Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » News » Titik Api Muncul di Sungai Raya & Sungai Kakap, Lahan Gambut Dekat Pemukiman Terbakar

Titik Api Muncul di Sungai Raya & Sungai Kakap, Lahan Gambut Dekat Pemukiman Terbakar

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com – Seiring dengan berubahnya siklus cuaca dari penghujan ke musim kemarau, ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali menghantui wilayah Kabupaten Kubu Raya. Dalam beberapa waktu terakhir, titik api dilaporkan mulai muncul di dua lokasi berbeda, yakni di Kecamatan Sungai Raya dan Kecamatan Sungai Kakap pada Jumat (16/1/2026).

Merespons cepat situasi tersebut, Tim Siaga Karhutla yang terdiri dari Polres Kubu Raya, Dit Samapta Polda Kalbar, BNPB, TNI, dan Pemadam Kebakaran langsung terjun ke lokasi untuk melakukan pemadaman intensif.

Berdasarkan data lapangan, lokasi kebakaran pertama terdeteksi di Jalan Sultan Agung, Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya. Api menghanguskan lahan dengan luas estimasi mencapai ±2 hektar. Kondisi ini sempat memicu kekhawatiran karena titik api hanya berjarak sekitar 70 meter dari pemukiman warga.

Sementara itu, titik kedua terpantau di Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap, dengan luas lahan terdampak sekitar ±1,5 hektar. Kedua lokasi ini merupakan lahan kosong dengan vegetasi gambut yang sangat mudah terbakar dan memiliki karakteristik sulit dipadamkan jika api sudah merambat ke bawah permukaan tanah.

Hingga saat ini, tim gabungan masih berada di lokasi untuk melakukan proses pendinginan (cooling down). Hal ini dilakukan guna memastikan bara api di dalam tanah gambut benar-benar padam dan tidak memicu kebakaran susulan akibat tiupan angin.

Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade, menegaskan bahwa penanganan Karhutla saat ini menjadi prioritas utama, terutama untuk melindungi objek vital nasional.

“Langkah ini sangat krusial demi menjamin keselamatan masyarakat dan memastikan kelancaran arus transportasi, terutama mengingat Kabupaten Kubu Raya memiliki objek vital nasional yaitu Bandara Internasional Supadio yang harus bebas dari gangguan kabut asap,” ujar Ade, Sabtu (17/1/2026).

Pihak kepolisian juga gencar memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Terkait penyebab pasti kebakaran di dua lokasi tersebut, Polres Kubu Raya menyatakan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

Pemerintah daerah dan aparat keamanan meminta warga untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika melihat munculnya kepulan asap di lahan kosong agar penanganan dini dapat segera dilakukan sebelum api meluas dan mengganggu kesehatan serta aktivitas ekonomi masyarakat.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Humas Polres

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Polresta Pontianak Musnahkan Barang Bukti Sabu dan Ekstasi Hasil Pengungkapan Kasus Narkoba

    Polresta Pontianak Musnahkan Barang Bukti Sabu dan Ekstasi Hasil Pengungkapan Kasus Narkoba

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com — Satuan Reserse Narkoba Polresta Pontianak memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu dan ekstasi yang merupakan hasil pengungkapan sejumlah kasus peredaran narkoba di wilayah hukumnya. Pemusnahan dilakukan di kantor Satresnarkoba Polresta Pontianak pada Rabu, 11 Maret 2026. Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari narkotika golongan I bukan tanaman berupa ekstasi seberat 14,45 gram dan […]

  • Tekan Inflasi Ramadan, Ria Norsan Buka Pasar Murah di Masjid Miftahul Jannah Sintang

    Tekan Inflasi Ramadan, Ria Norsan Buka Pasar Murah di Masjid Miftahul Jannah Sintang

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, didampingi Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, secara resmi membuka kegiatan pasar murah di Halaman Masjid Miftahul Jannah, Kabupaten Sintang, pada Senin (23/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Gubernur di Bumi Senentang dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan. Program ini menjadi upaya konkret Pemerintah Provinsi Kalimantan […]

  • Polisi Pasang Police Line di Lokasi Karhutla Kuala Mandor B, Pelaku Pembakaran Terancam Denda Rp5 Miliar

    Polisi Pasang Police Line di Lokasi Karhutla Kuala Mandor B, Pelaku Pembakaran Terancam Denda Rp5 Miliar

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Jajaran Polsek Kuala Mandor B bergerak cepat melakukan pengecekan dan pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) setelah terpantau sejumlah titik api melalui aplikasi Lancang Kuning dan SIPONGI pada Rabu (28/1/2026). Berdasarkan monitoring digital tersebut, terdeteksi sebanyak 10 titik api yang tersebar di dua lokasi berbeda dalam satu hamparan lahan gambut kering di wilayah […]

  • Dobrak Sekat! Satarudin Gandeng Band Indie dan UMKM di Final Open Turnamen Mini Soccer Pontianak

    Dobrak Sekat! Satarudin Gandeng Band Indie dan UMKM di Final Open Turnamen Mini Soccer Pontianak

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Sebuah terobosan baru dalam penyelenggaraan acara publik diperkenalkan oleh Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin. Ia menegaskan bahwa setiap kegiatan olahraga (sport) kini idealnya harus digandeng dengan unsur hiburan (entertainment) dan pemberdayaan UMKM. Langkah kolaboratif ini diyakini mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus wadah pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui jalur prestasi olahraga […]

  • Makna Tarhib Ramadan 3 Persiapan Penting Melapangkan Hati

    Makna Tarhib Ramadan 3 Persiapan Penting Melapangkan Hati

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    Banyak dari kita sering mengikuti acara “Tarhib Ramadan”, namun belum memahami makna mendalam di baliknya. Dalam ceramahnya di kanal Ceritaku Ceritamu, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa kata Tarhib berasal dari akar kata Rahaba yang berarti lapang atau luas. Tarhib Ramadan adalah upaya untuk melapangkan jiwa dan meluaskan hati dalam menyambut bulan suci. Ustaz Adi memberikan […]

  • Wamen Kehutanan Tekankan Tata Kelola Berbasis Risiko Demi Hutan Berkelanjutan

    Wamen Kehutanan Tekankan Tata Kelola Berbasis Risiko Demi Hutan Berkelanjutan

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menegaskan bahwa pengelolaan hutan Indonesia ke depan harus ditopang tata kelola yang akuntabel, transparan, dan berintegritas. Menurut dia, pendekatan berbasis risiko menjadi kunci untuk memastikan setiap program kehutanan berjalan efektif sekaligus mencegah potensi penyimpangan sejak tahap perencanaan. “Pengelolaan hutan harus dilaksanakan melalui tata kelola yang kuat, dengan pengawasan […]

expand_less