Rabu, 2 Sep 2026
Trending Tags
Beranda » Lifestyle » Meski Air Keruh Akibat Hujan, 450 Wisatawan Padati Pancur Aji Sanggau di Awal Tahun

Meski Air Keruh Akibat Hujan, 450 Wisatawan Padati Pancur Aji Sanggau di Awal Tahun

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com – Objek Wisata Pancur Aji di Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, masih menjadi magnet utama bagi warga untuk menghabiskan masa libur Tahun Baru 2026. Meskipun guyuran hujan pada pagi hari membuat aliran air terjun menjadi keruh, semangat wisatawan untuk berkunjung tidak surut.

Fenomena air keruh pasca hujan ini sempat diunggah oleh salah satu pengunjung di media sosial. “Tahun baru di Pancur Aji, sayangnya pagi hujan jadi airnya keruh. Kalau tidak hujan airnya cantik banget,” tulis akun Facebook Pesa Nia dalam unggahannya, Jumat (2/1/2026). Walau kondisi air tak jernih seperti biasanya, suasana di lokasi terpantau tetap meriah oleh kehadiran pengunjung.

Berdasarkan monitoring Polres Sanggau di lapangan, tercatat sekitar 450 wisatawan lokal maupun dari luar daerah memadati kawasan ini. Angka ini merupakan peningkatan signifikan dibandingkan hari-hari biasa.

Untuk menjamin keamanan di tengah lonjakan tersebut, Polres Sanggau bersama Polsek Kapuas menyiagakan personel pengamanan khusus di bawah kendali Perwira Pengendali (Padal) Ipda Novi Iswandi. Petugas fokus menjaga keselamatan masyarakat, mengingat karakteristik Pancur Aji yang memiliki aliran sungai berbatu dan kedalaman yang bervariasi.

Karakteristik alam dan potensi perubahan arus sungai secara tiba-tiba akibat faktor cuaca menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Petugas secara aktif melakukan patroli dialogis di sepanjang tepian sungai hingga area parkir kendaraan.

“Pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polres Sanggau dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami mengedepankan langkah preventif dan persuasif agar pengunjung dapat menikmati libur Tahun Baru dengan aman,” ujar Ipda Novi Iswandi.

Selain keselamatan di air, polisi juga mengantisipasi tindak pidana pencurian di area keramaian serta mengatur kepadatan arus lalu lintas pada akses utama menuju lokasi wisata yang cenderung menyempit.

Kepolisian mengimbau para pengunjung untuk selalu waspada terhadap barang bawaan pribadi dan mematuhi batas aman saat beraktivitas di sungai, terutama saat kondisi air sedang keruh pasca hujan yang seringkali menyamarkan kedalaman dasar sungai.

Hingga kegiatan berakhir, situasi Kamtibmas di kawasan Objek Wisata Pancur Aji dilaporkan tetap aman dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol. Pancur Aji membuktikan dirinya tetap menjadi primadona destinasi wisata di Bumi Daranante meskipun faktor cuaca memberikan tantangan tersendiri bagi para pelancong.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Facebook

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir Bandang Terjang Kepulauan Sitaro Sulut, 7 Orang Tewas dan Puluhan Luka

    Banjir Bandang Terjang Kepulauan Sitaro Sulut, 7 Orang Tewas dan Puluhan Luka

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Bencana banjir bandang melanda Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, pada Senin (5/1/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia, puluhan warga luka-luka, serta kerusakan pada permukiman dan fasilitas publik. Banjir bandang menerjang Kecamatan Siau Barat dan Siau Timur setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama berjam-jam. Luapan sungai membawa material […]

  • Jejak Darah di Kamar Kos Bongkar Sosok Ibu Pembuang Bayi di Sanggau: Pelaku Remaja 19 Tahun

    Jejak Darah di Kamar Kos Bongkar Sosok Ibu Pembuang Bayi di Sanggau: Pelaku Remaja 19 Tahun

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Teodardus
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Misteri penemuan jasad bayi laki-laki yang menggegerkan warga Jalan Semboja Indah 2, Kelurahan Bunut, Kabupaten Sanggau, akhirnya terungkap. Hanya berselang beberapa jam setelah jasad ditemukan, tim gabungan Polres Sanggau dan Polsek Kapuas berhasil meringkus pelaku pada Senin malam (19/1/2026) sekitar pukul 23.55 WIB. Pelaku diketahui merupakan seorang perempuan berinisial LF (19) yang merupakan […]

  • Bangkitkan Kejayaan Sepak Bola, Bahasan Beri Motivasi Atlet Persipon Kota Pontianak di Liga 4

    Bangkitkan Kejayaan Sepak Bola, Bahasan Beri Motivasi Atlet Persipon Kota Pontianak di Liga 4

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Semangat kebangkitan sepak bola Kota Khatulistiwa kembali berkobar seiring dengan dilepasnya tim Persipon untuk berlaga di kancah provinsi. Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, secara resmi melepas para atlet dan ofisial Persipon Kota Pontianak yang akan bertarung di ajang Liga 4 Piala Gubernur Kalimantan Barat pada Sabtu (24/1/2026). Prosesi pelepasan tim kebanggaan masyarakat ini […]

  • Dari Kulit Kapuak Hingga Singapura, Natalia Desca Rina Bawa Brand Koyuko Go Global

    Dari Kulit Kapuak Hingga Singapura, Natalia Desca Rina Bawa Brand Koyuko Go Global

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pameran The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026 menjadi titik balik gemilang bagi Natalia Desca Rina, seorang perajin sepatu kulit muda berbakat asal Pontianak. Dengan produk yang unik dan kualitas premium, Natalia berhasil menarik perhatian pengunjung, bahkan mendapatkan pesanan dari kancah internasional. Natalia, pemilik akun Instagram @Koyuko_Official, mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan […]

  • Bumi Pernah Punya Durasi 19 Jam per Hari, Ilmuwan Ungkap Dampaknya bagi Kehidupan

    Bumi Pernah Punya Durasi 19 Jam per Hari, Ilmuwan Ungkap Dampaknya bagi Kehidupan

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Selama ini, manusia mengenal satu hari di Bumi berlangsung selama 24 jam. Namun, penelitian ilmiah terbaru mengungkap fakta mengejutkan: Bumi pernah memiliki durasi hari hanya sekitar 19 jam, dan kondisi ini bertahan sangat lama, yakni hingga satu miliar tahun. Temuan tersebut berasal dari studi yang dipimpin Ross Mitchell, geofisikawan dari Institute of Geology […]

  • Perjuangkan Nasib Ratusan Ribu Penambang, Wagub Kalbar Krisantus Ingin Legalkan PETI Jadi WPR

    Perjuangkan Nasib Ratusan Ribu Penambang, Wagub Kalbar Krisantus Ingin Legalkan PETI Jadi WPR

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk memperjuangkan legalitas aktivitas pertambangan masyarakat. Langkah ini diambil guna mengubah status Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) menjadi Pertambangan Rakyat yang berizin agar manfaatnya nyata bagi rakyat dan daerah. Penegasan tersebut disampaikan Wagub Krisantus saat menerima audiensi Pemerintah Kabupaten Sintang dan perwakilan masyarakat […]

expand_less