Rabu, 4 Mar 2026
Trending Tags
Beranda » News » Prediksi Banjir Rob 2 Meter, Bang Midji: Air Main di Darat Karena Sungai Kapuas Sudah Cetek!

Prediksi Banjir Rob 2 Meter, Bang Midji: Air Main di Darat Karena Sungai Kapuas Sudah Cetek!

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com – Potensi banjir rob besar mengancam Kota Pontianak pada Januari 2026 ini. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, memperingatkan warga bahwa berdasarkan prakiraan BMKG, ketinggian pasang air laut bisa mencapai dua meter, lebih tinggi dari bulan Desember lalu yang berada di angka 1,8 meter.

Fenomena yang rutin menggenangi pemukiman warga ini turut memancing reaksi keras dari mantan Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji. Pria yang akrab disapa Bang Midji ini menyoroti kondisi Sungai Kapuas yang kian dangkal sebagai faktor utama sulitnya air surut.

Melalui akun media sosial pribadinya, Sutarmidji mengungkapkan keprihatinannya atas pendangkalan parah yang terjadi di jalur sungai terpanjang di Indonesia tersebut. Ia menyentil Pemerintah Pusat yang dinilai abai dalam melakukan pengerukan rutin.

“Keadaan ini diperparah dengan tak pernah dikeruknya Sungai Kapuas oleh Pemerintah Pusat. Sebelumnya tugas ini oleh Pelindo, lalu ke Kemenhub, dan sekarang tidak tahu PUPR dengan Balai Sungainya? Semakin tak jelas,” tulis Sutarmidji, Sabtu (3/1/2026).

Mantan Wali Kota Pontianak dua periode ini membeberkan data bahwa kedalaman muara yang seharusnya 7,5 meter pada surut terendah, kini diperkirakan tinggal kurang dari 5 meter.

“Jadi kalau hujan, air akan ‘main’ di darat karena sungai sudah cetek (dangkal),” tegasnya.

Sutarmidji menjelaskan bahwa posisi geografis Pontianak yang hanya berada 0,1 hingga 1,5 meter di atas permukaan laut membuat kota ini sangat rentan. Jika pasang laut mencapai 1,5 hingga 2 meter, maka dampak luapan air akan meluas ke banyak wilayah.

Ia pun meminta warga, terutama yang bermukim di bantaran sungai, untuk ekstra hati-hati menghadapi siklus pasang surut bulan ini.

Senada dengan hal tersebut, Wali Kota Edi Rusdi Kamtono meminta masyarakat mulai mengamankan barang-barang berharga dan peralatan elektronik. Kawasan di sekitar pinggiran Sungai Kapuas menjadi titik pantau utama karena akan terdampak langsung saat air pasang memuncak.

“Terutama rumah-rumah yang sebelumnya sempat terendam, agar pengalaman kemarin bisa menjadi pelajaran untuk lebih siap menghadapi kemungkinan yang sama,” ujar Edi.

Sinergi antara kewaspadaan masyarakat dan tuntutan pengerukan sungai ke Pemerintah Pusat diharapkan menjadi solusi jangka panjang agar Kota Khatulistiwa tidak terus-menerus terendam saat musim pasang tiba.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggaran KIP Kuliah Naik Jadi Rp15,3 Triliun pada 2026, Pemerintah Tegaskan Akses Pendidikan Tetap Terbuka

    Anggaran KIP Kuliah Naik Jadi Rp15,3 Triliun pada 2026, Pemerintah Tegaskan Akses Pendidikan Tetap Terbuka

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com — Pemerintah menegaskan komitmennya memperluas akses pendidikan tinggi melalui peningkatan anggaran Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi) menyebut alokasi anggaran KIP Kuliah pada 2026 mencapai Rp15,32 triliun, naik dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT), jumlah penerima […]

  • Polres Ketapang Gerebek Cafe di Sungai Pelang, Sita 8 Paket Sabu dari Tangan AH

    Polres Ketapang Gerebek Cafe di Sungai Pelang, Sita 8 Paket Sabu dari Tangan AH

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Satuan Reserse Narkoba Polres Ketapang berhasil membongkar praktik peredaran gelap narkotika yang kerap terjadi di salah satu tempat hiburan malam. Seorang pemuda berinisial AH (26) tak berkutik saat diringkus petugas di sebuah cafe yang berlokasi di Jalan Poros Pelang Tumbang Titi, Desa Sungai Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan. Penangkapan yang terjadi pada Rabu […]

  • Perbaikan Jalan Bodok-Meliau Dianggarkan Rp16,6 Miliar, Wagub: Utamakan Fungsional Agar Ekonomi Tetap Jalan

    Perbaikan Jalan Bodok-Meliau Dianggarkan Rp16,6 Miliar, Wagub: Utamakan Fungsional Agar Ekonomi Tetap Jalan

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, melakukan peninjauan langsung terhadap progres peningkatan ruas Jalan Bodok–Meliau di Desa Melobok, Kabupaten Sanggau, pada Sabtu (24/1/2026). Ruas jalan ini menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat karena nilai strategisnya sebagai urat nadi aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di wilayah tersebut. Untuk mendukung kelancaran transportasi di sana, […]

  • Hampir 10 Juta Kg Komoditas Lolos: Karantina Kalbar Catat Rekor Ekspor Fantastis 2025 di PLBN Jagoi Babang

    Hampir 10 Juta Kg Komoditas Lolos: Karantina Kalbar Catat Rekor Ekspor Fantastis 2025 di PLBN Jagoi Babang

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Gerbang perbatasan di PLBN Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, mencatatkan kinerja ekspor yang luar biasa sepanjang tahun 2025. Karantina Kalimantan Barat melaporkan peningkatan signifikan pada volume dan frekuensi ekspor komoditas pertanian, peternakan, dan perikanan, jauh melampaui angka tahun sebelumnya. Data dari aplikasi BEST TRUST menunjukkan angka yang fantastis: 3.134 sertifikat karantina telah […]

  • Marah Besar! Bupati Bala Kecewa Bos Agen LPG Tak Hadir Saat Rakyat Kesulitan Gas Subsidi

    Marah Besar! Bupati Bala Kecewa Bos Agen LPG Tak Hadir Saat Rakyat Kesulitan Gas Subsidi

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Suasana Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang memanas pada Kamis (15/1/2026). Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya saat memimpin rapat koordinasi darurat terkait kelangkaan dan meroketnya harga gas LPG 3 kg bersubsidi di wilayahnya. Kekecewaan Bupati bermula saat ia melakukan absensi peserta. Dari tujuh agen gas yang melayani masyarakat Sintang, […]

  • Pemkot Pontianak Bebaskan Pajak BPHTB dan Usulkan Rusun Baru di Gang Semut

    Pemkot Pontianak Bebaskan Pajak BPHTB dan Usulkan Rusun Baru di Gang Semut

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak bergerak cepat mendukung program 3 juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Dukungan ini diwujudkan melalui serangkaian kebijakan strategis, mulai dari pembebasan pajak hingga usulan pembangunan rumah susun (rusun) baru di kawasan padat penduduk. Langkah nyata yang diambil Pemkot antara lain menerbitkan aturan pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah […]

expand_less