Sahur On The Road IMI Kalbar 2026: Ribuan Bikers Pontianak Berbagi Sembako dan Kampanye Anti Balap Liar
- account_circle Pro/Tim
- calendar_month Senin, 9 Mar 2026
- print Cetak

Ribuan bikers dari 83 klub motor di Kalbar gelar Sahur On The Road di Alun-Alun Kapuas, Minggu (8/3/2026). Aksi ini isi dengan bagi sembako ke ojek online. (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PontianakMetro.Com — Suasana dini hari di jantung Kota Pontianak tampak berbeda pada Minggu (8/3/2026). Ribuan pengendara motor dari 83 klub yang tergabung dalam Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalimantan Barat memadati kawasan Alun-Alun Kapuas untuk mengikuti kegiatan Sahur On The Road (SOTR).
Tak sekadar berkumpul dan berkeliling kota, aksi tahunan di bulan Ramadan ini diisi dengan misi kemanusiaan. Para bikers menyalurkan bantuan paket sembako kepada komunitas pengemudi ojek online (ojol) sebagai bentuk kepedulian sosial di tengah bulan suci.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, yang hadir langsung melepas rombongan, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif tersebut. Menurutnya, momentum ini membuktikan bahwa komunitas motor memiliki jiwa solidaritas yang tinggi dan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
“Ini menunjukkan para bikers punya satu hati yang sama, yaitu untuk saling berbagi dan mempererat silaturahmi di bulan Ramadan. Saya mengapresiasi kegiatan ini,” ujar Edi Rusdi Kamtono pada Minggu (8/3/2026) dini hari.
Edi juga menitipkan pesan penting agar komunitas motor dapat menjadi garda terdepan dalam mengampanyekan keselamatan berkendara (safety riding). Ia berharap para anggota klub motor menjadi teladan bagi pengguna jalan lain agar ketertiban di jalan raya tetap terjaga.
“Diharapkan para bikers bisa menjadi contoh bagi pengendara lain sehingga tercipta kenyamanan dan keamanan di jalan. Semoga Pontianak menjadi kota yang damai,” tambahnya.
Senada dengan Wali Kota, Ketua IMI Kalimantan Barat, Yuliansyah, menegaskan bahwa fungsi utama organisasi ini adalah merangkul seluruh pecinta otomotif untuk berkegiatan secara positif. Ia menekankan peran penting komunitas dalam menekan angka kecelakaan akibat aksi ugal-ugalan.
“Sebagai komunitas motor, kita harus menjadi pelopor keselamatan, termasuk mengayomi adik-adik agar tidak melakukan balap liar,” tegas Yuliansyah.
Peringatan ini bukan tanpa alasan. Tercatat dalam dua bulan terakhir, sudah jatuh dua korban jiwa akibat aksi balap liar di wilayah Pontianak. Yuliansyah berharap para senior di klub motor dapat mengedukasi generasi muda agar menyalurkan hobi otomotif mereka pada jalur yang resmi dan aman.
Sebagai agenda lanjutan untuk mempererat persaudaraan, Yuliansyah mengungkapkan bahwa Kota Pontianak dalam waktu dekat akan menjadi tuan rumah Jambore Komunitas Motor. Acara tersebut nantinya akan melibatkan berbagai klub dari seluruh penjuru Kalimantan Barat untuk mempromosikan budaya otomotif yang tertib dan santun.
Kegiatan SOTR ini berakhir dengan tertib saat fajar mulai menyingsing, meninggalkan pesan kuat bahwa persaudaraan antar bikers dapat menjadi motor penggerak kebaikan di masyarakat.
- Penulis: Pro/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar