Banjir Bandang Terjang Kepulauan Sitaro Sulut, 7 Orang Tewas dan Puluhan Luka
- account_circle Pontianak Metro
- calendar_month Senin, 5 Jan 2026
- print Cetak

Banjir bandang melanda Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, Senin (5/1/2026). Tujuh orang tewas, puluhan luka-luka, dan sejumlah fasilitas publik rusak akibat hujan deras berkepanjangan. Foto: Divisi Humas Polri
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PontianakMetro.com – Bencana banjir bandang melanda Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, pada Senin (5/1/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia, puluhan warga luka-luka, serta kerusakan pada permukiman dan fasilitas publik.
Banjir bandang menerjang Kecamatan Siau Barat dan Siau Timur setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama berjam-jam. Luapan sungai membawa material batu, tanah, dan kayu yang menghantam rumah-rumah warga.
Kapolres Kepulauan Sitaro AKBP Iwan Permadi mengatakan, hujan lebat dengan durasi sekitar lima jam menjadi penyebab utama meningkatnya debit air sungai.
“Curah hujan tinggi menyebabkan aliran sungai meluap dan masuk ke kawasan permukiman. Hingga saat ini hujan masih berpotensi terjadi,” ujarnya.
Data sementara mencatat, di Kecamatan Siau Barat terdapat satu korban meninggal dunia, satu orang hilang, dan tujuh warga luka-luka. Sementara di Kecamatan Siau Timur, enam orang dilaporkan meninggal dunia, 18 orang luka-luka, serta satu korban masih dalam pencarian.
Banjir bandang juga menyebabkan Markas Komando Polres Kepulauan Sitaro tertimbun material banjir hingga menutupi sekitar setengah bangunan. Aparat gabungan bersama masyarakat setempat terus melakukan evakuasi dan pembersihan material.
Pemerintah daerah dan aparat keamanan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi di wilayah Sulawesi Utara. (*/)
- Penulis: Pontianak Metro

Saat ini belum ada komentar