor.

Sepanjang tahun, harga emas melonjak lebih dari 60 persen, bahkan sempat mencetak rekor tertinggi di atas US$4.549 per troy ounce atau setara Rp75,96 juta. Namun, setelah libur Natal, harga emas mulai terkoreksi dan diperdagangkan di kisaran US$4.330 atau sekitar Rp72,31 juta per ounce pada malam Tahun Baru.

Pergerakan serupa terjadi pada harga perak. Logam putih ini sebelumnya mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di level US$83,62 per ounce atau sekitar Rp1,39 juta. Menjelang akhir tahun, harga perak turun dan bergerak di area US$71 per ounce, setara Rp1,18 juta.

Analis menilai reli kuat logam mulia sepanjang tahun didorong oleh kombinasi faktor ekonomi dan geopolitik global. Ekspektasi pemangkasan suku bunga lanjutan oleh Bank Sentral Amerika Serikat (Federal Reserve) menjadi salah satu pendorong utama, disertai meningkatnya permintaan aset lindung nilai (safe haven) di tengah ketidakpastian dunia.

“Emas dan perak mengalami kenaikan signifikan karena interaksi berbagai faktor ekonomi, investasi, dan geopolitik,” ujar analis pasar dari XS.com. Selain kebijakan suku bunga, pembelian emas dalam jumlah besar oleh bank sentral global turut menopang harga sepanjang tahun.

Kepala riset pasar AJ Bell, Dan Coatsworth, menyebut lonjakan harga juga dipicu oleh kekhawatiran inflasi, volatilitas pasar saham, serta tingginya utang pemerintah di Amerika Serikat dan Inggris. Kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump, serta kecemasan akan potensi gelembung kecerdasan buatan (AI), ikut mendorong minat investor beralih ke emas dan perak.

Meski sentimen positif masih terasa memasuki 2026, para analis mengingatkan potensi koreksi lanjutan. “Aset yang sudah mencatat keuntungan besar biasanya menjadi yang pertama dilepas saat pasar bergejolak. Emas memenuhi dua kriteria itu: kinerjanya sangat kuat dan likuid,” kata Coatsworth.

Di sisi lain, perak mendapatkan dorongan tambahan dari faktor pasokan dan permintaan industri. China, produsen perak terbesar kedua di dunia, mengumumkan pembatasan ekspor perak serta logam strategis lain seperti tungsten dan antimon demi perlindungan sumber daya dan lingkungan.

Kebijakan tersebut bahkan menarik perhatian CEO Tesla Elon Musk, yang menyebut pembatasan ekspor perak sebagai kabar buruk bagi industri teknologi, mengingat logam tersebut berperan penting dalam berbagai proses manufaktur modern.

Selain itu, aliran dana besar ke instrumen investasi seperti exchange-traded funds (ETF) turut memperkuat harga emas dan perak sepanjang tahun. ETF memungkinkan investor berinvestasi pada logam mulia tanpa harus menyimpan aset fisik.

Memasuki 2026, analis memperkirakan harga emas masih berpotensi naik, meski dengan laju yang lebih moderat. Sementara itu, perak dinilai masih memiliki ruang kenaikan, namun reli lanjutan berisiko diikuti koreksi tajam.

Dengan ketidakpastian global dan tekanan ekonomi yang belum sepenuhnya mereda, emas dan perak diperkirakan tetap menjadi primadona investor di tahun mendatang—meski perjalanannya diprediksi tetap berliku. (*/)

  • Penulis: Pontianak Metro

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konser Judika, Polres Sanggau Matangkan Pengamanan untuk 7.000 Penggemar “Si Aku Yang Tersakiti”

    Konser Judika, Polres Sanggau Matangkan Pengamanan untuk 7.000 Penggemar “Si Aku Yang Tersakiti”

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Demam konser musik berskala nasional dipastikan akan melanda Kabupaten Sanggau pada Februari mendatang. Bintang papan atas nasional, Judika, dijadwalkan menjadi penampil utama dalam gelaran megah Pusat Damai Fest Symphony Of Heart Tahun 2026. Tak hanya pelantun tembang “Aku Yang Tersakiti” tersebut, grup band legendaris Hijau Daun dengan hits “Suara” juga dipastikan akan turut […]

  • Bocah 4 Tahun yang Hilang di Dusun Jemongko Sanggau Ditemukan Meninggal di Sungai Sekayam

    Bocah 4 Tahun yang Hilang di Dusun Jemongko Sanggau Ditemukan Meninggal di Sungai Sekayam

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Suasana duka menyelimuti Dusun Jemongko, Desa Kuala Dua, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau. Anak berinisial KA (4) yang sebelumnya dilaporkan hilang, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Jenazah korban ditemukan di aliran Sungai Sekayam setelah melalui proses pencarian intensif selama tiga hari oleh tim gabungan. Penemuan ini […]

  • Pelaku Pembakar Lahan di Parit H. Husein II Kabur, BPBD Temukan Barang Bukti Botol Berisi Bensin

    Pelaku Pembakar Lahan di Parit H. Husein II Kabur, BPBD Temukan Barang Bukti Botol Berisi Bensin

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak mensinyalir sejumlah insiden kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah kota dalam sepekan terakhir bukan dipicu oleh faktor alam. Dugaan kuat adanya unsur kesengajaan ini muncul setelah petugas menemukan bukti-bukti aktivitas pembakaran di lapangan, salah satunya di kawasan rawan kebakaran di Jalan Parit H. Husein […]

  • Ekspor Perdana 1,3 Ton Udang Vaname via PLBN Entikong Tembus Malaysia

    Ekspor Perdana 1,3 Ton Udang Vaname via PLBN Entikong Tembus Malaysia

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Gerbang ekspor di beranda depan negara kembali mencatat tonggak sejarah baru bagi komoditas lokal di pasar global. Sebanyak 1,3 ton udang vaname resmi dilepas sebagai komoditas unggulan baru melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kalimantan Barat, menuju pasar Malaysia pada Rabu (21/1/2026). Pengiriman perdana di awal tahun ini menjadi sinyal kuat penguatan […]

  • Polisi Amankan Joki dan 6 Motor “Trondol” di Kubu Raya Usai Warga Lapor via Instagram Bupati

    Polisi Amankan Joki dan 6 Motor “Trondol” di Kubu Raya Usai Warga Lapor via Instagram Bupati

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Aksi adu kecepatan ilegal di Jalan Angkasa Pura, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, akhirnya terhenti di tangan aparat. Sebanyak 6 unit sepeda motor beserta joki dan pemiliknya berhasil diamankan jajaran Polres Kubu Raya pada Minggu (25/1/2026). Penangkapan ini bermula dari “curhatan” warga yang resah dengan aktivitas berbahaya tersebut. Masyarakat memilih melaporkan aksi […]

  • Operasi Subuh di Sungai Pawan Ketapang: Penyelundupan 600 Kayu Bulat Digagalkan

    Operasi Subuh di Sungai Pawan Ketapang: Penyelundupan 600 Kayu Bulat Digagalkan

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Kalimantan berhasil memutus rantai peredaran kayu ilegal skala besar di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Dalam operasi senyap yang digelar pada Sabtu (17/1/2026) dini hari, petugas mengamankan ratusan batang kayu bulat yang diselundupkan melalui jalur perairan. Tim menyergap sebuah rakit raksasa berisi kurang lebih 600 batang kayu bulat […]

expand_less