Selasa, 28 Jul 2026
Trending Tags
Beranda » Bersinar » Anggelia Meryciana Wakili Kalbar di Puteri Indonesia 2026: Bawa Misi Budaya dan Karbon

Anggelia Meryciana Wakili Kalbar di Puteri Indonesia 2026: Bawa Misi Budaya dan Karbon

  • account_circle GFM
  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.com – Pemerintah Kota Pontianak memberikan dukungan penuh kepada Anggelia Meryciana yang akan mewakili Kalimantan Barat di ajang Puteri Indonesia 2026. Ajang bergengsi ini menjadi panggung penting bagi representasi daerah.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan bahwa keikutsertaan ini merupakan peluang besar untuk mempromosikan potensi daerah. Kehadiran delegasi muda dianggap mampu membangun citra positif Kalimantan Barat di tingkat nasional.

“Ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga kesempatan untuk memperkenalkan budaya, potensi, dan karakter daerah kita ke panggung nasional,” ujar Edi Rusdi Kamtono pada Rabu (1/4/2026).

Misi Memperkenalkan Akulturasi Budaya Melayu dan Tionghoa

Anggelia berkomitmen untuk mengangkat kekayaan tradisi lokal dalam kompetisi tersebut. Perpaduan harmonis antara budaya Melayu dan Tionghoa akan menjadi identitas utama yang ia tampilkan di hadapan dewan juri.

Inspirasi kostum nasional yang akan dikenakan berasal dari tradisi ikonik Cap Go Meh. Selain itu, ia juga berencana memperkenalkan kekayaan budaya Dayak sebagai bagian dari keberagaman masyarakat di Kalimantan Barat.

“Saya akan membawa perpaduan budaya Melayu dan Tionghoa. Untuk national costume, saya terinspirasi dari Cap Go Meh,” ungkap Anggelia saat menjelaskan persiapannya menuju babak final.

Persiapan Matang dan Penguatan Karakter Perempuan Berdaya

Menjelang keberangkatannya ke Jakarta pada 3 April 2026, Anggelia telah menjalani serangkaian pelatihan intensif. Fokus persiapannya meliputi kemampuan berbicara di depan umum (public speaking), cara berjalan (catwalk), hingga wawasan luas.

Anggelia memegang teguh lima prinsip utama dalam ajang ini, yaitu Brain, Beauty, Behavior, Be Right, dan Be Brave. Kelima poin tersebut menjadi fondasi dasar baginya untuk bersaing secara sehat.

“Kelima poin itu menjadi dasar penting dalam mempersiapkan diri sebagai Puteri Indonesia,” tuturnya. Ia berharap persiapan mental dan wawasan ini dapat membuahkan hasil terbaik bagi masyarakat Kalimantan Barat.

Profil Anggelia: Konsultan Karbon yang Siap Bersaing

Perempuan berusia 27 tahun ini memiliki latar belakang profesional yang cukup unik dan membanggakan. Anggelia bekerja sebagai carbon consultant dan carbon project manager pada sebuah perusahaan kehutanan di Kalimantan.

Lulusan Sarjana Pariwisata dari Universitas Bunda Mulia Jakarta ini ingin menunjukkan sisi perempuan Kalbar yang berdaya. Kombinasi antara pendidikan dan pengalaman kerja profesional menjadi nilai tambah dalam ajang kecantikan ini.

“Saya mohon dukungan dari seluruh masyarakat Kota Pontianak dan Kalimantan Barat agar saya dapat memberikan yang terbaik,” pungkasnya. Ia berharap mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya di daerah.

Ringkasan Berita

  • Wali Kota Pontianak mendukung penuh Anggelia Meryciana sebagai perwakilan Kalimantan Barat dalam ajang nasional Puteri Indonesia 2026.

  • Anggelia akan mengusung misi kebudayaan dengan menampilkan perpaduan tradisi Melayu, Tionghoa (Cap Go Meh), serta budaya Dayak di panggung nasional.

  • Persiapan mencakup pelatihan intensif public speaking dan catwalk dengan berpegang pada prinsip Brain, Beauty, Behavior, Be Right, dan Be Brave.

