Minggu, 3 Mei 2026
Trending Tags
Beranda » News » Stok Pangan Pontianak Aman, Wali Kota Edi Kamtono Imbau Warga Tak Borong Belanjaan (Panic Buying)

Stok Pangan Pontianak Aman, Wali Kota Edi Kamtono Imbau Warga Tak Borong Belanjaan (Panic Buying)

  • account_circle Pro/Tim
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong belanjaan atau panic buying terhadap kebutuhan pokok. Ia menegaskan bahwa ketersediaan bahan pangan di Kota Pontianak saat ini masih dalam kondisi aman dan mencukupi.

Guna menjaga ketenangan warga, Pemerintah Kota Pontianak melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) secara rutin memantau pergerakan harga kebutuhan pokok secara langsung (real time) setiap hari. Langkah ini diambil untuk mendeteksi dini jika terjadi lonjakan harga yang tidak wajar di pasar.

“Saya sudah arahkan kepada TPID Kota Pontianak untuk terus memantau secara real time setiap hari. Kita juga melakukan operasi pasar untuk komoditas pokok seperti beras, gula, tepung, dan telur agar harga tetap terkendali dan inflasi tidak meningkat,” ujar Edi Rusdi Kamtono pada Minggu (8/3/2026).

Selain memantau harga, Edi menegaskan bahwa pemerintah akan mengawasi rantai distribusi bahan pokok dengan ketat. Hal ini bertujuan untuk memastikan tidak ada pihak nakal yang sengaja menimbun barang demi keuntungan pribadi yang dapat memicu kelangkaan dan kenaikan harga.

“Jangan sampai ada pihak yang menimbun kebutuhan pokok untuk kepentingan tertentu. Ini yang terus kita awasi,” tegasnya.

Berdasarkan hasil koordinasi terbaru, stok pangan di Pontianak yang bersumber dari Bulog serta jaringan distributor dan agen dipastikan masih sangat tersedia. Oleh sebab itu, masyarakat diimbau untuk berbelanja secara bijak sesuai dengan kebutuhan rumah tangga saja.

Edi juga memberikan catatan mengenai kondisi ekonomi global yang fluktuatif, terutama dampak konflik di Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi harga energi seperti Bahan Bakar Minyak (BBM). Meski dinamika global tidak menentu, Pemkot Pontianak berkomitmen mengikuti kebijakan pusat sambil tetap memperkuat ketahanan pangan di daerah.

Menurutnya, perilaku belanja berlebihan justru menjadi pemicu utama gejolak harga yang merugikan masyarakat luas.

“Kita jangan sampai melakukan panic buying atau belanja borong. Justru itu akan membuat situasi tidak nyaman dan bisa memicu kenaikan harga di pasaran,” pungkas Edi Kamtono.

Upaya intervensi melalui operasi pasar dan pengawasan ketat ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat selama masa Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri, sehingga stabilitas ekonomi di Kota Khatulistiwa tetap terjaga.

  • Penulis: Pro/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sepanjang Januari 2026, 321 PMI Bermasalah Dideportasi dari Sarawak via Perbatasan Entikong

    Sepanjang Januari 2026, 321 PMI Bermasalah Dideportasi dari Sarawak via Perbatasan Entikong

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching kembali memfasilitasi proses pemulangan ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari wilayah Sarawak, Malaysia. Sepanjang bulan Januari 2026, otoritas Malaysia telah melakukan serangkaian tindakan pendeportasian terhadap para pekerja migran yang tersangkut berbagai persoalan hukum dan keimigrasian. Berdasarkan keterangan tertulis dari KJRI Kuching pada […]

  • Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Pontianak 2025, Dinkes Ingatkan Bahaya “Silent Killer”

    Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Pontianak 2025, Dinkes Ingatkan Bahaya “Silent Killer”

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Tantangan kesehatan masyarakat di Kota Pontianak kini mengalami pergeseran signifikan. Bukan lagi penyakit infeksi, melainkan penyakit tidak menular yang berkaitan erat dengan pola hidup kini mendominasi kunjungan di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Berdasarkan data sepanjang tahun 2025, Hipertensi Esensial (darah tinggi) menempati urutan pertama dari 10 besar penyakit yang ditangani Puskesmas di Kota […]

  • Edi Kamtono Perpanjang Kerja Sama Lahan Rumkital Rahadi Osman Pontianak

    Edi Kamtono Perpanjang Kerja Sama Lahan Rumkital Rahadi Osman Pontianak

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota Pontianak mempertegas komitmennya dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan bagi warga, khususnya di wilayah utara kota. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, secara resmi menandatangani perpanjangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Lantamal XII terkait peminjaman lahan operasional Rumah Sakit Angkatan Laut (Rumkital) Tingkat III Rahadi Osman pada Rabu (21/1/2026). Penandatanganan yang berlangsung […]

  • Jalan Trans Kalimantan Licin Akibat Tumpahan CPO, Polisi Tabur Soda Api & Detergen

    Jalan Trans Kalimantan Licin Akibat Tumpahan CPO, Polisi Tabur Soda Api & Detergen

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Akses utama Jalan Raya Pontianak–Batang Tarang sempat mencekam pada Rabu pagi (14/1/2026). Tumpahan Crude Palm Oil (CPO) akibat kecelakaan lalu lintas melumuri badan jalan di kawasan RT Penyakit, Dusun Serinjuk, Desa Semoncol, Kabupaten Sanggau, hingga menyebabkan permukaan aspal menjadi sangat licin dan berbahaya. Menanggapi ancaman keselamatan tersebut, jajaran Polsek Batang Tarang bersama Polsek […]

  • Waspada! Pasang Laut Januari 2026 Diprediksi 2 Meter, Pemkot Pontianak Siagakan Posko Rob

    Waspada! Pasang Laut Januari 2026 Diprediksi 2 Meter, Pemkot Pontianak Siagakan Posko Rob

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak meningkatkan status kewaspadaan menghadapi potensi banjir rob yang diprediksi mencapai puncaknya pada Januari 2026. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengungkapkan bahwa berdasarkan data BMKG, ketinggian pasang air laut bulan ini diperkirakan menembus angka dua meter. Level pasang ini tercatat lebih tinggi dibandingkan bulan Desember lalu yang berada di […]

  • Percepat Makan Bergizi Gratis di Kalbar, Sekda Harisson dan Kapendam XII/Tpr Bahas Pembangunan Dapur SPPG

    Percepat Makan Bergizi Gratis di Kalbar, Sekda Harisson dan Kapendam XII/Tpr Bahas Pembangunan Dapur SPPG

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat (Sekda Kalbar), Harisson, menerima kunjungan kerja Kapendam XII/Tanjungpura, Kolonel Inf. Yusub Dody Sandra, di Ruang Kerja Sekda pada Selasa (10/3/2026). Pertemuan ini difokuskan pada penguatan sinergi untuk mempercepat program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh wilayah Kalimantan Barat. Fokus utama pembahasan adalah pembangunan infrastruktur pendukung berupa dapur […]

expand_less