Minggu, 3 Mei 2026
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kementan Cabut Izin 2.300 Distributor Pupuk Sepanjang 2025, Ratusan Pejabat Dicopot

Kementan Cabut Izin 2.300 Distributor Pupuk Sepanjang 2025, Ratusan Pejabat Dicopot

  • account_circle Pontianak Metro
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.com – Kementerian Pertanian (Kementan) mengambil langkah tegas dalam menertibkan distribusi pupuk serta membenahi tata kelola internal demi menjaga keberhasilan program pangan nasional. Sepanjang tahun 2025, Kementan mencabut izin ribuan distributor pupuk yang terbukti melakukan pelanggaran, sekaligus mencopot ratusan pejabat di lingkungan kementerian.

Kebijakan tegas tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat menghadiri acara Panen Raya dan Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat. Menurut Amran, penindakan dilakukan untuk memastikan seluruh program strategis pemerintah di sektor pertanian berjalan disiplin, transparan, dan bebas dari praktik menyimpang.

“Sepanjang 2025, Kementerian Pertanian telah mencabut izin distributor pupuk di 2.300 titik di seluruh Indonesia. Pencabutan ini dilakukan karena terbukti terjadi permainan harga dan penyimpangan distribusi pupuk,” ujar Amran.

Ia menegaskan, penertiban tersebut berdampak langsung terhadap stabilitas harga pupuk di tingkat petani. Berdasarkan catatan Kementan, harga pupuk berhasil ditekan hingga turun sekitar 20 persen setelah pengawasan dan penindakan dilakukan secara menyeluruh.

Tak hanya menyasar distributor, Kementan juga melakukan pembenahan besar-besaran di internal kementerian. Amran mengungkapkan bahwa sepanjang 2025 sebanyak 192 pejabat dan pegawai Kementerian Pertanian dicopot dari jabatannya karena terbukti melanggar aturan dan etika kerja.

“Dari jumlah tersebut, 76 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini sedang diproses secara hukum,” tegasnya.

Langkah penegakan disiplin ini, lanjut Amran, merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap tata kelola sektor pertanian yang bersih dan akuntabel.

Di tengah penertiban tersebut, Kementan juga mencatat capaian positif dalam produksi pangan nasional. Sepanjang 2025, produksi beras nasional mencapai 34 juta ton, sementara Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tercatat sebesar 3,2 juta ton, menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

Capaian ini dinilai menjadi fondasi kuat bagi terwujudnya swasembada pangan nasional yang berkelanjutan, sekaligus menjamin ketersediaan dan stabilitas harga pangan bagi masyarakat di tengah dinamika ekonomi global. (*/)

  • Penulis: Pontianak Metro

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Geger Penemuan Bayi di Rumah Makan Sekadau, Ternyata Anak Kandung Saksi di Lokasi

    Geger Penemuan Bayi di Rumah Makan Sekadau, Ternyata Anak Kandung Saksi di Lokasi

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Polres Sekadau memberikan penjelasan resmi terkait peristiwa penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki di sebuah rumah makan yang berlokasi di Desa Bokak Sebumbun, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau. Peristiwa yang sempat menghebohkan warga sekitar ini pertama kali diketahui pada Senin (2/2/2026) malam. Pihak kepolisian segera bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya […]

  • Harga Gabah Rp6.500, Bupati Satono Ingatkan Petani Jangan Mau Jual Murah ke Tengkulak

    Harga Gabah Rp6.500, Bupati Satono Ingatkan Petani Jangan Mau Jual Murah ke Tengkulak

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Di tengah euforia Panen Raya di Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Bupati Sambas, Satono, mengeluarkan instruksi keras demi melindungi kesejahteraan para petani. Ia menegaskan agar para petani di Kabupaten Sambas tidak melepaskan hasil panen mereka di bawah harga standar yang telah ditetapkan pemerintah pusat. Hal tersebut ditegaskan Bupati Satono saat menghadiri agenda Swasembada […]

  • Bea Cukai Entikong Musnahkan 500 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Miliaran Rupiah

    Bea Cukai Entikong Musnahkan 500 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Miliaran Rupiah

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Sinergi penegakan hukum di lini batas negara kembali ditunjukkan melalui pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara (BMN) hasil penindakan ilegal. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat, dengan pengamanan ketat dari Polsek Entikong, memusnahkan ratusan bale pakaian bekas (ballpress) pada Jumat sore (9/1/2026). Pemusnahan yang dilakukan di Lapangan Pembakaran […]

  • Simbol Harmoni, Lampion dan Ketupat Hiasi Langit Pontianak Jelang Imlek dan Ramadan

    Simbol Harmoni, Lampion dan Ketupat Hiasi Langit Pontianak Jelang Imlek dan Ramadan

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemandangan unik menghiasi langit Kota Pontianak menjelang pertengahan Februari ini. Ornamen lampion merah dan ketupat kuning tampak menggantung berdampingan di sepanjang Jalan Gajah Mada dan sejumlah ruas jalan protokol lainnya. Tahun ini, suasana Imlek dan Ramadan di Kota Khatulistiwa terasa sangat spesial karena hadir hampir bersamaan. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan […]

  • Kejar Swasembada Pangan, Pemprov Kalbar Dorong Petani Manfaatkan Lahan Tidur di Tiap Desa

    Kejar Swasembada Pangan, Pemprov Kalbar Dorong Petani Manfaatkan Lahan Tidur di Tiap Desa

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melakukan langkah konkret dalam mempercepat swasembada pangan nasional. Selain memberikan bantuan benih unggul, pemerintah kini memfokuskan strategi pada aktivasi “lahan tidur” atau lahan non-produktif yang tersebar di desa-desa untuk dikonversi menjadi lahan pertanian produktif. Hal ini ditegaskan dalam acara Gerakan Panen Padi Serentak Menuju Swasembada Pangan Indonesia yang dipusatkan […]

  • Tinggalkan Kendaraan Pribadi! Bus Trans Pontianak Skema BTS Segera Beroperasi di Dua Koridor Utama

    Tinggalkan Kendaraan Pribadi! Bus Trans Pontianak Skema BTS Segera Beroperasi di Dua Koridor Utama

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Era baru transportasi publik di Kota Khatulistiwa segera dimulai. Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Perhubungan (Dishub) tengah mematangkan peluncuran layanan angkutan umum massal skema By The Service (BTS). Bukan sekadar bus biasa, armada ini akan dipersenjatai dengan teknologi kecerdasan buatan untuk menjamin keamanan maksimal bagi penumpangnya. Kepala Dinas Perhubungan Kota Pontianak, Yuli Trisna […]

expand_less