Rabu, 2 Sep 2026
Trending Tags
Beranda » Nasional » Wamen Kehutanan Tekankan Tata Kelola Berbasis Risiko Demi Hutan Berkelanjutan

Wamen Kehutanan Tekankan Tata Kelola Berbasis Risiko Demi Hutan Berkelanjutan

  • account_circle Pontianak Metro
  • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.com – Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menegaskan bahwa pengelolaan hutan Indonesia ke depan harus ditopang tata kelola yang akuntabel, transparan, dan berintegritas. Menurut dia, pendekatan berbasis risiko menjadi kunci untuk memastikan setiap program kehutanan berjalan efektif sekaligus mencegah potensi penyimpangan sejak tahap perencanaan.

“Pengelolaan hutan harus dilaksanakan melalui tata kelola yang kuat, dengan pengawasan efektif agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat dan lingkungan,” ujar Rohmat saat menutup Rapat Koordinasi Perencanaan dan Pengawasan Tahun 2026 di Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Rapat koordinasi bertema Penguatan Tata Kelola Kehutanan Pusat–Daerah Menuju Indonesia Emas 2045 itu membahas arah pembangunan kehutanan dalam RPJMN 2025–2029, kebijakan anggaran sektor kehutanan, serta prioritas program Kementerian Kehutanan pada 2026. Forum tersebut juga menyoroti mitigasi risiko fraud dan penguatan kebijakan pengelolaan sumber daya hutan.

Rohmat menekankan pentingnya penerapan One Map Policy dan Decision Support System (DSS) untuk mengonsolidasikan strategi pemanfaatan hutan. Ia menilai kedua instrumen itu krusial dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan nasional, ketahanan ekologi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia mengingatkan agar hasil rapat koordinasi tidak berhenti pada tataran konsep. “Manajemen risiko harus terintegrasi secara konsisten dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan kegiatan kehutanan di daerah,” kata dia.

Dalam kesempatan tersebut, Rohmat juga menyinggung Rencana Kehutanan Tingkat Nasional (RKTN) yang telah disusun. Dokumen itu perlu dibahas secara partisipatif dengan pemerintah provinsi dan pemangku kepentingan daerah, serta didorong pengesahannya melalui peraturan daerah sebagai acuan revisi RTRW.

Terkait perubahan iklim, Rohmat mengingatkan dampaknya kian nyata, termasuk munculnya siklon dan hujan ekstrem di wilayah khatulistiwa. Karena itu, ia menekankan pentingnya perencanaan kehutanan berbasis lanskap, khususnya pada daerah aliran sungai.

Pengelolaan kawasan berhutan di areal penggunaan lain (APL) juga menjadi perhatian. Menurut Rohmat, sinergi dengan pemerintah daerah, terutama di wilayah hulu sungai dan daerah tangkapan air, perlu diperkuat untuk menekan risiko banjir dan longsor.

Untuk rehabilitasi lahan kritis, ia meminta pemerintah memprioritaskan wilayah berisiko tinggi bencana, seperti lahan curam di sekitar permukiman. Pendanaan rehabilitasi didorong bersumber dari APBD, dana bagi hasil, serta keterlibatan swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.

Pengembangan perhutanan sosial tak luput dari sorotan. Rohmat mendorong kolaborasi dengan pemerintah daerah guna membuka akses pasar melalui skema Integrated Area Development, mengingat banyak kelompok tani hutan masih berada dalam kategori miskin dan miskin ekstrem.

Sementara itu, pengendalian kebakaran hutan dan lahan ditegaskan sebagai tanggung jawab seluruh unit pelaksana teknis. “Pencegahan harus menjadi prioritas, dengan koordinasi TNI dan Polri di lapangan,” ujarnya.

