Senin, 26 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » News » Perjuangkan Nasib Ratusan Ribu Penambang, Wagub Kalbar Krisantus Ingin Legalkan PETI Jadi WPR

Perjuangkan Nasib Ratusan Ribu Penambang, Wagub Kalbar Krisantus Ingin Legalkan PETI Jadi WPR

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk memperjuangkan legalitas aktivitas pertambangan masyarakat. Langkah ini diambil guna mengubah status Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) menjadi Pertambangan Rakyat yang berizin agar manfaatnya nyata bagi rakyat dan daerah.

Penegasan tersebut disampaikan Wagub Krisantus saat menerima audiensi Pemerintah Kabupaten Sintang dan perwakilan masyarakat penambang di Kantor Gubernur Kalbar pada Kamis (22/1/2026).

Dalam pertemuan yang membahas Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) tersebut, Krisantus memaparkan bahwa luas aktivitas PETI di Kalimantan Barat saat ini mencapai sekitar 70.600 hektare.

“Pemerintah justru berkepentingan untuk melegalkan pertambangan emas tanpa izin menjadi pertambangan dengan izin, agar manfaatnya jelas dan berpihak kepada rakyat,” ujarnya.

Krisantus menilai, kebijakan Pemerintah Pusat yang mengurangi dana transfer ke daerah menuntut pemerintah daerah untuk lebih kreatif dan mandiri dalam mencari sumber pendapatan.

Ia secara tegas mendesak Pemerintah Pusat agar memberikan kewenangan lebih luas kepada daerah dalam menerbitkan izin pengelolaan sumber daya alam (SDA).

“Berikan kami kewenangan untuk menerbitkan izin kepada masyarakat. Jika kewenangan itu dilimpahkan kepada daerah, maka sekalipun dana transfer pusat dikurangi, kami tidak masalah,” tegas Krisantus.

Menurutnya, pendapatan daerah dari pengelolaan SDA yang legal jauh lebih besar dan mampu menutup kekurangan anggaran akibat pengurangan dana transfer pusat.

Wagub juga menyoroti aspek sosial di balik sektor pertambangan, di mana terdapat ratusan ribu kepala keluarga di Kalimantan Barat yang menggantungkan hidupnya di sektor ini.

Ia memastikan akan menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan payung hukum yang jelas agar masyarakat dapat bekerja dengan tenang dan terlindungi secara hukum.

“Mohon dukungan semua pihak untuk menjaga persatuan para penambang agar perjuangan memperoleh legalitas dapat berjalan dengan baik dan lancar,” harapnya.

Terkait teknis di lapangan, Krisantus mengingatkan bahwa pemetaan tata ruang merupakan tanggung jawab pemerintah kabupaten/kota untuk menentukan wilayah kelola dan kawasan lindung.

Wagub juga menyinggung potensi besar dari Pelabuhan Kijing yang jika beroperasi optimal akan mendongkrak Dana Bagi Hasil (DBH) dari sektor sawit dan pertambangan.

Ketua Perwakilan Penambang Kapuas Raya, Asmidi, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Wakil Gubernur Kalimantan Barat.

Ia berharap melalui pertemuan ini, keresahan para penambang akibat pelarangan selama ini dapat terjawab melalui kebijakan yang memberikan perlindungan hukum bagi sumber penghidupan mereka.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Nasib Apes ‘Blukar’ Facebook: Jadi Kurir Sabu ‘Bahan Telok’ Demi Rp100 Ribu, Berakhir di Sel!

    Nasib Apes ‘Blukar’ Facebook: Jadi Kurir Sabu ‘Bahan Telok’ Demi Rp100 Ribu, Berakhir di Sel!

