Rabu, 4 Mar 2026
Trending Tags
Beranda » News » Kasus Oli Palsu Kalbar Mandek, BPM Soroti Kinerja Polda dan Desak Kejati Kawal Aktor Utama

Kasus Oli Palsu Kalbar Mandek, BPM Soroti Kinerja Polda dan Desak Kejati Kawal Aktor Utama

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat kembali menyuarakan desakan keras terhadap penegakan hukum kasus peredaran oli palsu di wilayah Kalimantan Barat.

BPM secara terbuka mengkritik lambannya penanganan kasus tersebut oleh Polda Kalbar yang dinilai belum menunjukkan perkembangan memuaskan sejak aksi unjuk rasa besar pada 15 Oktober 2025 lalu.

Ketua BPM Kalbar, Gusti Edy, menegaskan bahwa ketidakjelasan status hukum para pelaku telah merusak kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum di daerah.

“Kasus ini merugikan konsumen dan merusak kepercayaan publik. Kami menuntut agar aktor utama dan jaringan di belakangnya segera dijerat hukum,” tegas Gusti Edy melalui rilis resminya, Selasa (20/1/2026).

Kasus ini pertama kali mencuat saat aparat gabungan mengungkap praktik peredaran oli palsu berskala besar di Kabupaten Kubu Raya pada Juni 2025.

BPM menduga kuat bahwa sosok berinisial ‘Edi Choy’ merupakan cukong utama di balik bisnis gelap tersebut yang hingga kini belum tersentuh hukum secara tuntas.

Penanganan yang dianggap jalan di tempat ini memicu kecurigaan publik akan adanya potensi intervensi dari pihak-pihak tertentu untuk mengamankan jaringan mafia oli tersebut.

Gusti Edy juga meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalbar untuk turun tangan mengawal proses penyidikan agar tidak ada ruang bagi intervensi pihak luar.

“Kejati harus mengawal kasus ini agar tuntas hingga ke meja hijau. Jangan sampai kasus sebesar ini hilang begitu saja tanpa ada kepastian hukum bagi aktor intelektualnya,” tambahnya.

Dampak dari peredaran oli palsu ini dinilai sangat membahayakan mesin kendaraan masyarakat karena ketiadaan zat aditif yang sesuai standar.

Penggunaan oli palsu menyebabkan suhu mesin naik drastis dan mempercepat kerusakan komponen vital seperti piston, ring piston, hingga bearing.

Sebagai langkah proteksi diri bagi konsumen, BPM Kalbar juga membagikan tips mengidentifikasi oli palsu melalui ciri-ciri umum berikut:

Kemasan: Label biasanya mudah rusak atau memiliki kualitas cetak yang rendah/pudar.
Warna & Konsistensi: Warna terlalu gelap atau terang, serta tekstur lebih encer atau kental dari standar pabrikan.
Bau: Memiliki aroma menyengat yang tidak wajar atau berbeda dari oli asli.
Harga: Dijual dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasar resmi.

BPM berjanji akan terus mengawal kasus ini hingga aktor utama tertangkap guna menjamin perlindungan bagi seluruh masyarakat selaku konsumen di Kalimantan Barat.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Rilis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kisah Bidan Dini Terima SK P3K Pontianak Setelah Tiga Tahun Mengabdi: Alhamdulillah, Rezeki Saya di Sini

    Kisah Bidan Dini Terima SK P3K Pontianak Setelah Tiga Tahun Mengabdi: Alhamdulillah, Rezeki Saya di Sini

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Gurat kebahagiaan terpancar dari wajah Dini Alfianita. Bidan yang telah tiga tahun mendedikasikan dirinya di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak ini akhirnya resmi menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan sebagai P3K Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak, Jumat (2/1/2026). Bagi Dini, momen ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan jawaban […]

  • Sidak Pasca Libur Nataru: Bupati Sekadau Aron Sisir OPD, Pastikan ASN Tak Tambah Libur

    Sidak Pasca Libur Nataru: Bupati Sekadau Aron Sisir OPD, Pastikan ASN Tak Tambah Libur

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Hari pertama masuk kerja usai libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 dimanfaatkan Bupati Sekadau, Aron, untuk memastikan roda pemerintahan kembali berputar maksimal. Bupati memimpin langsung rangkaian Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sekadau, Senin (5/1/2026). Langkah tegas ini diambil bukan hanya untuk memantau absensi […]

  • Sembunyikan Sabu di Pintu Mobil, Tiga Pengedar Narkoba di Sepauk Diringkus Satresnarkoba Polres Sintang

    Sembunyikan Sabu di Pintu Mobil, Tiga Pengedar Narkoba di Sepauk Diringkus Satresnarkoba Polres Sintang

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Unit Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sintang berhasil membongkar praktik peredaran gelap narkotika di wilayah Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan tiga orang pelaku berinisial DRM, RI, dan ES, beserta sejumlah paket yang diduga kuat merupakan narkotika jenis sabu. Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat pada Senin (19/1/2026) pukul […]

  • Kementan Cabut Izin 2.300 Distributor Pupuk Sepanjang 2025, Ratusan Pejabat Dicopot

    Kementan Cabut Izin 2.300 Distributor Pupuk Sepanjang 2025, Ratusan Pejabat Dicopot

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Kementerian Pertanian (Kementan) mengambil langkah tegas dalam menertibkan distribusi pupuk serta membenahi tata kelola internal demi menjaga keberhasilan program pangan nasional. Sepanjang tahun 2025, Kementan mencabut izin ribuan distributor pupuk yang terbukti melakukan pelanggaran, sekaligus mencopot ratusan pejabat di lingkungan kementerian. Kebijakan tegas tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat […]

  • Petaka Main HP Saat Menyetir: Pick Up Sapu 3 Motor di Bundaran Alianyang Kubu Raya

    Petaka Main HP Saat Menyetir: Pick Up Sapu 3 Motor di Bundaran Alianyang Kubu Raya

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Kecerobohan di balik kemudi kembali memakan korban. Sebuah kecelakaan beruntun yang melibatkan satu unit mobil pick up dan tiga sepeda motor terjadi di Jalan Trans Kalimantan, tepat di kawasan Bundaran Mayor Alianyang pada Selasa (13/1/2026) pukul 19.05 WIB. Diduga kuat, perhatian sang sopir teralihkan oleh layar ponsel, mengakibatkan kendaraan kehilangan kendali sepenuhnya dan […]

  • Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Pelanggar di Kawasan Hutan Nasional

    Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Pelanggar di Kawasan Hutan Nasional

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam, khususnya yang beroperasi di kawasan hutan nasional. Komitmen itu diwujudkan melalui pencabutan izin terhadap 28 perusahaan yang terbukti melanggar ketentuan hukum. Keputusan tersebut diumumkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam keterangan pers di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, […]

expand_less