Rabu, 4 Mar 2026
Trending Tags
Beranda » Bersinar » Festival Musik Bangun Sahur di Masjid Jami Ditarget Jadi Etalase Budaya Sungai Pontianak

Festival Musik Bangun Sahur di Masjid Jami Ditarget Jadi Etalase Budaya Sungai Pontianak

  • account_circle Pro/Tim
  • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota Pontianak memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Festival Musik Bangun Sahur yang dipusatkan di halaman Masjid Jami Sultan Syarif Abdurrahman. Agenda tahunan ini diharapkan mampu bertransformasi menjadi etalase budaya sungai yang ikonik bagi Kota Khatulistiwa.

Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, menyampaikan bahwa festival ini bukan sekadar ajang kreativitas untuk membangunkan warga saat sahur. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan momentum penting untuk memperkuat identitas sejarah dan akar peradaban Kota Pontianak.

“Kita tidak boleh lupa bahwa cikal bakal Kota Pontianak bermula dari kawasan Masjid Jami ini. Karena itu, penyelenggaraan festival ke depan harus mampu menonjolkan nilai historis tersebut,” ujar Bahasan saat membuka kegiatan pada Sabtu (21/2/2026) malam.

Menurut Bahasan, Masjid Jami Sultan Syarif Abdurrahman memiliki nilai filosofis tinggi sebagai titik awal berdirinya kota di tepian Sungai Kapuas. Ia ingin agar kemasan acara di masa mendatang semakin berkualitas dan memiliki daya tarik yang lebih kuat bagi wisatawan.

Salah satu arahan strategis yang disampaikan Bahasan adalah terkait tata letak panggung pada pelaksanaan berikutnya. Ia menyarankan agar panggung utama dapat diorientasikan menghadap ke arah Alun-Alun Sungai Kapuas guna memperkuat visual acara.

Langkah tersebut dinilai sangat strategis untuk menghadirkan suasana yang lebih ikonik. Konsep ini akan memberikan pemandangan menarik, terutama bagi masyarakat maupun wisatawan yang sedang melintas di jalur perairan Sungai Kapuas.

“Kalau dikemas dengan baik, ini bisa menjadi etalase budaya religi yang membanggakan, sekaligus mendukung sektor pariwisata kota,” tambahnya pada Sabtu (21/2/2026).

Melalui konsep tersebut, Festival Musik Bangun Sahur diharapkan tidak hanya berhenti sebagai tradisi tahunan. Pemerintah Kota ingin menjadikannya bagian dari upaya rebranding kawasan Istana Kadriah dan Masjid Jami sebagai pusat budaya sungai dunia.

Bahasan memastikan bahwa Pemerintah Kota akan terus mendampingi agar festival ini tumbuh lebih profesional dan tertata. Hal ini dilakukan guna memberikan dampak positif bagi ekonomi kreatif serta memperkuat citra Pontianak sebagai kota yang berbudaya dan religius.

Dukungan penuh ini diharapkan dapat memicu semangat para pemuda dan pegiat budaya di kawasan tersebut untuk terus berinovasi. Dengan sinergi yang baik, kekayaan sejarah di titik nol Pontianak ini dapat terus lestari dan dikenal luas hingga ke mancanegara.

  • Penulis: Pro/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pro Kontra Larangan Jual Gas ke Pengecer, Warga Sungai Rengas: Pengecer Penyelamat saat Pangkalan Kosong

    Pro Kontra Larangan Jual Gas ke Pengecer, Warga Sungai Rengas: Pengecer Penyelamat saat Pangkalan Kosong

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kebijakan tegas Bupati Kubu Raya, Sujiwo, yang melarang pangkalan menjual gas elpiji 3 kilogram kepada pengecer dan toko-toko mulai memicu beragam reaksi di akar rumput. Seorang pengecer gas di kawasan Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap, menyampaikan curahan hatinya melalui media sosial terkait dampak dari kebijakan tersebut. Melalui akun Facebook Mia Aulia, pengecer ini […]

  • Sekali Tanam Panen Bertahun-tahun: 8 Sayuran Abadi Terbaik untuk Kebun Rumah Anda

    Sekali Tanam Panen Bertahun-tahun: 8 Sayuran Abadi Terbaik untuk Kebun Rumah Anda

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    Berkebun seringkali membutuhkan biaya dan waktu yang tidak sedikit. Namun, tahukah Anda ada jenis tanaman yang disebut “sayur abadi”? Berbeda dengan tanaman musiman, tanaman abadi memiliki siklus hidup lebih dari dua tahun dan dapat tumbuh kembali dari sistem akar yang sama. Kanal YouTube Kebun Teras Ana membagikan daftar sayuran abadi yang sangat cocok ditanam di […]

  • Dulu Kumuh Kini Estetik! Bupati Kubu Raya Perintahkan Pedagang Cor Halaman Kios Demi Kerapian

    Dulu Kumuh Kini Estetik! Bupati Kubu Raya Perintahkan Pedagang Cor Halaman Kios Demi Kerapian

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Wajah Jalan Mayor Alianyang di Desa Durian, Kecamatan Sungai Ambawang, kini berubah drastis. Kawasan yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu titik terkumuh di Kabupaten Kubu Raya tersebut kini tampil lebih rapi, tertata, dan estetik usai tuntasnya program penataan oleh pemerintah daerah. Bupati Kubu Raya, Sujiwo, hadir langsung meresmikan kawasan tersebut sekaligus mengikuti syukuran […]

  • Pengabdian Sunyi PPSU Pontianak: Dari Sapu Jalan Hingga Panggilan ke Tanah Suci

    Pengabdian Sunyi PPSU Pontianak: Dari Sapu Jalan Hingga Panggilan ke Tanah Suci

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Kom/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Di balik predikat Pontianak sebagai kota yang bersih dan nyaman, ada tangan-tangan dingin yang bekerja dalam sunyi sebelum fajar menyingsing. Salah satunya adalah Satiman (54), seorang petugas penyapuan jalan yang telah mengabdikan dirinya selama 33 tahun untuk menjaga wajah ibu kota Provinsi Kalimantan Barat ini tetap asri. Bagi Satiman, setiap ayunan sapu di […]

  • 19 Ribu Warga Landak Terdampak Penonaktifan BPJS PBI JK, Bupati Karolin: Itu Penyesuaian Data Nasional

    19 Ribu Warga Landak Terdampak Penonaktifan BPJS PBI JK, Bupati Karolin: Itu Penyesuaian Data Nasional

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, meminta masyarakat tetap tenang menyikapi penonaktifan kepesertaan BPJS Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) yang terjadi secara luas. Ia menegaskan bahwa perubahan status ini merupakan dampak dari penyesuaian data nasional dan bukan keputusan sepihak pemerintah daerah. Berdasarkan data terbaru per Selasa (10/2/2026), dampak penyesuaian ini cukup signifikan […]

  • Tenun Kebat Dayak Iban Kapuas Hulu Sah Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional

    Tenun Kebat Dayak Iban Kapuas Hulu Sah Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Kom/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kekayaan intelektual dan tradisi masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Tenun Kebat Dayak Iban secara resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) tahun 2025 oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Sertifikat penghargaan atas penetapan tersebut diterima langsung oleh Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, dalam rangkaian Upacara Peringatan HUT ke-69 […]

expand_less