Senin, 26 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » Nasional » Sidang Perdana Dugaan Korupsi Nadiem Makarim Digelar! Hakim Sepakati Penggunaan KUHAP Baru

Sidang Perdana Dugaan Korupsi Nadiem Makarim Digelar! Hakim Sepakati Penggunaan KUHAP Baru

  • account_circle Pontianak Metro
  • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.com – Setelah sempat tertunda dua kali akibat kondisi kesehatan terdakwa, sidang dakwaan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, akhirnya resmi digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

Dalam sidang perdana tersebut, majelis hakim, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung, serta tim penasihat hukum terdakwa sepakat bahwa proses persidangan akan menggunakan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru.

Sidang dibuka oleh Hakim Ketua Purwanto S Abdullah dengan mengonfirmasi kesepakatan para pihak terkait dasar hukum acara yang akan digunakan. Menurutnya, penerapan KUHAP baru didasarkan pada asas lex mitior, yakni prinsip hukum pidana yang memungkinkan penggunaan aturan yang lebih menguntungkan bagi terdakwa apabila terjadi perubahan undang-undang setelah perbuatan dilakukan.

“Berdasarkan asas lex mitior, apabila terjadi perubahan undang-undang setelah perbuatan hukum dilakukan, maka ketentuan yang paling menguntungkan bagi pelaku dapat diterapkan,” ujar Purwanto di ruang sidang.

Menanggapi hal tersebut, tim kuasa hukum Nadiem Makarim menyatakan menerima dan mengikuti sepenuhnya ketentuan hukum yang telah ditetapkan oleh majelis hakim sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sementara itu, JPU Kejaksaan Agung menegaskan bahwa meskipun mekanisme persidangan menggunakan KUHAP baru, substansi surat dakwaan tetap mengacu pada KUHAP lama. Hal ini dikarenakan perkara tersebut telah dilimpahkan ke pengadilan saat KUHAP lama masih berlaku, serta surat dakwaan disusun sebelum pengesahan KUHAP yang baru.

Dalam perkara ini, Nadiem Makarim didakwa terlibat dalam dugaan tindak pidana korupsi program digitalisasi pendidikan, khususnya pada pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) di lingkungan Kemendikbudristek pada periode 2019–2022.

Akibat proyek tersebut, kerugian negara ditaksir mencapai Rp2,18 triliun, menjadikannya salah satu kasus korupsi terbesar di sektor pendidikan nasional dalam beberapa tahun terakhir.

Majelis hakim menjadwalkan sidang lanjutan dengan agenda pembacaan dakwaan secara lengkap oleh Jaksa Penuntut Umum dalam waktu dekat. (*/)

  • Penulis: Pontianak Metro

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Meski Air Keruh Akibat Hujan, 450 Wisatawan Padati Pancur Aji Sanggau di Awal Tahun

    Meski Air Keruh Akibat Hujan, 450 Wisatawan Padati Pancur Aji Sanggau di Awal Tahun

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Objek Wisata Pancur Aji di Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, masih menjadi magnet utama bagi warga untuk menghabiskan masa libur Tahun Baru 2026. Meskipun guyuran hujan pada pagi hari membuat aliran air terjun menjadi keruh, semangat wisatawan untuk berkunjung tidak surut. Fenomena air keruh pasca hujan ini sempat diunggah oleh salah satu […]

  • Merajut Senyum di Senja Usia: Mahasiswa & Dosen BK UPGRI Pontianak Sukses Tutup KKL-PKM di Panti Jompo Graha Werdha Maria Joseph

    Merajut Senyum di Senja Usia: Mahasiswa & Dosen BK UPGRI Pontianak Sukses Tutup KKL-PKM di Panti Jompo Graha Werdha Maria Joseph

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Amelia Atika
    • 0Komentar

    Pontianakmetro.com— Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas PGRI Pontianak (UPGRI Pontianak) sukses menutup rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) mahasiswa sekaligus Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) oleh jajaran dosen. Penarikan mahasiswa KKL ini bertempat di Panti Jompo Graha Werdha Maria Joseph dan telah dilaksanakan sejak tanggal 3 hingga 6 Agustus 2026. Penarikan sebanyak 10 orang […]

  • Bocah 4 Tahun yang Hilang di Dusun Jemongko Sanggau Ditemukan Meninggal di Sungai Sekayam

    Bocah 4 Tahun yang Hilang di Dusun Jemongko Sanggau Ditemukan Meninggal di Sungai Sekayam

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Suasana duka menyelimuti Dusun Jemongko, Desa Kuala Dua, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau. Anak berinisial KA (4) yang sebelumnya dilaporkan hilang, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Jenazah korban ditemukan di aliran Sungai Sekayam setelah melalui proses pencarian intensif selama tiga hari oleh tim gabungan. Penemuan ini […]

  • Soft Opening Cafe RUPA, Wabup Sambas Ajak Anak Muda Lahirkan Peluang Usaha dari Ruang Interaksi

    Soft Opening Cafe RUPA, Wabup Sambas Ajak Anak Muda Lahirkan Peluang Usaha dari Ruang Interaksi

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sambas terus menunjukkan tren positif dengan hadirnya unit-unit usaha baru yang inovatif. Mewakili Bupati Sambas, Wakil Bupati Heroaldi Djuhardi Alwi secara resmi melaksanakan Soft Opening Cafe Ruang Jumpa (RUPA) yang berlokasi di Jalan Gusti Hamzah, Desa Durian, Kecamatan Sambas. Kehadiran Cafe RUPA tidak sekadar […]

  • Arena Biliar Menjamur di Pontianak: Edi Kamtono Dorong Jadi Wadah Prestasi, Bukan Judi

    Arena Biliar Menjamur di Pontianak: Edi Kamtono Dorong Jadi Wadah Prestasi, Bukan Judi

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, memberikan pandangan optimis terhadap menjamurnya arena biliar di Kota Pontianak. Di tengah kekhawatiran sebagian kalangan bahwa biliar dapat bergeser menjadi tempat praktik perjudian yang merusak moral generasi muda, Edi justru melihat potensi besar untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan dalam Edi Kamtono Newton […]

  • dr Gita: Gejalanya Mirip Flu tapi Fatal, Virus Nipah dari Kelelawar Buah Belum Ada Vaksin dan Obat

    dr Gita: Gejalanya Mirip Flu tapi Fatal, Virus Nipah dari Kelelawar Buah Belum Ada Vaksin dan Obat

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak mengambil langkah proaktif dalam meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi wabah penyakit baru. Fokus edukasi kali ini menyasar pada ancaman Virus Nipah, sebuah penyakit zoonosis yang menular dari hewan ke manusia. Meskipun saat ini belum ditemukan kasus virus Nipah di Kota Pontianak […]

expand_less