Minggu, 3 Mei 2026
Trending Tags
Beranda » News » Sulap Lahan Reklamasi Jadi Sumber Bioetanol, Program Sabuk Hijau Khatulistiwa Direstui Norsan

Sulap Lahan Reklamasi Jadi Sumber Bioetanol, Program Sabuk Hijau Khatulistiwa Direstui Norsan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyambut hangat inisiatif strategis yang ditawarkan oleh Lembaga Investasi Badan Advokasi Penyelamat Aset Negara (Li-Bapan). Dalam audiensi yang berlangsung di Ruang Kerja Gubernur pada Senin (19/1/2026), dipaparkan program bertajuk “Sabuk Hijau Khatulistiwa” yang mengintegrasikan reklamasi lahan dengan penguatan ekonomi berbasis energi terbarukan.

Program ini menarik perhatian Pemerintah Provinsi karena menawarkan solusi ganda: pemulihan fungsi ekologi sekaligus penciptaan sumber pendapatan baru bagi masyarakat melalui komoditas alam lokal yang bernilai tinggi.

Ketua Li-Bapan, Stefanus Febyan Babaro, menjelaskan bahwa inti dari Sabuk Hijau Khatulistiwa adalah penanaman massal dua jenis pohon strategis, yakni Aren Smulen ST-1 dan pohon beringin. Pemilihan pohon aren bukan tanpa alasan, mengingat potensinya yang besar dalam mendukung ketahanan energi nasional.

“Pohon aren dipilih karena memiliki nilai ekonomis tinggi dan berpotensi menjadi sumber pendapatan masyarakat. Selain itu, komoditas ini juga sejalan dengan arahan pemerintah pusat dalam pengembangan bioetanol sebagai energi terbarukan,” ujar Febyan.

Sementara itu, pohon beringin akan ditanam berdampingan untuk memperkuat fungsi hidrologis dan menjaga keseimbangan lingkungan di kawasan reklamasi. Febyan berharap kolaborasi ini mampu menjawab tantangan perubahan iklim sekaligus memberikan dampak ekonomi nyata bagi warga Kalimantan Barat.

Gubernur Ria Norsan yang didampingi jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait menyatakan dukungannya terhadap gagasan tersebut. Menurutnya, program ini sangat sinkron dengan kebijakan pembangunan daerah yang mengedepankan keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan rakyat.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sangat mendukung gagasan yang disampaikan Li-Bapan. Ke depan akan kita tindak lanjuti bersama dengan menyinkronkan langkah agar program ini dapat segera diwujudkan,” tegas Ria Norsan.

Sebagai langkah konkret, Li-Bapan akan melakukan koordinasi teknis lebih intensif dengan instansi terkait untuk merumuskan detail pelaksanaan di lapangan. Program Sabuk Hijau Khatulistiwa ini diharapkan menjadi model baru kolaborasi lintas sektor yang menempatkan masyarakat sebagai penerima manfaat utama dari pemanfaatan sumber daya alam secara bijak.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Adpim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ancaman Ganda Awal Tahun! Polres Kubu Raya Imbau Warga Tepian Kapuas Waspada Rob dan Puting Beliung

    Ancaman Ganda Awal Tahun! Polres Kubu Raya Imbau Warga Tepian Kapuas Waspada Rob dan Puting Beliung

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya mengeluarkan imbauan penting bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama yang bermukim di sepanjang tepian Sungai Kapuas dan wilayah pesisir. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan ekstra menghadapi potensi banjir rob dan ancaman angin puting beliung dalam beberapa hari ke depan. Langkah antisipasi ini diambil menyusul peringatan dini dari BMKG Stasiun Meteorologi […]

  • Bupati Kubu Raya Tegaskan Gas 3 Kg Tak Boleh Dijual ke Toko dan Pengecer

    Bupati Kubu Raya Tegaskan Gas 3 Kg Tak Boleh Dijual ke Toko dan Pengecer

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Lonjakan harga gas elpiji tiga kilogram atau “gas melon” yang mencekik warga kurang mampu memicu reaksi keras dari Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan bahwa gas bersubsidi tersebut dilarang keras untuk diperjualbelikan kembali ke toko-toko atau pengecer ilegal yang tidak memiliki izin resmi. Penegasan ini disampaikan Sujiwo di Sungai Raya […]

  • Predator Anak Berbaju Ayah Kandung! Pria 58 Tahun di Pontianak Diringkus Polisi Usai Tiga Kali Garap Putrinya yang Masih SD

    Predator Anak Berbaju Ayah Kandung! Pria 58 Tahun di Pontianak Diringkus Polisi Usai Tiga Kali Garap Putrinya yang Masih SD

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Kasus predator seksual yang melibatkan orang terdekat kembali mencoreng kemanusiaan. Seorang pria berinisial ML (58), warga Kota Pontianak, diringkus jajaran Polres Kubu Raya setelah ketahuan melakukan aksi bejat merudapaksa anak kandungnya sendiri yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Aksi biadab yang sudah dilakukan sebanyak tiga kali ini akhirnya terbongkar setelah korban […]

  • Tekan Inflasi Ramadan, Ria Norsan Buka Pasar Murah di Masjid Miftahul Jannah Sintang

    Tekan Inflasi Ramadan, Ria Norsan Buka Pasar Murah di Masjid Miftahul Jannah Sintang

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, didampingi Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, secara resmi membuka kegiatan pasar murah di Halaman Masjid Miftahul Jannah, Kabupaten Sintang, pada Senin (23/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Gubernur di Bumi Senentang dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan. Program ini menjadi upaya konkret Pemerintah Provinsi Kalimantan […]

  • Jawab Penantian Warga, Sujiwo Targetkan Air Bersih di Sungai Kakap Mengalir Agustus 2026

    Jawab Penantian Warga, Sujiwo Targetkan Air Bersih di Sungai Kakap Mengalir Agustus 2026

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Penantian panjang masyarakat Kecamatan Sungai Kakap akan akses air bersih yang merata segera menemui titik terang. Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menyaksikan langsung penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Perumda Air Minum Tirta Raya dengan PT Rafa Karya Indonesia untuk pembangunan instalasi pengolahan air (IPA) di Desa Sungai Rengas, Kamis (15/1/2026). Proyek strategis ini mencakup […]

  • Ratu Elok Jadi Desa Pertama di Manis Mata yang Inisiasi Tanam Jagung Ketahanan Pangan

    Ratu Elok Jadi Desa Pertama di Manis Mata yang Inisiasi Tanam Jagung Ketahanan Pangan

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Desa Ratu Elok resmi mencatatkan diri sebagai pionir dalam memperkuat kedaulatan pangan di wilayah selatan Kabupaten Ketapang. Desa ini menjadi desa pertama di seluruh Kecamatan Manis Mata yang secara mandiri menginisiasi program penanaman jagung sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan daerah. Pencapaian bersejarah ini disaksikan langsung oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, yang hadir […]

expand_less