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Geliat jual beli di media sosial Facebook ternyata menjadi kedok bagi MN (37) untuk terjun ke dunia gelap narkotika. Pria yang sehari-hari dikenal sebagai ‘blukar’ atau makelar barang bekas ini harus berurusan dengan Tim Labubu Satresnarkoba Polres Kubu Raya setelah tertangkap basah membawa paket sabu seberat 6,45 gram. Ironisnya, MN nekat mempertaruhkan masa […]

  • Cekcok Soal Gono-Gini Mantan Suami Istri di Jalan Purnama Didamaikan Polsek Pontianak Selatan

    Cekcok Soal Gono-Gini Mantan Suami Istri di Jalan Purnama Didamaikan Polsek Pontianak Selatan

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Kepedulian dan respons cepat ditunjukkan oleh jajaran Polsek Pontianak Selatan melalui Tim Patroli Enggang Selatan. Petugas berhasil meredam keributan antara mantan suami istri yang dipicu persoalan harta gono-gini di Kawasan Jalan Purnama, Kelurahan Akcaya, Kecamatan Pontianak Selatan, Jumat (2/1/2026). Langkah mediasi ini diambil untuk mencegah perselisihan berlarut-larut dan memastikan situasi di lingkungan masyarakat […]

  • Kalbar Terima Insentif Rp1 Triliun dari GCF, Gubernur Ria Norsan Kick-off Program RBP REDD+

    Kalbar Terima Insentif Rp1 Triliun dari GCF, Gubernur Ria Norsan Kick-off Program RBP REDD+

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) resmi memulai babak baru dalam pengelolaan lingkungan berbasis kinerja. Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, meluncurkan program Kick-off Result Based Payment (RBP) REDD+ dari Green Climate Fund (GCF) di Hotel Golden Tulip Pontianak pada Kamis (29/01/2026). Program ini merupakan bentuk apresiasi dunia atas keberhasilan Kalimantan Barat dalam menurunkan emisi […]

  • Polres Sintang Didesak Tangkap Oknum Penyegel Sekolah, Massa Ancam Demo ke Polda Kalbar

    Polres Sintang Didesak Tangkap Oknum Penyegel Sekolah, Massa Ancam Demo ke Polda Kalbar

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Gelombang protes terkait kisruh pengelolaan Madrasah Ibtida’iyah Ma’arif (MIM) Labschool STAIMA Sintang memasuki babak baru. Sejumlah mahasiswa STAIMA Sintang bersama komite dan orang tua murid menggelar aksi longmarch menuju Mapolres Sintang pada Kamis (8/1/2026) untuk mendesak tindakan tegas kepolisian terhadap oknum yang melakukan penyegelan sekolah secara paksa. Massa memberikan ultimatum keras kepada Polres […]

  • Hilang Kendali di Tikungan Desa Bagan Asam, Nyawa Pengendara Motor Tak Tertolong Usai Benturan Keras

    Hilang Kendali di Tikungan Desa Bagan Asam, Nyawa Pengendara Motor Tak Tertolong Usai Benturan Keras

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kecelakaan lalu lintas fatal kembali terjadi di Jalan Trans Kalimantan, tepatnya di Dusun Modang, Desa Bagan Asam, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, pada Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 17.15 WIB. Insiden memilukan yang melibatkan sepeda motor dan truk boks tersebut mengakibatkan seorang pengendara meninggal dunia di lokasi kejadian. Peristiwa ini melibatkan sepeda motor Yamaha MX […]

  • Puncak Banjir Rob Pontianak Tembus 2 Meter, Wali Kota Edi Kamtono: Arusnya Deras, Naik Tajam Tiap Pagi

    Puncak Banjir Rob Pontianak Tembus 2 Meter, Wali Kota Edi Kamtono: Arusnya Deras, Naik Tajam Tiap Pagi

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Masyarakat Kota Pontianak, khususnya yang bermukim di tepian Sungai Kapuas, diminta meningkatkan kewaspadaan ekstra. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengungkapkan bahwa berdasarkan data BMKG, puncak banjir rob dengan ketinggian mencapai dua meter diprediksi berlangsung hingga 7 Januari 2026. Hasil pantauan di lapangan menunjukkan pola kenaikan air yang sangat spesifik, di mana luapan […]

expand_less