Senin, 26 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » Bersinar » Satu Langit Dua Perayaan: Gempita Pawai Obor Ramadan dan Kembang Api Imlek di Pontianak

Satu Langit Dua Perayaan: Gempita Pawai Obor Ramadan dan Kembang Api Imlek di Pontianak

  • account_circle Pro/Tim
  • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Malam di Kota Pontianak pada Senin (16/2/2026) menyuguhkan pemandangan yang magis dan langka. Langit Khatulistiwa tidak hanya diterangi oleh lampu jalan, melainkan perpaduan dua cahaya tradisi yang berbeda: api obor yang menyala untuk menyambut Ramadan dan lampion merah yang anggun menyambut Tahun Baru Imlek.

Di sepanjang Jalan A. Yani dan Jalan Karet, ribuan umat Muslim tumpah ruah mengikuti Pawai Obor menyambut Ramadan 1447 Hijriah. Gema takbir dan selawat bersahutan, menciptakan suasana religi yang kental. Namun di sudut lain, seperti di Jalan Gajahmada, suara petasan dan kembang api meletus di udara, menandai malam pergantian tahun bagi warga Tionghoa.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyebut momentum unik ini sebagai wajah asli toleransi yang hidup dan nyata di kotanya.

“Ini adalah kegiatan budaya, keagamaan, dan religi. Komitmen kita menyambut bulan suci Ramadan harus dilaksanakan dengan baik, tapi pada saat yang sama, kita juga menghormati saudara-saudara kita yang merayakan Imlek,” ujar Edi usai melepas pawai di halaman Masjid Raya Mujahidin.

Senada dengan Wali Kota, Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, yang menghadiri Festival Pawai Obor di Kecamatan Pontianak Barat, menilai tradisi ini bukan sekadar syiar agama, melainkan aset pariwisata berbasis budaya.

“Pariwisata di Pontianak tidak hanya berbasis hiburan, tetapi berlandaskan nilai budaya, religi, dan kearifan lokal. Ini memberikan pengalaman berkesan bagi masyarakat dan wisatawan,” kata Bahasan di GOR Bulu Tangkis Jalan Tabrani Ahmad.

Kepala Disporapar Kota Pontianak, Rizal Al Mutahar, menambahkan bahwa keterlibatan berbagai elemen mulai dari anak-anak hingga majelis taklim menunjukkan kuatnya ukhuwah masyarakat. Ia berharap tradisi ini kedepannya dapat dikelola lebih merata di setiap kecamatan untuk memperluas jangkauan syiar dan dampak ekonominya.

Di kota yang dibelah Sungai Kapuas ini, obor dan lampion menjadi metafora kebersamaan yang kokoh. Meskipun memiliki makna dan tradisi yang berbeda, keduanya sama-sama menerangi malam, membuktikan bahwa di bawah langit yang sama, harmoni tetap menjadi pilihan utama warga Pontianak.

  • Penulis: Pro/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Hanya Satu Calon yang Lolos, Seleksi Direktur PDAM Tirta Muare Ulakan Sambas Resmi Dihentikan

    Hanya Satu Calon yang Lolos, Seleksi Direktur PDAM Tirta Muare Ulakan Sambas Resmi Dihentikan

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Proses pemilihan Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Muare Ulakan Kabupaten Sambas menemui jalan buntu. Panitia Seleksi (Pansel) secara resmi mengumumkan bahwa tahapan seleksi untuk kursi pimpinan perusahaan daerah tersebut tidak dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya. Keputusan ini diambil setelah hasil rapat Pansel pada 8 Januari 2026 menunjukkan bahwa mayoritas pelamar […]

  • Top 10 Nasional! RS Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak Tercepat Layani Klaim Kecelakaan

    Top 10 Nasional! RS Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak Tercepat Layani Klaim Kecelakaan

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Prestasi membanggakan di kancah nasional kembali ditorehkan oleh Polda Kalimantan Barat. RS Bhayangkara Tk. II Polda Kalbar (RS Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak) resmi dinobatkan sebagai salah satu rumah sakit tercepat dalam pelayanan klaim di Indonesia. Penghargaan bergengsi bertajuk “Quantum Claim Speed Award” ini diberikan oleh PT Jasa Raharja dalam puncak perayaan HUT ke-65 […]

  • Edho Sinaga: Jangan Persulit Pers, Permintaan Data Jurnalis Harusnya Pakai Rezim UU Pers Bukan UU KIP

    Edho Sinaga: Jangan Persulit Pers, Permintaan Data Jurnalis Harusnya Pakai Rezim UU Pers Bukan UU KIP

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Komisi Informasi (KI) Kalimantan Barat mengambil langkah strategis untuk mengakhiri kesalahpahaman antara badan publik dan insan pers terkait akses data. Melalui agenda Coaching Clinic Penguatan Literasi Keterbukaan Informasi Publik (KIP), KI Kalbar menekankan pentingnya membedakan antara permohonan informasi administratif dan tugas jurnalistik. Kegiatan yang digelar pada Jumat (30/01/2026) ini bertujuan menyamakan persepsi antara […]

  • Promosikan Wisata Alam Sanggau, 650 Rider Trail Taklukkan Medan Ekstrem Desa Engkalet

    Promosikan Wisata Alam Sanggau, 650 Rider Trail Taklukkan Medan Ekstrem Desa Engkalet

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Sebanyak 650 rider motor trail dari berbagai penjuru Kalimantan Barat hingga luar provinsi tumpah ruah di Desa Engkalet, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau. Kehadiran ratusan pecinta olahraga ekstrem ini bertujuan untuk memeriahkan Event Jelajah Alam Macan’t Dohik Buko’k Tahun 2026 yang digelar pada Sabtu (24/1/2026). Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, hadir langsung membuka […]

  • Kebakaran Hebat di Desa Bahta Sanggau, Dua Ruko Hangus dengan Kerugian Rp800 Juta

    Kebakaran Hebat di Desa Bahta Sanggau, Dua Ruko Hangus dengan Kerugian Rp800 Juta

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Amukan si jago merah menghanguskan dua unit rumah toko (ruko) di Dusun Bahta, Desa Bahta, Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau pada Minggu (8/2/2026) pagi. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.00 WIB tersebut melumat bangunan milik Karnaen (47) yang difungsikan sebagai kios Pertalite, pangkas rambut, dan toko sembako. Asap tebal pertama kali terlihat muncul dari […]

  • Kunjungi PPG Landak, Karolin Margret Natasa Temukan Kasus Gizi Buruk Akibat Pernikahan Dini

    Kunjungi PPG Landak, Karolin Margret Natasa Temukan Kasus Gizi Buruk Akibat Pernikahan Dini

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Masalah gizi buruk pada anak di Kabupaten Landak dinilai tidak bisa dilepaskan dari persoalan sosial dan ekonomi keluarga yang masih rapuh. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, saat meninjau langsung Rumah Pusat Pemulihan Gizi (PPG) Kabupaten Landak pada Senin (26/1/2026). Dalam kunjungannya, Karolin berdialog langsung dengan keluarga pasien dan menemukan […]

expand_less