Menutup kegiatan, Rohmat berharap hasil rapat koordinasi tersebut menjadi pijakan nyata dalam memperkuat tata kelola kehutanan nasional yang berkelanjutan dan berintegritas menuju Indonesia Emas 2045. (*/)

  • Penulis: Pontianak Metro

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ledakan Musik Global 2026: Comeback Superstar, Album Baru Legendaris, hingga Era Konser Raksasa

    Ledakan Musik Global 2026: Comeback Superstar, Album Baru Legendaris, hingga Era Konser Raksasa

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Industri musik global tengah bersiap menyambut tahun 2026 yang diprediksi menjadi salah satu periode paling eksplosif dalam satu dekade terakhir. Setelah melewati 2025 sebagai tahun transisi—minim rilisan musisi A-list namun sarat eksperimen kreatif—tahun depan menjanjikan kombinasi besar: album baru superstar dunia, kembalinya legenda, hingga tur konser berskala masif. Sepanjang 2025, tangga lagu global […]

  • Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Dokter RSUD SSMA Pontianak Ingatkan Risiko Infeksi Tubuh

    Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Dokter RSUD SSMA Pontianak Ingatkan Risiko Infeksi Tubuh

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Masalah gigi berlubang atau karies gigi masih menjadi keluhan kesehatan yang paling mendominasi di tengah masyarakat, mulai dari usia anak-anak hingga dewasa. Sayangnya, banyak orang masih menganggap kondisi ini sebagai masalah sepele yang hanya berujung pada nyeri sesaat. Padahal, jika dibiarkan tanpa penanganan medis yang tepat, lubang pada gigi dapat memicu dampak serius […]

  • Ketika Ilmu BK Bertemu Kehidupan Nyata : Mahasiswa Universitas PGRI Pontianak Belajar Menjadi Konselor Humanis Melalui Kerja Kuliah Lapangan (KKL)

    Ketika Ilmu BK Bertemu Kehidupan Nyata : Mahasiswa Universitas PGRI Pontianak Belajar Menjadi Konselor Humanis Melalui Kerja Kuliah Lapangan (KKL)

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Eli Trisnowati, M.Pd & Toni Elmansyah, M.Pd
    • 0Komentar

    Pontianakmetro.com – Tawa anak-anak berkebutuhan khusus di ruang kelas SLSB, kisah perjuangan para residen di rumah rehabilitasi, hingga cerita kehidupan para lansia menjadi ruang belajar yang tak ditemukan di bangku kuliah. Selama lima hari, 3 – 7 Agustus 2026, sebanyak 40 mahasiswa Semester VI Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas PGRI Pontianak merasakan secara […]

  • Dari Lurah ke Kabag Prokopim, Tirta Arifin Siap Modernisasi Komunikasi Pimpinan Pemkot Pontianak

    Dari Lurah ke Kabag Prokopim, Tirta Arifin Siap Modernisasi Komunikasi Pimpinan Pemkot Pontianak

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Prokopim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Tirta Arifin resmi mengemban amanah baru sebagai Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah Kota Pontianak. Mantan Lurah Sungai Bangkong ini menjadi satu dari 32 pejabat administrator eselon tiga yang dilantik oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, di Aula SSA Kantor Wali Kota, Rabu (31/12/2025). Dalam tugas barunya, Tirta memikul […]

  • Resmi Dilegalkan, Odong-Odong di Singkawang Wajib Beralih ke Roda Empat

    Resmi Dilegalkan, Odong-Odong di Singkawang Wajib Beralih ke Roda Empat

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Pemerintah Kota Singkawang mengambil langkah progresif dengan meresmikan legalitas operasional angkutan wisata atau yang akrab disapa odong-odong. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Wali Kota Singkawang Nomor 514 Tahun 2025 yang mulai disosialisasikan secara intensif. Lahirnya payung hukum ini membawa angin segar bagi kepastian usaha di sektor pariwisata, namun dibarengi dengan syarat […]

  • Sikat Habis PR Nasional! Bupati Sambas Perintahkan Kades Segera Siapkan Lahan Strategis Koperasi Merah Putih

    Sikat Habis PR Nasional! Bupati Sambas Perintahkan Kades Segera Siapkan Lahan Strategis Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Pemerintah Kabupaten Sambas bergerak cepat merealisasikan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Dalam rapat koordinasi strategis yang dipimpin langsung oleh Bupati Sambas, Satono, ditegaskan bahwa Sambas kini menjadi salah satu daerah pionir dalam pelaksanaan program nasional tersebut di Kalimantan Barat. Rapat yang digelar di […]

expand_less