Menembus Pasar Dunia, Inilah Deretan Komoditas Unggulan Kalbar yang Melintasi PLBN Entikong Selama 2025
- account_circle Karantina Kalbar
- calendar_month Rabu, 31 Des 2025
- print Cetak

Aktivitas ekspor durian di PLBN Entikong gunakan gerobak dorong. | Menembus Pasar Dunia, Inilah Deretan Komoditas Unggulan Kalbar yang Melintasi PLBN Entikong Selama 2025. (Foto: Fb/AgusAlf)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PontianakMetro.Com – Sebagai garda terdepan di beranda negara, Karantina Kalimantan Barat (Kalbar) Satuan Pelayanan (Satpel) PLBN Entikong sukses mengawal lalu lintas komoditas internasional sepanjang tahun 2025. Peran strategis ini tercermin dari performa impresif pada sektor hewan, ikan, dan tumbuhan yang melintasi perbatasan Indonesia-Malaysia.
Data sepanjang 2025 mempertegas bahwa PLBN Entikong bukan sekadar pintu perlintasan, melainkan jalur perdagangan internasional yang vital bagi pertumbuhan ekonomi lokal maupun nasional.
Geliat ekspor paling dinamis terlihat pada sektor Karantina Tumbuhan (KT). Arang menjadi komoditas dengan volume terbesar mencapai 419 ton. Namun, dari sisi frekuensi atau intensitas pengiriman, buah-buahan tropis tetap menjadi daya tarik utama pasar mancanegara.
Buah durian tercatat sebagai komoditas “paling sibuk” dengan frekuensi layanan mencapai 1.179 kali dan total volume 268 ton sepanjang tahun 2025. Selain durian, buah salak dan langsat juga konsisten mengisi daftar ekspor tumbuhan melalui jalur darat ini.
Sektor Karantina Ikan (KI) mencatatkan angka yang sangat masif untuk komoditas bernilai ekonomi tinggi. Udang wangkang menempati posisi puncak dengan total volume mencapai 277 ton dari 343 kali layanan.
Selain udang, komoditas laut lainnya yang rutin melintasi perbatasan adalah ikan bawal hitam dengan volume 170 ton, serta ikan tenggiri yang mencapai 104 ton. Angka ini menunjukkan tingginya permintaan pasar Malaysia terhadap hasil laut dari Kalimantan Barat.
Di sektor Karantina Hewan (KH), olahan daging ayam menjadi produk yang paling banyak melintas dengan volume 120 kilogram melalui 12 kali frekuensi layanan. Selain produk olahan, tercatat pula pakan ternak sebanyak 20 kg, madu 7 kg, hingga pengiriman hewan hidup yang unik yakni 7 ekor kuda.
Penanggung Jawab Karantina Kalbar Satpel PLBN Entikong, Swiet Sinay, menegaskan bahwa kualitas pelayanan dan pengawasan merupakan prioritas utama dalam menjalankan tugas di perbatasan.
“Kami berkomitmen memastikan setiap komoditas memenuhi ketentuan karantina. Ini adalah langkah nyata melindungi sumber daya hayati sekaligus mendukung perdagangan yang aman, tertib, dan berkelanjutan,” ujar Swiet Sinay, Rabu (31/12/2025).
Capaian sepanjang tahun 2025 ini memperkuat peran Satpel PLBN Entikong dalam memfasilitasi perdagangan lintas batas (trade facilitation) sekaligus menjadi benteng pertahanan keamanan hayati dari ancaman hama dan penyakit hewan serta tumbuhan dari luar negeri.
- Penulis: Karantina Kalbar
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: Karantina Kalbar

Saat ini belum ada komentar