  • Anggelia merupakan seorang profesional di bidang lingkungan (konsultan karbon) yang berharap dapat mempromosikan potensi dan karakter positif Kalimantan Barat.

  • Penulis: GFM
  • Editor: GFM

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bea Cukai Entikong Musnahkan 500 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Miliaran Rupiah

    Bea Cukai Entikong Musnahkan 500 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Miliaran Rupiah

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Sinergi penegakan hukum di lini batas negara kembali ditunjukkan melalui pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara (BMN) hasil penindakan ilegal. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat, dengan pengamanan ketat dari Polsek Entikong, memusnahkan ratusan bale pakaian bekas (ballpress) pada Jumat sore (9/1/2026). Pemusnahan yang dilakukan di Lapangan Pembakaran […]

  • Rayakan Tahun Baru, Ratusan Bikers Pontianak Konvoi Sambil Galang Donasi Korban Bencana

    Rayakan Tahun Baru, Ratusan Bikers Pontianak Konvoi Sambil Galang Donasi Korban Bencana

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Prokopim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, memberikan apresiasi tinggi terhadap pertumbuhan komunitas di Kota Pontianak yang dinilai memberikan dampak positif bagi pembangunan kota. Menurutnya, keberadaan komunitas saat ini tidak lagi hanya sebatas ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi motor penggerak aksi kemanusiaan. Dukungan tersebut ditunjukkan Edi dengan hadir langsung dalam agenda “Motor-Motoran 1% Peduli […]

  • KPK Ingatkan Risiko Korupsi Jika Pilkada Dipilih DPRD: Transaksi Kekuasaan Mengintai

    KPK Ingatkan Risiko Korupsi Jika Pilkada Dipilih DPRD: Transaksi Kekuasaan Mengintai

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti bahaya laten korupsi dalam wacana perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah dari pemilihan langsung oleh rakyat menjadi pemilihan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Lembaga antirasuah itu menilai pemusatan kewenangan pada segelintir elite politik justru membuka ruang transaksi kekuasaan yang sulit terpantau publik. Peringatan tersebut disampaikan Ketua KPK Setyo […]

  • Segarkan Birokrasi Pontianak, Edi Kamtono Minta Kadis Baru Cepat Deteksi Masalah Lapangan secara Real-Time

    Segarkan Birokrasi Pontianak, Edi Kamtono Minta Kadis Baru Cepat Deteksi Masalah Lapangan secara Real-Time

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, resmi melantik empat kepala dinas dan seorang staf ahli di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak pada Selasa (10/2/2026). Para pejabat yang dilantik merupakan hasil proses seleksi terbuka (open bidding) yang telah berlangsung selama tiga bulan terakhir. Nama-nama pejabat yang mengisi kursi pimpinan tersebut adalah Elsa Risfadona (Staf Ahli […]

  • Bukan Pakai APBD! Bupati Fransiskus Diaan Launching 8 Ruas Jalan Inpres, Simak Daftarnya

    Bukan Pakai APBD! Bupati Fransiskus Diaan Launching 8 Ruas Jalan Inpres, Simak Daftarnya

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kabar gembira bagi masyarakat Kapuas Hulu, khususnya yang berada di wilayah pelosok dan perbatasan. Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, secara resmi meluncurkan (launching) program peningkatan delapan ruas jalan strategis melalui skema Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) yang dipusatkan di Desa Teluk Geruguk, Kecamatan Boyan Tanjung, Selasa (6/1/2026). Program ini menjadi jawaban atas […]

  • Kunjungi PPG Landak, Karolin Margret Natasa Temukan Kasus Gizi Buruk Akibat Pernikahan Dini

    Kunjungi PPG Landak, Karolin Margret Natasa Temukan Kasus Gizi Buruk Akibat Pernikahan Dini

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Masalah gizi buruk pada anak di Kabupaten Landak dinilai tidak bisa dilepaskan dari persoalan sosial dan ekonomi keluarga yang masih rapuh. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, saat meninjau langsung Rumah Pusat Pemulihan Gizi (PPG) Kabupaten Landak pada Senin (26/1/2026). Dalam kunjungannya, Karolin berdialog langsung dengan keluarga pasien dan menemukan […]

expand_less