Anggelia Meryciana Wakili Kalbar di Puteri Indonesia 2026: Bawa Misi Budaya dan Karbon
- account_circle GFM
- calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
- print Cetak

Anggelia Meryciana mewakili Kalbar pada ajang pemilihan Putri Indonesia 2026 saat beraudiensi dengan Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PontianakMetro.com – Pemerintah Kota Pontianak memberikan dukungan penuh kepada Anggelia Meryciana yang akan mewakili Kalimantan Barat di ajang Puteri Indonesia 2026. Ajang bergengsi ini menjadi panggung penting bagi representasi daerah.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan bahwa keikutsertaan ini merupakan peluang besar untuk mempromosikan potensi daerah. Kehadiran delegasi muda dianggap mampu membangun citra positif Kalimantan Barat di tingkat nasional.
“Ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga kesempatan untuk memperkenalkan budaya, potensi, dan karakter daerah kita ke panggung nasional,” ujar Edi Rusdi Kamtono pada Rabu (1/4/2026).
Misi Memperkenalkan Akulturasi Budaya Melayu dan Tionghoa
Anggelia berkomitmen untuk mengangkat kekayaan tradisi lokal dalam kompetisi tersebut. Perpaduan harmonis antara budaya Melayu dan Tionghoa akan menjadi identitas utama yang ia tampilkan di hadapan dewan juri.
Inspirasi kostum nasional yang akan dikenakan berasal dari tradisi ikonik Cap Go Meh. Selain itu, ia juga berencana memperkenalkan kekayaan budaya Dayak sebagai bagian dari keberagaman masyarakat di Kalimantan Barat.
“Saya akan membawa perpaduan budaya Melayu dan Tionghoa. Untuk national costume, saya terinspirasi dari Cap Go Meh,” ungkap Anggelia saat menjelaskan persiapannya menuju babak final.
Persiapan Matang dan Penguatan Karakter Perempuan Berdaya
Menjelang keberangkatannya ke Jakarta pada 3 April 2026, Anggelia telah menjalani serangkaian pelatihan intensif. Fokus persiapannya meliputi kemampuan berbicara di depan umum (public speaking), cara berjalan (catwalk), hingga wawasan luas.
Anggelia memegang teguh lima prinsip utama dalam ajang ini, yaitu Brain, Beauty, Behavior, Be Right, dan Be Brave. Kelima poin tersebut menjadi fondasi dasar baginya untuk bersaing secara sehat.
“Kelima poin itu menjadi dasar penting dalam mempersiapkan diri sebagai Puteri Indonesia,” tuturnya. Ia berharap persiapan mental dan wawasan ini dapat membuahkan hasil terbaik bagi masyarakat Kalimantan Barat.
Profil Anggelia: Konsultan Karbon yang Siap Bersaing
Perempuan berusia 27 tahun ini memiliki latar belakang profesional yang cukup unik dan membanggakan. Anggelia bekerja sebagai carbon consultant dan carbon project manager pada sebuah perusahaan kehutanan di Kalimantan.
Lulusan Sarjana Pariwisata dari Universitas Bunda Mulia Jakarta ini ingin menunjukkan sisi perempuan Kalbar yang berdaya. Kombinasi antara pendidikan dan pengalaman kerja profesional menjadi nilai tambah dalam ajang kecantikan ini.
“Saya mohon dukungan dari seluruh masyarakat Kota Pontianak dan Kalimantan Barat agar saya dapat memberikan yang terbaik,” pungkasnya. Ia berharap mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya di daerah.
Ringkasan Berita
-
Wali Kota Pontianak mendukung penuh Anggelia Meryciana sebagai perwakilan Kalimantan Barat dalam ajang nasional Puteri Indonesia 2026.
-
Anggelia akan mengusung misi kebudayaan dengan menampilkan perpaduan tradisi Melayu, Tionghoa (Cap Go Meh), serta budaya Dayak di panggung nasional.
-
Persiapan mencakup pelatihan intensif public speaking dan catwalk dengan berpegang pada prinsip Brain, Beauty, Behavior, Be Right, dan Be Brave.
-
Anggelia merupakan seorang profesional di bidang lingkungan (konsultan karbon) yang berharap dapat mempromosikan potensi dan karakter positif Kalimantan Barat.
- Penulis: GFM
- Editor: GFM

Saat ini belum ada komentar